You're here: My City Blogging » Balikpapan » Article: Secara Bertahap, Balikpapan Islamic Center Akan Dibangun
Biaya yang tak sedikit dibutuhkan untuk program pembangunan Balikpapan Islamic Center (BIP). Seperti dikutip dari Metro Balikpapan Online hari ini, Proyek BIC diperkirakan bakal menelan dana sebesar Rp 263,4 miliar, sementara dana yang terkumpul baru Rp 5 miliar. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Balikpapan Ir Sa’bani MSc menegaskan BIC masuk dalam program jangka panjang kota Balikpapan yang pembangunannya dilakukan secara bertahap. “Pembangunan BIC ini tidak mungkin selesai hanya dalam setahun saja, sebab untuk pembangunannya membutuhkan dana yang tidak sedikit dan waktu yang panjang. Yang tentunya dana untuk pembangunan tersebut tidak mungkin semuanya berasal dari Pemkot Balikpapan,” kata dia kepada Post Metro saat ditemui di kantornya belum lama ini.
Sa’bani yang sebelumnya menjabat asisten II Pemkot Balikpapan ini menyampaikan bahwa lambatnya pembangunan BIC ini karena sampai saat ini panitia pelaksana pembangunannya belum terbentuk. Sehingga dari awal pengerjaannya dilakukan oleh Pemkot Balikpapan.
Untuk lahan sudah berhasil dibebaskan oleh Pemkot Balikpapan seluas 12 hektare di kelurahan Gunung Bahagia, dan pada tahun ini sedang dilakukan pemagaran untuk mengamankan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan BIC.
Sa’bani mencontohkan untuk tahun 2008 saja, Pemkot telah mengalokasikan anggaran dari APBD sebesar Rp 5 miliar untuk pembangunan BIC, dimana dana itu terpakai untuk proyek pemagaran dan perbaikan lahan. “Nantinya di kawasan ini juga akan dibangun Bendali (bendungan pengendali) yang gunanya untuk mengendalikan banjir sehingga di kawasan tersebut bisa teratasi banjir yang setiap saat bisa terjadi,” papar dia.
Pada tahap awal, ia melanjutkan, akan dibangun kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Balikpapan dan juga kantor Badan Amil Zakat (BAZ).
“Meskipun dibangun secara bertahap, tetapi Pemkot Balikpapan tetap konsisten untuk menyelesaikan pembangunan BIC,” tandas Sa’bani.
Saat ini, sambung dia, Pemkot sedang menyusun tim panitia pelaksana pembangunan BIC, sehingga lewat tim inilah yang akan mengatur berbagai program untuk pembangunan BIC. Tim yang akan dibentuk ini berasal dari unsur tokoh masyarakat, ulama, Ormas Islam dan Pemkot Balikpapan. Memang kesemuanya belum selesai disusun, nantinya setelah tim yang dibentuk sudah dianggap mewakili semua unsur, maka akan diajukan ke wali kota Balikpapan untuk disahkan.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat, berkas penyusunannya sudah bisa diserahkan ke wali kota,” imbuhnya.
Namun demikian, Sa’bani juga meminta kepada masyarakat Balikpapan terutama umat Islam untuk ikut membantu dan mendukung pembangunan BIC, sebab proyek ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada umat Islam untuk berkiprah dalam membangun kota Balikpapan dan membentuk karakter masyarakat menjadi lebih baik.
Sekadar diketahui, Pemkot Balikpapan belum lama ini telah membentuk panitia pembangunan BIC yang diketuai oleh Kasubdin Perencanaan Dinas Penataan Kota dan Pemukiman (DPKP) Ir Abdul Azis.
“Pembentukan panitia pembangunan BIC ini telah sesuai dengan keputusan wali kota nomor 188.45-401 Tahun 2005,” kata Sekretaris Panitia Pembangunan BIC, Suparman kepada Post Metro di ruang kerjanya, pada Jumat (29/8).
Kendati panitia pembangunan BIC terbentuk, namun pusat kegiatan bagi umat muslim itu sendiri belum dapat dipastikan kapan rampung dan bisa digunakan untuk syiar agama Islam. Diproyeksikan pembangunan BIC menelan dana sebesar Rp 263,4 miliar, sementara dana yang terkumpul baru Rp 5 miliar. Secara umum ada tiga tahapan dalam pembangunan BIC yakni pembebasan lahan, pembangunan dan menetapkan siapa pihak yang bertanggung jawab mengelola BIC.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.