← Kembali ke halaman depan

Cerita lama: KTP

Anda punya KTP Bandung? Pernah mengurus KTP itu sendiri?

Posting ini bukannya berniat mempromosikan jalur “diuruskan” oleh aparat kelurahan, tapi memang:

Memang di negeri tercinta ini, betul-betul tidak ada insentif buat ngurus dokumen lewat jalur normal!

Yang ingin kita sampaikan (tanpa bosan-bosannya) kepada Pak Walikota adalah tolong sederhanakan proses pembuatan KTP. Kalau untuk punya KTP seseorang harus punya Surat Izin Tinggal yang prosesnya juga mirip seperti membuat KTP, ini namanya mempersulit.

Atau kalau tidak mempersulit, berarti Pemkot Bandung sedang menghukum warganya dengan prosedur berbelit, karena ada satu bagian dari Pemkot (yaitu Kantor Kecamatan) yang tidak bisa mengirim data ke bagian lain dari Pemkon (yaitu Dinas Kependudukan). Ini artinya warga harus mensubsidi kelemahan komunikasi birokrasi.

Silakan simak posting berikut tentang keberanian seseorang dalam mengurus KTP tanpa jalur “diuruskan”. Silakan kirim komentar apakah anda juga seberani penulis tersebut?

Ikuti diskusi Ada 8 komentar untuk artikel ini.

  1. iyank

    emang masih ribet yah bikin ktp?
    saya kemaren bikin ktp di cimahi cuma lampirin fotocopy KK ama formulir permohonan ktp trus dateng ke kecamatan sekalian difoto di sana, dah gitu cuma bayar 7500 (klo ga salah pokonya ga nyampe 10rb deh), nunggu seminggu jadi deh ktp nya

    July 16th, 2007 at 4:49 pm

  2. ery

    @Iyank: Wah langsung ke Kecamatan? Dan nggak harus ke mana-mana sendiri? Ini baru berita. Apa ini prosedur resmi atau “diuruskan? Kayaknya Kota Bandung harus meniru adiknya Kota Cimahi dalam menyediakan one-stop procedure untuk KTP.

    July 17th, 2007 at 2:00 am

  3. fg

    iyank kan penduduk cimahi (?) udh punya KK, bukan pindahan dari daerah lain, jadi gampang :P

    July 17th, 2007 at 2:33 pm

  4. iyank

    heem.. aq kan kerja di jakarta jadi ga bisa sering2 pulang. untuk urusan isi formulir (dapet dari pak RT) ama KK, Mamah yang urusin. jadinya pas pulang aq cuma tinggal ke kecamatan ajah soalnya sekalian difoto juga. trus, aq pikir bakalan mahal eh taunya ngga. ktp nya sih emang ga sebagus dulu, tapi kan yang penting punya ktp :D

    awalnya aq pikir cuma tinggal kasi foto aja (kaya dulu waktu pertama punya ktp) trus minta tolong “diuruskan”. ternyata Mamah aq bilang sekarang ga gitu, harus kita sendiri yang dateng ke kecamatan -makanya aq ijin 1 hari utk ngurus ktp ini- ga minta tolong sapa2 lg untuk “diuruskan” :)

    July 19th, 2007 at 12:10 pm

  5. Thomas Arie

    Kalau di Jogja, pengalaman saya di membuat dan memperbarui KTP tidak susah. Walaupun pada prinsipnya tetap saja “ngurus” sendiri. Tapi waktunya juga tidak lama, paling lama 1 minggu.

    Kalau memperbarui, cukup isi formulir saja, disertai foto. Tidak sampai satu minggu, jadi deh…

    July 30th, 2007 at 6:03 pm

  6. devie

    di ngawi(http://id.wikipedia.org/wiki/Ngawi), cuman bawa fotokopi KK (amannya aslinya bawa juga), dateng ke kecamatan, bilang mau ngurus KTP. abis itu kita disuruh isi formulir, ngumpulin formulir, nunggu bentar jika memang lagi rame, dipanggil buat photo, nuggu lagi, abis itu dipanggil sambil dikasih KTP baru. :D biayanya ndak salah 5000 waktu itu (tahun 2006).

    abis ngurus KTP dateng ke samsat buat ngurus SIM, jam 2 siang sudah beres semua. KTP plus SIM. :D

    *) saya pake KK baru yang sudah ada nomer registrasi penduduknya itu. ndak tahu kalo pake KK lama. disuruh ngurus KK baru dulu kali.
    **) terpkasa pulang buat ngurus ginian karena habis kehilangan dompet

    August 2nd, 2007 at 3:25 pm

  7. Agsuari Rahmawati

    ah emang nyebelin buat ktp di bandung, aku aja sekarang gie proses pembuatan, berhubung aku butuh cepet aku jadi berani “nembak” n ngeluarin biaya Rp300.000,00 padahal kata temen biasanya kalo nembak di deket unpad itu just Rp250.000,00 tapi berhubung cuma beda Rp50.000,00 n mungkin itu atas “kebijakkan” rt setempat jadi g begitu masalah bagi aku.
    setelah tadi pagi aku nyerahin berkas-berkas ke rt n ternyata ayahku ngelakuin sedikit kesalahan dalam pembuatan surat ket pindah coz seharusnya surat ket pindah itu minimal dari kecamatan nah ini cuma dari kelurahan, terus pak rt nya bilang wah harus main lagi nich, jadi kemungkinan aku di mintain lagi uang tambahan (semoga aja enggak)tapi masa’ iya sich Rp300.000,00 masih kurang???? kebangetan amat, terus kata pak rt ini bakalan ngehabisin waktu yg g sebentar yach sekitar 3 minggu, tapi waktu itu pak rt bilang ada yang bisa selesai dlm waktu 1 minggu saja.
    berhubung aku butuh cepet n tgl 5 okt tuch ktp dah harus kelar jadi aku bilang aja “pak, berhubung aku butuh cepet makanya aku berani nembak” terus pak rt nya mengeluarkan kata-kata aneh bin ajaib ” Rp300.000,00 itu emang sistem dari sononya, bukan nembak tapi nanti saya usahakan secepatnya” aih aih sebel banget g???? aku ini bukannya bodoh n g tau apa-apa tapi kalo aku jawabin lagi takut-takutnya di persulit lagi, akhirnya aku diem aja, huh mana ada Rp300.000,00 itu sistem dari sononya.
    tapi liat aja kalo pak rt itu banyak ulah n dah buat aku “mendidih” aku bawa aja sekalian masalah ini ke kantor polisi dengan tuduhan penipuan, ih sebel………..

    September 27th, 2007 at 10:23 am

  8. meutia

    no KTP Wilayah bandung berapa ya…?
    jawabannya bisa di kirim ke E_mail saya koq
    trims….

    May 17th, 2008 at 1:47 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Our channels and feeds

  • Business Channel (7 blogs)
  • City Channel (26 blogs)
  • Film Channel (10 blogs)
  • Health Channel (6 blogs)
  • Sport Channel (6 blogs)
  • Media Channel (6 blogs)
  • Lifestyle Channel (4 blogs)
  • Hobby Channel (4 blogs)
  • Science Channel (8 blogs)
  • Music Channel (3 blogs)
  • Tech Channel (10 blogs)
  • Tips Channel (4 blogs)
  • Travel Channel (9 blogs)
  • Writing Channel (5 blogs)