← Kembali ke halaman depan

Jababeka Bakal Jadi Kota Wimax?

Berita di Detik dot com hari ini sungguh sangat melegakan hati saya yang tinggal di kawasan Kota Jababeka Perumahan Cikarang baru. Tentu berita ini memberikan “angin segar” bagi orang-orang seperti saya yang mengidap penyakit “internet addicted”.

Presdir PT Jababeka, S D Darmono dalam berita tersebut, menyatakan Kota industri Jababeka diklaim sudah semakin dekat mendapatkan lisensi akses nirkabel pita lebar untuk izin penyelenggaraan Wimax. Pernyataan itu diungkapkan dalam jumpa pers di kantornya, Gedung Menara Batavia, Jakarta, Kamis (17/7/2008). “Sudah tidak sulit, pemerintah sudah kasih sinyal untuk beri izin,” ia menegaskan.

Menurut Darmono, pemerintah pusat tengah mengkaji kelayakan Jababeka untuk menyelenggarakan Wimax secara terbatas. “Sedang feasibility study, masih survei lapangan,” ujarnya.

Namun sayangnya, ia masih belum mau merinci secara detail tentang layanan Wimax yang akan dikembangkan, serta berapa lebar frekuensi yang akan diperoleh untuk penyelenggaraannya.
Wah, saya nggak tahu soal teknisnya, saya kan gaptek. Tapi cukuplah untuk meng-cover seluruh area Jababeka,” tangkas Darmono.

Jababeka yang luasnya mencapai 3000 hektare ini sendiri telah mengusung masterplan pemukiman industri yang disebut Cyber City. Proyek yang didukung oleh PT Indonesia Coments Plus (ICON+) sebagai penyedia layanan jaringan berbasis serat optik. Persediaan bandwidth yang tersedia untuk Jababeka Cyber City sebesar 8 Mbps.

Namun ukuran itu ternyata dianggap belum cukup dengan jumlah industri dan kegiatan pendukung yang mencapai 1350 perusahaan, karena yang dibutuhkan adalah bandwidth dengan ukuran gigabit per detik.

Di lain kesempatan, pernyataan bos Jabebeka itu bertolak belakang dengan apa yang dikatakan pemerintah. Dirjen Postel Depkominfo Basuki Yusuf Iskandar justru menyangkal telah memberi sinyalemen lisensi Wimax untuk Jababeka. “Saya justru tidak pernah mendengar hal itu,” tandasnya ketika dikonfirmasi detikINET.

Nah..lho..mana yang bener nih?

Moga-moga bukan sekedar “angin surga” deh..

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Our channels and feeds

  • Business Channel (7 blogs)
  • City Channel (26 blogs)
  • Film Channel (10 blogs)
  • Health Channel (6 blogs)
  • Sport Channel (6 blogs)
  • Media Channel (6 blogs)
  • Lifestyle Channel (4 blogs)
  • Hobby Channel (4 blogs)
  • Science Channel (8 blogs)
  • Music Channel (3 blogs)
  • Tech Channel (10 blogs)
  • Tips Channel (4 blogs)
  • Travel Channel (9 blogs)
  • Writing Channel (5 blogs)