You're here: My City Blogging » Balikpapan » Article: Banjir di Balikpapan

Banjir di Balikpapan

Amril Taufik Gobel — July 7, 2008 / 9:05 am

235655p.pngSalah satu tempat penyelenggaraan PON XVII, Balikpapan, dilanda banjir. Seperti diberitakan di Kompas Online,

Sedikitnya 1.000 rumah di lima kelurahan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (5/7), terendam banjir sejak pukul 07.00. Banjir ini terjadi akibat luapan Sungai Ampal yang tidak mampu menampung air hujan sejak dini hari.

Banjir di Kecamatan Balikpapan Selatan itu terjadi di Kelurahan Batu Ampar, Gunung Sari, Sumber Rejo, Gunung Bahagia, dan Damai. Namun, yang paling parah terjadi di Kelurahan Damai karena permukiman di 16 RT terendam satu hingga dua meter.

“Kelurahan ini mengalami banjir yang terparah karena daerahnya paling rendah,” kata Suparman, Lurah Damai. Menurut Suparman, banjir ini terjadi karena debit airnya sangat besar dan sungai ampal tidak sanggup menampungnya. Sementara itu, daerah resapan air di sepanjang sungai juga berubah menjadi kawasan permukiman.

Akibat luapan Sungai Ampal itu, Jalan MT Haryono yang merupakan jalur menuju kawasan elite Balikpapan Baru terputus karena ketinggian air di jalan mencapai dua meter.

Kebetulan adik saya sekeluarga tinggal di Balikpapan. Minggu lalu saya sempat meneleponnya dan menanyakan kabar apakah ia sekeluarga tidak terkena banjir dan syukurlah mereka tidak apa-apa. Rumah yang mereka huni cukup tinggi sehingga tak terjangkau banjir.Hanya saja akses ke kantor mereka yang berada di Jalan MT Haryono terhambat banjir dan butuh waktu ekstra untuk mencapainya.

Menurut Kepala Subdinas Bina Marga Dinas PU Balikpapan Muhaimin, seperti dikutip dari Kompas Online,  banjir kali ini disebabkan curah hujan cukup tinggi dan adanya perubahan kondisi alam hulu hilir Balikpapan. Kondisi di Hulu, dicontohkan Muhaimin, kini banyak pengupasan lahan atau berkurangnya daerah hijau. Sementara itu, di daerah tengah belum ada fasilitas resapan air atau pengendali banjir dan di kawasan hilir drainase semakin menyempit.

Kewenangan Dinas PU, tuturnya, hanya untuk normalisasi drainase. Sementara itu, pengawasan area hulu ditangani Bapedalda Balikpapan, Dinas Tata Kota, dan stakeholder lainnya. Khusus drainase, PU masih dihadapkan pada sejumlah kendala di lapangan, misalnya taksasi kompensasi bangunan.

Semoga bencana ini dapat segera usai dan ribuan keluarga yang mengungsi bisa kembali menghuni rumah mereka kembali. Turut prihatin..

Sumber foto : Kompas Online

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • DeO — Salam Harmony Kehidupan! FDP tidak bisa dijadikan landasan atau tolak ukur peoses rekonsiliasai dan rekonstruksi dan konsolidasi masyarakat Poso pasca konflik. ...
  • aniez — pacaran boleh-boleh n oke-2 aja asalkan dihadapan ke-2 ORTU, mau..................???? biar ga lama-2 truz NIKAH
  • bondong — salam sedaro parak malaysia sebetul a parak kapung sungai choh wang a gale jak bengkulu asal a ape sedaro ade ...
  • awis.wisnedi — Salam kenal boss.. Mf terlambat bergabung ama forum ASIABLOGGING kebetulan saya juga warga JABABEKA Cikarang.Menurut saya Prospek usaha disini ...
  • ale-silver — yg saya tahu di rawa bening jatinegara jakarta timur perak murni di jual di kisaran 4400. kalau ada yang mau ...
  • 1dh4 .'05 — apa pemkot makassar menerima CPNS DIII kesling yg dit4kan di dinkes kota, thanks infonya?
  • 1dh4 .'05 — apa pemkot menerima CPNS DIII kesling yang ditempatkan di Dinkes Kota? makasih atas info PNSx. key
  • mansur — kapan jelasnya pelaksanan CPNS pemkot makassar, trima kasih
  • trusti — R "Rencana pengampunan dan penghentian penyidikan atas kasus mantan Presiden Soeharto jelas mencederai rasa keadilan masyarakat dan melanggar prinsip equality in ...
  • eshape — Wah aku gak nonton tuh. Ada penonton lain yang mau ngasih komentar?