You're here: My City Blogging » Bekasi » Article: PKS, Partai Cerdas [?]
Tak pelak lagi, iklan “politik” PKS menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat. Ada yang bilang bahkan menuai kontra juga di kalangan internal partai.
Kalau dilihat dari sisi lain, maka iklan ini adalah iklan cerdas, yang mungkin sedang menunjukkan kecerdasan partai ini untuk mempersiapkan diri dalam ajang pemilu 2009.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa kelompok pemilih yang akan menentukan kemenangan partai, saat ini ada di kalangan pemilih baru yang masih mengambang. Para pemilih di kalangan ini tidak pernah fanatik terhadap suatu partai, atau relatif tidak sefanatik pemilih lama [pemilih mapan].
Saat ini sosok capres 2009 masih belum terlihat dengan jelas, yang bila kondisi ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin SBY akan terus melenggang tanpa saingan [berarti] di pemilu 2009 nanti.
Melihat sikon saat ini, melihat belum jelasnya capres masing-masing partai, melihat perlunya koalisi [wajib malah!], maka iklanpun di”publish”.
Bagi penggemar PKS, maka apapun komentar orang terhadap iklan ini tidak akan menggoyahkan pilihan mereka yang sudah “pejah gesang nderek PKS”. Kelihatannya para pimpian PKS sangat yakin akan fenomena itu, sehingga ketika masyarakat terbelah, maka di sisi penggemar PKS tidak akan ada pengurangan suara.
Di sisi lain, para penggemar tokoh-tokoh yang ditampilkan dalam iklan PKS akan tersugesti untuk mulai melirik ke PKS atau bahkan mungkin menjadi “penggemar” baru PKS.
Tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa saat ini masih banyak masyarakat ramai yang melihat kondisi jaman Suharto jauh lebih enak dibanding kondisi sekarang. Bagi mereka banyak sekali parameter yang membuat mereka yakin jaman sekarang ini lebih buruk dari jaman Suharto.
Inilah salah satu segmen yang dibidik oleh PKS. Demikian juga para penggemar tokoh-tokoh lain yang ada dalam iklan PKS. Penggemar pendiri Muhammadiyah, misalnya. Mungkin mereka bingung mau milih PAN atau PMB, lalu sekarang ada PKS, jangan-jangan mereka malah lari ke PKS.
Mereka yang memprotes iklan PKS memang dari dulu dianggap tidak pernah menjadi penggemar PKS, sehingga diprediksi tidak akan mengurangi perolehan suara PKS di pemilu 2009 yad.
Benarkah PKS partai yang cerdas?
Bagaimana menurut anda?
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
Ikuti diskusi Ada 8 komentar untuk artikel ini.
pc pmii oku
dari fenomena yang ada memang kita tidak bisa pungkiri bahwa pks adalah partai yang cerdas, didalam memenej suatu konflik, untuk mengeruk simpati. tapi kami pun memeiliki penilaian sendiri bahwa pks adalah partai yang tidak memiliki komitmen yang jelas.
November 18th, 2008 at 6:09 pm
eshape
terima kasih masukannya
semoga menambah pencerahan pembacanya
insya Allah
Amin
Salam
November 19th, 2008 at 6:18 am
Syarifuddin Tayang
Assalamu Alaikum,
saya ikut memberi komentar saya setuju dengan pks adalah partai cerdas karena apa yang dilakukan adalah sesuatu yang sudah menjadi pemikiran yang matang dan kalau pun ada yang mengkritik itu adalah orang yang takut akan PKS dan mungkin saja adalah orang2 yang kecewa di masa suharto tetapi saya adalah orang yang tetap menghargai suharto dan banyak berterima kasih padanya.
November 19th, 2008 at 11:37 am
Aisyah
Bagi saya PKS adalah Partai Kroninya Soeharto.
Suharto dari mulai pengambil alihan kekuasaan sampai akhir ia menjabat tak luput dari kekerasan yang sangat tidak demokratis. Maka ini akan diteruskan oleh PKS. Maka kalau PKS menang dalam pemilihan umum yang akan datang Indonesia akan kembali seperti orde baru yang lalu . Ini harus di pahami oleh sekuruh rakyat Indonesia yang menghormati ke Bhinekaan kita. Rakyat awam tidak tau berapa hutang luar negeri yang harus dibayar peninggalan Soeharto. Jaman orde baru adalah jaman menghutang bukan karena pembangunan ekonomi.
November 20th, 2008 at 5:35 am
eshape
semoga komentar-komentar ini memberikan manfaat bagi kita semua
amin
November 20th, 2008 at 6:49 am
trusti
kalau melihat debat di TV One kemaren yang temanya kontroversi iklan PKS, saya justru melihat PKS bukan partai cerdas, dangkal dan setengah-setengah. Bukan cuma itu, juga tiak ada kesatuan kata di organisasinya. Tifatul ngomong anu, Hidayat NW ngomong itu, eh Anis Matta ngomong laen lagi.
November 20th, 2008 at 11:21 am
eshape
Wah aku gak nonton tuh.
Ada penonton lain yang mau ngasih komentar?
November 20th, 2008 at 1:15 pm
trusti
R
“Rencana pengampunan dan penghentian penyidikan atas kasus mantan Presiden Soeharto jelas mencederai rasa keadilan masyarakat dan melanggar prinsip equality in front of the law (kesetaraan dalam hukum). Ini menjadi preseden buruk bagi komitmen penegakan hukum,” kata Rama Pratama.
Dia menambahkan, sakitnya Soeharto selama ini sangat kuat terkesan sandiwara. Soeharto selalu segera terlihat sakit bagitu ada tuntutan untuk melanjutkan proses pengadilan setelah dipergoki dalam kondisi sehat walafiat.
November 20th, 2008 at 2:20 pm