Ayo Naik Kereta!
Seperti kita ketahui bersama sejak munculnya teknologi Tol Cipularang, maka sejak itu pula jasa travel menjamur di Bandung. Sebut saja Xtrans, Baraya Travel, Day Trans, 4848, City Trans, dan teman-teman Trans lainnya. Munculnya banyak jasa travel ini pastinya juga berdampak pada surutnya animo menggunakan kereta api. Padahal sebelum tol Cipularang beroperasi, kereta api adalah transportasi yang digemari banyak penglaju Jakarta - Bandung.
Dari segi waktu, menggunakan jalur Cipularang memang lebih menghemat waktu. Dengan kecepatan rata-rata 100 km/jam, kita bisa tiba di gerbang kota tujuan kurang dari 2 jam saja. Dari segi biaya, jasa travel memberikan tarif yang lebih rendah. Interval yang ditawarkan yaitu mulai Rp.30.000 hingga Rp.70.000, bahkan untuk beberapa perusahaan travel memberlakukan tarif khusus mahasiswa. Fasilitas yang didapat sesuai harga. Kalau bayar murah, harus rela sedikit adu lutut dengan kursi depan, atau bersempit-sempit dengan tetangga sebelah. Mahal sedikit, kaki bisa agak selonjor plus dapat air mineral. Pool tujuan juga tersebar di beberapa titik pusat hunian di Jakarta dan Bandung.
Dengan segala kelebihan yang ditawarkan jasa travel di atas, tentulah konsumen kereta api berbondong mabur ke travel. Bahkan saya sempat melihat travel-travel gelap yang mangkal di depan stasiun mengangkut penumpang-penumpang kereta yang ketinggalan jadwal alias telat. Tetapi oh tetapi pembaca, tahukah anda bahwa sekarang harga kereta api Parahyangan (Trayek Jakarta - Bandung, dan sebaliknya) mengalami penurunan harga: Rp. 20.000 untuk harga bisnis dan bukan hari libur/besar. Harga Eksekutif Rp.35.000, dan harga ArgoGede Rp.45.000 saja. Untuk keterangan lebih lanjut, sok diklik di sini. Pokoknya, semua tarif jurusan Jakarta - Bandung turun harga deh :)
Nah, buat kamu yang kangen naik kereta? Kangen dengan sensasi guncangannya? Atau nasi goreng restorasinya? Yuk naik kereta api lagi!! Tut.. tut.. tut..


Ikuti diskusi Ada 10 komentar untuk artikel ini.
Echi
Wow! Terimakasih, Mbak Ika, atas infonya :)
Lumanyan neh :D
March 13th, 2008 at 8:08 pm
ikazain
sama-sama Ech.
Iya. Lumayan murah ya, hehe.
March 14th, 2008 at 11:24 am
Ray Rizaldy
hahaha, pantesan ngusulin daku buat naik kereta, tapi dah ah daku cukup trauma dengan guncangan2 dalam kereta..hehehe
March 17th, 2008 at 12:07 am
ikazain
justru sensasi naik kereta itu adalah pada guncangannya mas Ray. Hahaha, mas Ray ini lucu sekali.
March 17th, 2008 at 10:57 am
eka
Seumur2 gw selalu naek kereta loh kalo dari Jakarta-Bandung dan sebaliknya… Soalnya meeting point gw ama tante gw ya di Gambir :D
Baru 2 kali naek travel pas awal KP dulu itupun gara2 Ebs blon bawa mobil :D
Soal goncangan di kereta sih fine2 ajah
March 17th, 2008 at 9:08 pm
ikazain
kalo lagi ketemu sama tante di Gambir, di sana ada eskrim yang enak lho. Namanya Ragusa. Lho, kok oot ya. hehe.
March 19th, 2008 at 12:11 pm
hevi.fauzan
Ya, sedih juga sih harga tiket turun, hehehe.
Ini berarti PT KAI masih bertarung di samudera merah dan belum menemukan formula yang tepat untuk menjadi transportasi andalan.
CMIIW ;)
March 25th, 2008 at 8:12 am
ikazain
sepakat mas.
beberapa kalangan tentu tidak mudah sensitif dengan harga yang ditawarkan. Ketepatan waktu, kenyamanan perjalanan, atau frekuensi keberangkatan tentu jadi pertimbangan lain. Sesuatu yang tidak bisa dibandingkan begitu saja dengan harga yang dibayar bukan :)
March 25th, 2008 at 9:21 am
antown
kalo nggak ada temennya di kreta ttap gak enak kayaknya.
March 29th, 2008 at 7:00 pm
chemud
humm…misi numpang nanya!?..
inih masih berlaku gag iah?!..
saiah pacaran jarak jauh,,dan pastinya butuh pngeluaran yg diirid”..
mohon infonya!…
:P
June 20th, 2008 at 2:41 pm