You're here: My City Blogging » Bekasi » Article: Harta Kekayaan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi
Sejalan dengan rencana Pilkada Kota Bekasi Januari 2008, KPU kota Bekasi sudah melakukan verifikasi terhadap para bakal calon walikota dan wakil walikota Bekasi. Verifikasi menyangkut berbagai hal normatif sebagai persyaratan, seperti : verifikasi kesehatan, verifikasi partai pendukung, verifikasi status dan verifikasi kekayaan.
Jika verifikasi kesehatan merupakan suatu hal yang sifatnya pribadi, 3 item verifikasi lainnya cukup menarik untuk dikaji.
Verifikasi partai pendukung merupakan salah satu point yang bisa menuai perselisihan. Hal ini disebabkan adanya berbagai faksi dalam partai politik utama yang mendukung pasangan calon. Meski demikian, hal ini dapat dieliminasi oleh KPU dengan cara meminta SK dan pernyataan tertulis dari partai politik pendukung.
Verifikasi status terkait dengan adanya calon yang berlatar belakang PNS. Mochtar Mochammad misalnya. Pasangan yang diusung oleh PDIP dan 9 parpol lainnya ini sekarang menjabat sebagai Wakil Walikota Bekasi. Pasangannya, Rahmat Effendi yang diusung oleh Partai Golkar sekarang menjabat sebagai Ketua DPRD kota Bekasi.
Calon lain, Akhmad Syaikhu yang diusung oleh PKS dan beberapa parpol dari koalisi Pelangi merupakan wakil ketua DPRD kota Bekasi. Pasangannya, Kamaludin Djaini merupakan kepala dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Tarkim).
Pasangan lain yaitu Awing Asmawi dan Ronny Hermawan yang diusung oleh partai Demokrat adalah satu-satunya pasangan calon yang tidak berlatar belakang PNS
.
Yang menarik adalah verifikasi kekayaan para calon. Dari daftar kekayaan yang dikeluarkan oleh KPU kota Bekasi, H. Awing Asmawi merupakan calon terkaya dengan kekayaan 28 milyar, disusul oleh Kamaludin Djaini dengan kekayaan 15 milyar.
Rahmat Effendi menjadi juara ketiga dengan kekayaan 7 milyar, disusul oleh Ronny Hermawan dengan kekayaan 4 milyar. Mochtar Mochammad menempati posisi akhir dengan kekayaan 3 milyar. Satu-satunya calon walikota yang belum diverifikasi kekayaannya adalah Akhmad Syaikhu.
Dengan jumlah kekayaan masing-masing calon diatas 1 milyar, kita tentu bisa berharap agar walikota dan wakil walikota Bekasi nantinya dapat lebih serius memerintah dan membangun Bekasi, karena toh mereka sudah kaya dan kekayaan mereka masih cukup untuk membiayai mereka berbakti pada Bekasi…
Catatan : Daftar kekayaan para calon walikota dan wakil walikota dapat didownload disini sedangkan hasil verifikasi persyaratan dapat didownload disini.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi Ada 3 komentar untuk artikel ini.
dede
Sayang ya….liputan oum Vavai tidak dilengkapi dengan data otentik tentang cara perolehan harta dari semua data calon Bekasi 1 dan 2.
Misalnya harta yang diperoleh dari korupsi berapa % dan hasil yang dijamin halal berapa %, jadi nanti kita tidak ragu2 lagi buat nyoblos yang paling korup, biar kapok !! he…he….he….
December 3rd, 2007 at 11:29 am
khan
om, liputanny di lengkapi lg y….supaya qt tau siapa calon yg memang bnr2 korup, yg bisay cm jnji2 doank tp knyataanny malah m’cekik rakyat yg tak b’daya n biasany pemimpin yg bnyk jnji ktika kampanye malah MENIKAM DARI BELAKANG…
mf jd m’lebar, intiny tlg tampilkn dt2 yg otentik spya qt sbg masyarkt awam nda’ slh pilih
December 5th, 2007 at 1:18 pm
Subuh Gabungan « Ali Akbar’s Blog
[…] tentang TDA segala. Karena H. Awing ini pengusaha yang memulai bisnisnya dari nol. Dan menurut data ini kekayaan nya urutan no. […]
December 18th, 2007 at 4:34 pm