You're here: My City Blogging » Bekasi » Article: Pasar Tumpah Lapangan Serbaguna Bekasi, Cermin Buruk Pelayanan Publik

Saya heran apakah masalah pasar tumpah yang memacetkan lalu lintas hingga 1-2 KM setiap hari tidak mampu diselesaikan oleh aparat Pemda Kota Bekasi ?
Jika hal ini terus terjadi, mungkin tepat jika tidak memilih pasangan nomor 2 (Mochtar Mochammad - Rahmat Effendi) dan pasangan nomor 3 (Akhmad Syaikhu - Kamaludin Djaini) sebagai walikota Bekasi periode mendatang.
Apakah saya pendukung pasangan nomor 1, Awing Asmawi - Ronny Hermawan ? Mungkin akan iya jika pasangan ini mampu menertibkan pasar tumpah yang tidak mampu ditertibkan oleh kedua pasangan calon lain.
Mochtar Mochammad sebagai wakil walikota Bekasi periode sekarang dan Rahmat Effendi sebagai Ketua DPRD kota Bekasi memiliki wewenang yang lebih dari cukup untuk menertibkan pedagang kaki lima yang menggelar dagangan di jalan raya dan memacetkan lalu lintas setiap hari. Apa yang kurang dari posisi mereka ?
Akhmad Syaikhu sebagai wakil ketua DPRD Kota Bekasi dan Kamaludin Djaini sebagai Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman juga setali tiga uang. Mereka memiliki wewenang dan power untuk menertibkan pasar tumpah ini.
Tepat disisi lapangan, ada poster kampanye kedua pasangan walikota. Poster besar Mochtar Mochammad-Rahmat Effendi dan Akhmad Syaikhu-Kamaludin seolah tidak berdaya menatap kesemrawutan pasar tumpah yang tak mampu diselesaikan bertahun-tahun.
Tulisan inipun bukan yang pertama saya buat. September 2007 saya pernah menuliskannya. Mei 2006 juga pernah. Apakah memang aparat pemda kota Bekasi benar-benar tidak mampu mengatasinya ?

Jika memang tidak mampu mengatasi masalah ini, bagaimana mungkin bisa mengatasi masalah lain yang jauh lebih besar dan lebih kompleks. Alasan soal pedagang yang tertib sebentar untuk kemudian kembali lagi tidak pantas dikemukakan karena pada saat Gubernur Jabar Danny Setiawan datang, jalan ini bersih tanpa ada pedagang sama sekali. Demikian halnya sewaktu ada MTQ di Bekasi, jalan ini bersih hingga beberapa minggu.
Apa sih yang menjadi masalah utama ketidakmampuan aparat menertibkan pasar tumpah ? Apakah karena pedagang dikutip retribusi sehingga merasa berhak ? Kalau demikian, pemda harus menertibkan aparatnya terlebih dahulu karena hal ini akan menjadi bumerang jika satu saat melakukan penertiban.
Bagi para kandidat Walikota, tidak usahlah membuat program yang jauh diawang-awang, meningkatkan kesejahteraan, membuat Bekasi Ihsan dan lain sebagainya yang tidak membumi dan tidak jelas bagaimana cara mencapainya.

Silakan buat selebaran, media kampanye. Tulis program anda, apa target anda terkait pasar tumpah. Target anda terkait penanganan banjir. Target anda terkait kemacetan lalu lintas. Target anda soal kemudahan pendidikan, kesehatan dan lapangan kerja. Bagikan selebaran ini pada saat anda kampanye. Jika kampanye masih dalam bentuk kebut-kebutan di jalan raya, bukan simpati yang akan anda dapatkan.
Mari pilih Walikota dan Wakil Walikota Bekasi yang membumi, yang tahu untuk apa dia dipilih dan tahu bagaimana cara mewujudkan janji-janjinya.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi Ada 5 komentar untuk artikel ini.
Pilkada Kota Bekasi : Prediksi Walikota Terpilih ? — Bekasi (Asia Blogging Network - ABN)
[…] justru akan memilih pasangan Wiro (Awing Asmawi-Ronny Hermawan). Alasannya sederhana, yaitu soal Pasar Tumpah yang tidak mampu dibenahi oleh kedua calon lain yang sedang dalam posisi […]
January 27th, 2008 at 12:44 am
cuweks
emang ngatasinnya gimana ya? saya tinggal di dekat pasar, dan saya tahu tabiat pedagang jalanan emang ga mau diatur, bersembunyi dibalik kata’miskin’ jadilah jualan di jalanan
January 29th, 2008 at 3:18 am
cuweks
Sutiyoso aja ga bisa nertibin pasar senen ya….?
January 29th, 2008 at 3:23 am
BaderPisan
Waduh G ada Tempat lagi sih (kta Penjual)
Kalau jualan di tempat yang nyaman,
pengeluaran mahal..Pembeli pada cuek untuk melihat barang dagangan gw .. (kta Penjual)
Kalau gw hadang di tengah2 jalan kan
seru pembeli pasti langsung lihat dagangan gw
Makasih ya pemda bekasi masih ngbiarin gw dagang.. (kta Penjual)
February 15th, 2008 at 11:09 pm
ochi
y_ampyun pdhlkan saya bgga ma kota bekasi tpi kok bisa gni y….???tlong donx secepat’y di bersihkan biar menjadi kota bersih kaya pemalang donk…..masa bisa kalah ma kota yang lebih pedalaman….uuuuuhhh
May 16th, 2008 at 1:42 pm