You're here: My City Blogging » Bekasi » Article: Secercah Ingatan tentang Simpang Pemda Bekasi

Rekan-rekan blogger yang tinggal di Bekasi atau para pelajar dan mahasiswa yang sering beredar di wilayah Bekasi tentu pernah tahu soal persimpangan jalan (perempatan) disamping Pemda Bekasi.
Simpang jalan ini diapit oleh Pemda Bekasi dan Stadion Bekasi. Sebelum digunakan oleh Pemerintah Kota Bekasi, gedung kantor Pemda digunakan oleh Pemda Kabupaten Bekasi yang kemudian melakukan migrasi ke kantor baru di Cikarang.
Sisi stadion Bekasi berupa taman kota yang sebelumnya digunakan sebagai bumi perkemahan Karang Kitri Bekasi. Setelah terpaksa dipindahkan ke daerah di depan UNISMA Bekasi, bumi perkemahan kemudian tergusur oleh Blue Mall (Carrefour) dan entah dimana rimbanya sekarang :-(
Apa yang menarik dari simpang Pemda Bekasi ini ?
Yang menarik adalah soal banyaknya waria yang mangkal diseputaran simpang Pemda. Selain waria, kadang ada juga PSK yang mangkal dan bertransaksi di simpang Pemda. Karena lampu jalan sering padam dan eks bumi perkemahan sudah menjadi taman kota yang rimbun oleh pohon, daerah seputaran simpang Pemda dan stadion ini menjadi tempat untuk kegiatan yang melanggar perda susila.
Dulu sering ada celetukan, “Kamu kerja dimana ?”
Kalau dijawab, “Di Pemda Bekasi”, ada lagi pertanyaan susulan untuk menegaskan, “Di Pemda Bekasi atau di depan Pemda Bekasi ?” :-D
Jika ada rekan-rekan dari luar daerah datang ke Bekasi atau ada sanak family dari luar kota yang datang ke Bekasi, saya sering wanti-wanti untuk tidak menjadikan daerah dan halte di simpang Pemda Bekasi sebagai tempat untuk menanti kendaraan umum. Selain rawan kejahatan, salah-salah bisa diciduk oleh Tramtib.
Sekarang daerah seputar Pemda ini sudah sepi. Salah satu penyebab seingat saya adalah adanya kasus pembunuhan waria dibelakang halte simpang Pemda. Sepinya daerah ini ada manfaatnya juga, karena Tramtib tidak perlu repot lagi melakukan razia pada orang-orang yang kebetulan berhenti di simpang Pemda Bekasi.
Kalau siang tempat ini cukup ramai karena menjadi tempat perpisahan jalur kearah Jakarta (via Kranji) dan jalur ke kota Bekasi.
Buat rekan-rekan yang sering melintasi jalur ini, sebagai catatan lokasi ini juga menjadi favorit bagi pak Polantas untuk melakukan razia, :-)
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi Ada 4 komentar untuk artikel ini.
Eko S Nugroho
iyaa setuju daerah ini sangat rawan …
saya juga pernah ngantor di daerah sini juga, BUMD nya Bekasi , gedungnya dulu bekas Depdikbud .. tp sekarang udah desersi…
December 3rd, 2007 at 1:50 pm
idham
ada bagian lain yg tdk terungkap di pertigaan pemda kota bekasi ini yaitu bhw pemda bekasi tdk terlalu tanggap thdp kondisi pARA PENGEMIS DAN GELANDANGAN yang sll mangkal. sepertinya udah identik dngn kondisi semrawutnya rusak parhnya jalan di bekasi.
June 29th, 2008 at 8:35 pm
yanti'yako
kalo siang memang rame banyak pelajar melakukan kegiatan ekskul di sekitar depan Pemda ini,yaitu di Gor kalo malam PSK atau waria dech yg mangkal,banyak razia ga heran pengamen dan pengemis apalagi…..mohon di percantik tata kota bekasinya dong biar keliatan bersih dan indah ok jangan mau kalah ama kota lain yang pembangunannya semakin oke…
August 22nd, 2008 at 1:05 pm
watiya
saya adalah warga yang tinggal di belakang GOR Bekasi,tepatnya dikonp DEP Keuangan, Masalah Waria yang mangkal, anak2 Funk yang kagak terurus juga jadi pemandangan yang membuat mata perih.setiap saya plg kerja pasti pemandangan itu gak pernah luput. belum lagi banjir yang tergenang hampir tiap tahun. Dan anehnya Pemda Cuek aja…….yah mau gimana lagi
August 22nd, 2008 at 1:32 pm