You're here: My City Blogging » Bekasi » Article: Bupati Bekasi Terancam “Dilengserkan”
Karena dinilai wanprestasi alias gagal menjalankan APBD 2008, Bupati Bekasi H.Sa’duddin terancam di-”impeachment” atau dilengserkan oleh DPRD Bekasi. Seperti diberitakan harian pos kota online , saat ini mulai dirintis dengan pengumpulan tanda tangan dari sejumlah anggota dewan untuk melaksanakan hak angket kepada Sadudin.
Sejumlah anggota dewan, antara lain Mustakim (Fraksi Demokrat), H. Sarbini, SH (Fraksi PDI-P) dan Gatot S Topan serta IIp Bustomi (Fraksi Partai Golkar) disebut-sebut menjadi pelopor terjadinya hak angket dimaksud. Di hadapan sejumlah tokoh pengusaha dan tokoh pemuda serta jajaran KNPI, para wakil rakyat tersebut, kelak akan melakukan hak angket untuk mempertanyakan bupati, mengapa tidak menjalankan APBD 2008.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Bekasi, Rahmat Vijay Damanhuri, yang dikonfirmasikan Pos Kota mengatakan, KNPI sendiri mendesak dewan melakukan hak angket dan hak interpelasi-nya.
Vijay menilai kegagalan menjalankan APBD merupakan prestasi buruk kinerja pemerintahan daerah yang dipimpin Bupati Sa’dudin.
Karenanya, tegas Vijay, wajar jika dewan menginterpelasi dan melakukan impeachment atas bupati.
Ketua Gapensi Kabupaten Bekasi, H. Afuk Idris mengatakan, tidak ada alasan lagi bagi Bupati Bekasi untuk tidak sesegera mungkin menjalankan APBD.
“Kalau sebelumnya kita paham, ada penyesuaian harga setelah kenaikan BBM. Sekarang mau cari alasan apa lagi?” tandas H. Afuk.
Hmm..bakal panas lagi nih peta politik di wilayah kabupaten Bekasi
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi Ada 8 komentar untuk artikel ini.
watiya
Dari dulu kelakuan anggota dewan gak ada matinye….cari gara2 and sensasi aja….yang jelas warga Bekasi saat ini sangat merasakan kemajuan berarti di banding masa penguasa yang lalu…..
August 22nd, 2008 at 1:25 pm
eshape
yang lalu aku nggak tahu, yang sekarang juga aku nggak tahu persis, lha mau komentar jadi bingung
mungkin kalau ada yang ngasih data tentang yang lalu dibanding sekarang baru enak untuk dikomentari
semoga bekasi makin maju
amin
salam
August 23rd, 2008 at 3:43 am
abimanyu
kata tetangga saya nich bupati yang sekarang kerjaannya main golf melulu hampir setiap hari,maklum sich dulu ust.kan gak kernal lapangan golf.sekarangkan jadi parlrntr.masalah pembangunan walau bupatinya bukan ustadz tetap aja di bangun.coy jadi wajar aja kalau bupati gak menjalankan apbd lho wong setiap hari main golf
August 24th, 2008 at 10:04 am
AGUS
DASAR DPRD NYA AJA YANG NGAK BECUS BISANYA CARI UNTUNG / DUIT. BUPATI KAN YANG MILIH RAKYAT BUKAN DPRD ?!! MANA PERNAH DPRD MIKIRIN RAKYAT YANG ADA MIKIRIN DUIT … DUIT … DUIT DITAMBAH BISANYA PROVOKASI RAKYAT. TOBAT MAS … TOBAT, NERAKA DEPAN MATA TUH ….!!!!!
August 25th, 2008 at 12:37 pm
Vavai
Halah, ini sih minus para pejabat baik itu pemda maupun dprd.
DPRD itu kan karena kalah saing waktu pemilihan bupati. Kalau dilihat secara pembangunan, yang sekarang jauh lebih bagus daripada era Saleh manap, apalagi kalau dibandingkan era Wikanda atau M Djamhari.
August 28th, 2008 at 8:19 am
revolfer
banyak hal yang harus dilaksanakan oleh DPRD Kabupaten bekasi sebagai wakil rakyat untuk mengontrol kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh eksekutif yang dikomandani Bupati “SA’ADUDI” dengan kebijakan korup sehingga mengakibatkan terbengkailainya penbangunan kabuapten bakasi, seperti :
1. jalanan semua pada ambruk
2. staf-staf pemda banyak yang dikandangin
3. mengedepankan untuk kepntingan kelompoknya (SABIT PUTIH)
4. DPRD untuk secepatnya melaksanakan hak politiknya untuk menggunakan hak interpelasi dan hak angket terhadap Bupati “Sa’adudin”
5. rakyat bekasi menginkan perubahan untuk lebih baik untuk semua bukan golongan.
4.
September 5th, 2008 at 12:11 pm
revolfer
banyak hal yang harus dilaksanakan oleh DPRD Kabupaten bekasi sebagai wakil rakyat untuk mengontrol kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh eksekutif yang dikomandani Bupati “SA’ADUDIN” dengan kebijakan korup sehingga mengakibatkan terbengkailainya penbangunan kabuapten bakasi, seperti :
1. jalanan semua pada ambruk
2. staf-staf pemda banyak yang dikandangin
3. mengedepankan untuk kepntingan kelompoknya (SABIT PUTIH)
4. DPRD untuk secepatnya melaksanakan hak politiknya untuk menggunakan hak interpelasi dan hak angket terhadap Bupati “Sa’adudin”
5. rakyat bekasi menginkan perubahan untuk lebih baik untuk semua bukan golongan.
September 5th, 2008 at 12:19 pm
jesie
revolver
sudah lihat mutu jalanan dari Lemah abang sampai ke Lippo Cikarang/Sukaresmi?
Kalo emang jelek apa gak sekalian aja tuh staf pemda di pecat sekalian…buang2 duit pajak saya cmn buat 4D saja buat apa?
Winners take all, sah2 aja kok. Salahkan mesin partai yang kalah jangan salahkan yang menang.
Please deh, dulu P’ Wikanda dibegitukan sekarang P Sa’dudin mau di impeach juga. Atas nama rakyat atau atas nama partai nih? Lebih baik DPRD konsentrasi menanti tamu2 dari KPK dipenghujung 2009.
Siapa yang gak mau sih? tapi jaminannya apa kalo si B pengganti yang incumbent naik? bisa dpt gaji 20 jt sebulan? hell it took me 4 years and 4 hours of traffic mad everyday to had an adjustment for better live.
September 5th, 2008 at 12:33 pm