← Kembali ke halaman depan

ISPU

Beberapa hari ini Nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang terpampang di Cikarang Bekasi kulihat padam, entah karena rusak atau karena tidak ada sumber energinya, kemudian hidup lagi, padam lagi, dan hari ini kulihat kembali hidup,

Pagi-pagi biasanya kulihat tulisan yang menunjukkan kondisi udara tidak sehat, artinya ISPU sudah menunjukkan angka diatas 200. Bisa jadi 300 bisa jadi juga 1.000 (wauuuw?!).

Nilai ISPU diatas 100 artinya kualitas udara tidak sehat. Diatas 200 artinya sangat tidak sehat, sedangkan di atas 300 artinya berbahaya. Bagaimana kalau angkanya di atas 1.000?????

Biaya pemeliharaan papan penunjuk ISPU di pinggir jalan boleh dikata lumayan mahal, sekitar 150 juta per unit per tahun (http://www.silaban.net/2007/10/24/ispu-sering-rusak/) untuk wilayah Surabaya. Di kota lain mungkin nilainya tidak berbeda jauh.

Sayangnya biaya sebesar itu masih belum optimal. Celakanya lagi, katanya data yang terpampang di ISPU itu tidak ada yang real time, jadi data yang terpampang adalah data kemarin atau data sehari lalu (http://www.sarwono.net/berita.php?id=206). nah, yang lebih celaka lagi adalah masyarakat tidak ada yang tahu bahwa kondisi udara saat ini tidak sama dengan kondisi udara yang ditunjukkan pada papan penunjuk ISPU.

Benarkah berita ini? Mungkin ada yang perlu melakukan konfirmasi ke instalasi terkait. Aku sendiri hanya bisa melontarkan “tulisan” ini saja.

Salam

eshape

Ikuti diskusi Ada 6 komentar untuk artikel ini.

  1. Surya

    salut buat kepedulian anda. semoga diikutin juga oleh yg lain.

    Regards//
    Surya

    April 11th, 2008 at 11:51 am

  2. Iqbal

    Nek Kang ehhape sing mborong kayak ‘gituan’…. kurang gawean….. :-)
    Mosok kelas ‘high rise building’, njadi kontraktor lampu lalu lintas mirip IPTN dapet peroyek bikin panci….. atuh…
    Kasihan kontaktor kecil-kecilan…..

    Menurut saya sih, ada la wong Indonesia itu pinter bikin jiplakan…. Busway wae mesti nyontoh Kolombia…. negerine Kang Escobar sing dodolan ‘cimeng’…… ke ke ke

    Salam,
    Iqbal

    April 11th, 2008 at 11:52 am

  3. dewi

    iya ISPU tidak real time karena untuk perhitungannya merupakan dari data satu hari sehingga hasil yang keluar di ISPU merupakan hasil pengukuran hari kemarin…ISPU merupakan konversi nyata dari keadaan udara ambien, dimana angka yang keluar dari ISPU merupakan indeks angka..sehingga ISPU dapat dijadikan untuk mengevaluasi trend dari mutu udara namun kelemahannya hanya tidak bisa dijadikan early warning buat masyarakat karena tidak aktual.

    semoga bisa menjadi informasi tambahan untuk anda.

    dewi

    April 11th, 2008 at 2:43 pm

  4. eshape

    buat kang Iqbal,
    saya insya ALlah, bukan kontraktor yang mbangun papan ISPU

    buat mbak Dewi,
    terima kasih masukannya

    buat mas Surya,
    semoga kepedulian kita terhadap lingkungan makin meningkat

    insya Allah,
    amin

    eshape

    April 11th, 2008 at 2:47 pm

  5. eloenk

    ada yang tau gak Software ISPU, gw mau coba bikin nie, mau belajar… sapa tau gw bisa…

    kalo da yg tau tlng kabarin yach…
    tanx all

    June 26th, 2008 at 1:50 pm

  6. eshape

    semoga ada yang tahu ya mas, biar keinginannya tercapai
    amin

    salam

    eshape

    June 27th, 2008 at 7:03 am

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Our channels and feeds

  • Business Channel (7 blogs)
  • City Channel (26 blogs)
  • Film Channel (10 blogs)
  • Health Channel (6 blogs)
  • Sport Channel (6 blogs)
  • Media Channel (6 blogs)
  • Lifestyle Channel (4 blogs)
  • Hobby Channel (4 blogs)
  • Science Channel (8 blogs)
  • Music Channel (3 blogs)
  • Tech Channel (10 blogs)
  • Tips Channel (4 blogs)
  • Travel Channel (9 blogs)
  • Writing Channel (5 blogs)