Telor Kecap!
Apa yang anda bayangkan saat membaca judul tulisan ini? Telur goreng pakai saos kecap? Hohoho, telor kecap yang satu ini lebih seru dari sekedar telur goreng yang dibubuhi saos kecap. Bahan dasarnya memang telur ayam, tapi rasanya, lebih seru dari itu. Makanya saya tambahkan tanda seru di belakang kecap. :)
Nah, itu dia gambar si penjual telor kecap. Warung tenda standard penjual nasi goreng dan kawan-kawannya. Warung ini masih sejajar dengan bebek Mc.Darmo yang di tulis mas Rendy, tepat sekali nangkring di depan gerbang SMP 5, Jl. Jawa, Bandung. Perhatikan deh, cmmiw ya, pada jajaran aneka menu yang tertera di spanduknya, tidak tertera menu telor kecap lho. Tapi yang biasa makan di sini, pasti udah sering pesen tuh menu yang satu ini. Penasaran?
Ini lho, biar saya deskripsikan ya. Jadi telor kecap itu telur dadar, yang dikocok dengan ayam, sayur, dan ati ampela, kemudian di goreng. Setelah digoreng, lalu si telor ini disiram dengan bumbu saos yang dibuat sendiri dengan campuran saos standard warung-warung itu. Mungkin salah satu bahan saosnya adalah kecap, makanya disebut telor kecap. Mirip fu yung hai? Nggak juga. Menurut saya, kasta si telor kecap ini ada di antara telor dadar pakai saos kecap dan fu yung hai. Fu yung hai perjuangan kali yaa? :P
Yaa, pembaca mesti coba sendiri deh. Dengan harga 7000 perak, kita dapet sepiring nasi dan telor kecap. Idenya lumayan buat kreasi menu di rumah. Kalau bosan dengan telur dadar, nah sekarang coba minta si mama eksperimen dengan telor kecap!


Ikuti diskusi Ada 3 komentar untuk artikel ini.
Echi
Sluuurrrppp!!!
Tampak enak. Mbak Ika, kapan kita kesana? :)
February 27th, 2008 at 1:57 pm
ikazain
boleh-boleh. Yukyuk. Kontak aja.
Kita bertelor kecap bersama. :)
February 27th, 2008 at 2:48 pm
denday
ikut-ikut…
Boleh kan ikut. :D kan ada Echi ama Ika.
March 1st, 2008 at 10:14 am