You're here: My City Blogging » Bekasi » Article: Rp 1,7 Milyar, Tagihan Askeskin RSUD Bekasi
Saya terkadang mengelus dada prihatin saat melihat berita di TV dan sang pembaca berita dengan wajah ‘disedih-sedihkan” mengutip sebuah “slogan” populer belakangan ini, “Orang Miskin Dilarang Sakit”. Slogan itu kian mendapatkan pembenaran terlebih ketika RSUD Bekasi ternyata belum menerima pembayaran atas tagihan Askeskin mereka sebesar Rp 1,7 Milyar.Jika pencairan dana tagihan tersebut terhambat tentu akan berakibat pada terhalangnya pula proses pelayanan kesehatan bagi rakyat miskin di daerah Bekasi pada khususnya.
Dari Poskota Online diberitakan, Tagihan yang belum terbayar itu, kata H. Bachrum, Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Kota Bekasi , adalah untuk biaya pengobatan keluarga miskin selama 3 bulan pada Oktober, November dan Desember 2007. Dana itu masih tersendat karena masih diproses Departemen Kesehatan RI . Masalah ini mengakibatkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) juga belum mampu membayarkan jasa para dokter. Keterlambatan pencairan itu, diduga terkait dengan adanya perubahan Asuransi Kesehatan Keluarga Miskin (Askeskin) menjadi Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).
Sebab, dengan adanya perubahan itu, mekanisme pencairan pun berubah.
Perubahan ini sebenarnya mempercepat proses pencairan. Pasalnya, klaim biaya pengobahan bagi keluarga miskin dari Januari hingga April 2008 justru sudah selesai. Justru untuk Januari-April 2008 sudah dicairkan beberapa waktu lalu, katanya.
Moga-moga pencairan dana tagihan Askeskin RSUD Bekasi itu cepat teratasi dan tidak menganggu pelayanan kesehatan bagi rakyat miskin di daerah Bekasi yang membutuhkan.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.