You're here: My City Blogging » Bekasi » Article: Macet Lagi..Macet Lagi..Gara-gara ada Fly-Over!

Macet Lagi..Macet Lagi..Gara-gara ada Fly-Over!

Amril Taufik Gobel — December 13, 2007 / 1:04 pm

kemacetandicikarang-21.jpg

Kemacetan panjang menjelang pintu tol Cikarang Barat (depan Carrefour). Gambar diambil Kamis Pagi, 13 Desember 2007

Beginilah pemandangan sehari-hari menjelang pintu tol Cikarang Barat. Kendaraan antri begitu panjang hingga satu kilometer dari jembatan Tegal Gede hingga pertigaan mulut tol . Saya, yang bertempat tinggal di perumahan Cikarang Baru, kota Jababeka, Kabupaten Bekasi dan menggunakan jasa angkutan umum ke kantor di Jakarta, terpaksa pasrah dan sabar menerima kenyataan pahit ini. Bermacet-macet ria (bahkan mungkin berkeringat ria karena kepanasan) di pagi hari.

Hal ini terjadi karena sejak bulan Juni 2007 dilakukan pembangunan jembatan layang (fly-over) dari depan Carrefour Cikarang hingga Jembatan ke arah Lippo Cikarang. Tak ayal lagi, badan jalan kian menyempit karena dibangun pondasi dan konstruksi fly-over. Konsekuensinya jelas, “porsi” jalan buat kendaraan kian terbatas dan jadilah macet. Jika biasanya (sebelum proyek fly-over dilaksanakan) saya menempuh perjalanan dari rumah ke perempatan tol Cikarang Barat hanya 10 menit, sekarang butuh waktu lebih dari 20 menit.

kemacetandicikarang-1.jpg

Pondasi Jalan Layang Cikarang yang mempersempit badan jalan

Proyek Pembangunan Fly-Over ini sebenarnya bagian dari ZONI (Zona Ekonomi Internasional) yang dicanangkan tahun silam oleh Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan. Pembangunan Infrastruktur jalan layang ini sebagai upaya perbaikan fasilitas untuk menunjang investasi dan industri di daerah bekasi khususnya Cikarang.

Saya tidak tahu pasti kapan selesainya proyek jembatan layang ini, namun yang jelas, harapan saya dan mungkin banyak pengguna jalan yang kerap melalui proyek fly-over ini, bisa lebih cepat diselesaikan. Tentu saja agar kemacetan yang terjadi tak berlangsung berlarut-larut. Tentu saja supaya saya–dengan rasa kesal yang meluap–menyenandungkan lagu kegemaran anak saya : “Macet lagi..macet lagi..gara-gara si Komo..eh..ada Fly Over! :D

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 4 komentar untuk artikel ini.

  1. Thomas Arie

    Sepertinya fenomena pembangungan semacam ini muncul dibanyak hal ya? Dulu di Jogja, jangankan fly-over, pembangunan gorong-gorong saja sudah bikin jalanan ruwet. Bahkan sampai jalur transportasi beberapa saat dialihkan…

    Ya, semoga saja sih kalau fly-overnya sudah jadi, jadi lebih lancar… Semoga…

    December 14th, 2007 at 4:18 pm

  2. daengbattala.com » Blog Archive » DUH..CIKARANG KIAN MACET!!

    […] Posting diatas juga dimuat disini […]

    December 27th, 2007 at 11:51 am

  3. herry

    east or west, bekasi is the best :)

    December 29th, 2007 at 9:00 am

  4. Alex

    Kami sedang membangun jaringan kamera tentang info kemacetan Jakarta, suatu saat akan mencapai bekasi. Kunjungi website kami di http://www.macetlagi.com

    October 30th, 2008 at 8:17 am

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Citilink Garuda

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • ristianto "cnyo" — saya merupakan penduduk yang lahir,tumbuh dan berkembang di surabaya,memang benar adanya kalau eksisaensi budaya yang ada di sby kini terancam ...
  • » Padang Butuh Waktu 5 Tahun Untuk Pulih ~ Blog Archive ~ Padang (Asia Blogging Network) — [...] Gempa yang melanda Padang beberapa waktu lalu ternyata cukup dahsyat dan merusak. Setidaknya butuh waktu 5 tahun hingga didapat ...
  • Ingrid — Bantuan dari WSI ini akan disalurkan melalui Habitat for Humanity Indonesia, NGO yang memang membangunkan rumah & sekolah bagi korban ...
  • garagara — tetap waspada, sebb kita tidak bs memprediksi kondisi alam. semoga Tuhan tdk memberi cobaan yg lebih berat lg kepada kita.
  • » Rp 200 Miliar Untuk Rekonstruksi Pascagempa ~ Blog Archive ~ Padang (Asia Blogging Network) — [...] Sumbar mengeluarkan dana hingga Rp 200 miliar untuk membantu dana pemulihan dan rekonstruksi pasca gempa dan tanah longsor yang ...
  • hery — thx... untuk info2 nya....
  • hery — hmm..........
  • fajar — smoga memang pilihan yang terbaik
  • fajar — trim's infonya
  • afrizal — Pemilihan Beliau Saya fikir cukup tepat, Karana beliau adalah pekerja yang ulet dan fisioner apalagi beliau telah berhasil meng efisienkan ...