You're here: My City Blogging » Banda Aceh » Article: Hotel di Banda Aceh

Hotel di Banda Aceh

Luqyan — June 23, 2008 / 11:51 am

Dalam perjalanan pulang dari Jakarta saya bertemu beberapa orang pengusaha dari Jakarta yang ingin mencari peluang bisnis di Aceh. Karena baru pertama kali ke Aceh, Bapak-bapak tersebut sedikit khawatir dengan situasi keamanan dan tempat tinggal selama di Banda Aceh. Saya yakinkan para tamu Banda Aceh ini bahwa Aceh pada umumnya sudah sangat aman; kalaupun ada insiden itu hanya dipelosok tertentu dan itupun sangat jarang terjadi. Banda Aceh sendiri tidak pernah mengalami insiden keamanan, kecuali aksi kriminal biasa yang bisa dijumpai di berbagai kota di Indonesia.

Untuk ‘penginapan’ saya sampaikan ke pengusaha tadi berbagai opsi yang sesuai untuk kunjungan bisnis. Dan untuk pembaca Asia Blogging Network, saya pilihkan beberapa hotel yang sesuai untuk kunjungan Anda berikutnya ke Banda Aceh.

Top end

Saat ini hanya satu hotel yang berpredikat bintang empat di Banda Aceh, yaitu Hermes Palace. Hotel yang sebelumnya berafiliasi dengan Swissbel hotel, berlokasi sekitar 5 km dari pusat kota - Masjid Raya Baiturrahman, namun hanya 500 m dari kantor Gubernur NAD, dan 300 m dari Ulee Kareng (Solong Kopi).

Sebagaimana layaknya hotel berbintang, hotel ini dilengkapi dengan semua kemudahan dan fasilitas yang lumayan lengkap. Selain kolam renang (dengan peraturan khusus, mohon check dengan pihak hotel), juga ada lobby yang cukup luas, wi-fi dan internet, ballroom yang besar, serta salon-spa (khusus perempuan) yang dikelola Martha Tilaar.  

Untuk tujuan bisnis, hotel ini cukup nyaman dan sangat direkomendasikan. Semua fasilitas yang diperlukan tersedia, serta dekat dengan beberapa kantor pelayanan bagi pengusaha. Diantaranya adalah Investor Outreach Office (IOO) dan Aceh Export Development Center (EDC), yang berlokasi persis didepan hotel. Keduanya kantor ini merupakan pusat informasi yang cukup lengkap dan reliable bagi Anda yang akan memulai langkah bisnis pertama di NAD.

Middle range

Dari beberapa hotel bintang tiga di Banda Aceh, favorit saya adalah Oasis Atjeh Hotel. Selain kerana designnya bertema minimalis, lingkungan hotel juga sangat asri dan menenangkan. Dan beberapa puluh meter diseberangnya juga ada hotel bintang tiga yang juga lumayan bagus, dengan fasilitas yang hampir sama dengan Hermes sebenarnya, yaitu Hotel Grand Nanggroe.

Kedua hotel ini terletak dikawasan Lueng Bata, atau sekitar 5km dari pusat kota, dan dekat dengan kator pusat BRR NAD-Nias. Jadi tinggal disini lumayan strategis bagi Anda yang mempunyai acara atau pertemuan dengan BRR. Selebihnya, disekitar kawasan ini tidak terlalu ramai waktu malamnya, karena relatif jauh dari pusat perbelanjaan dan rex (tempat makan terbuka yang buka . Namun ada restoran ayam tangkap khas Aceh Besar Cut Dek dan restoran bergaya Big Fish Grill didekat kedua hotel ini. Kedua restoran ini merupakan cukup direkomendasikan. Kalau Cut Dek merupakan favorit warga lokal atau luar kota - terutama ayam tangkapnya, sementara Big Fish lebih meng-cater warga asing yang tinggal atau mengunjungi Banda Aceh.

Untuk Anda yang suka tinggal dekat dengan pusat kota, pilihannya cukup banyak. Namun Sulthan Hotel merupakan rekomendasi saya. Selain lokasinya yang berada di daerah pusat bisnis dan pertokoan Peunayong, hotel ini juga dengat kemana-mana. Namun karena hotel ini adalah hotel lama, meskipun sudah direhab beberapa kali,  fasilitas yang ada mungkin kurang berkenan bagi sebagian tamu.

Budget

Banyak sekali pilihan untuk hotel yang relatif murah di Banda Aceh, dengan rate sekitar Rp.100 - 200 ribu rupiah. Dan lokasinya juga hampir semuanya berada di pusat kota, terutama di sekitar Peunayong (China town-nya Banda Aceh). 

Namun rekomendasi saya adalah Hotel Mirah (belakang Sulthan), Hotel 61 (depan Sulthan) dan diatas Restoran A&W, serta Hotel Diana - yang terletak di Kuta Alam, sekitar 600 m dari Simpang Lima. Ketiga hotel ini sangat bersih, relatif masih  baru, serta pelayanannya yang lumayan baik.

Kalau Anda mau sedikit adventurous, silahkan juga mencoba hotel lain atau homestay yang sering dipakai oleh para pekerja kemanusiaan asing. Namun lokasinya cukup jauh dari pusat kota.

Untuk Anda yang ingin mensurvey hotel-hotel tersebut, silahkan lihat di AcehHotels.com, sebuah situs yang merupakan bagian dari World Hotel Link, dimana pengunjung bisa langsung melakukan cek harga serta sekaligus online booking. Di situs ini, Anda juga bisa menemukan berbagai informasi tentang tempat-tempat wisata di sekitar kota Banda Aceh.**   

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Citilink Garuda

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT