← Kembali ke halaman depan

Arsip Penulis

Kehadiran Bu Laela dan Pak Qodar di Bulan Suci

Oleh Mustopa Bu Laela dan Pak Qodar adalah nama suami isteri pada sebuah kampung yang terkenal dengan kesalehnnya. Meski dalam kehidupannya tampak sederhana, tapi dalam keseharian rajin menjalankan ibadah. Baik ibadah mahdloh (ibadah yang diwajibkan) maupun ibadah ghairu mahdlah (ibadah sunnah yang dianjurkan). Lebih-lebih di bulan suci ini hampir tidak ada waktu sedikitpun yang terlewatkan [...]

Linux Beraroma Cirebon Diperkenalkan

Komputer tidak akan berguna jika tidak ada softwarenya. Sebagian besar komputer di Cirebon hingga kini masih menggunakan software bajakan. Karena kalau menggunakan yang asli harus membayar biaya lisesnsinya yang harganya mencapai jutaan rupiah untuk satu komputer.

Bersatu Menuju Warnet Legal dan Sehat

Kamis (4/10) malam, Warnet Planet di salah satu sudut pusat kota Cirebon tampak lebih meriah dari biasanya. Beberapa orang yang datang ke warnet itu menuju satu ruang di lantai dua. Mereka datang bukan untuk merazia warnet tersebut. Puluhan orang yang datang malam itu justru para pengelola warnet di Cirebon.

Saatnya Bekerjasama Mengatasi Krisis Air

Kini warga Cirebon dan Indramayu tengah kesulitan memperoleh air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka harus membeli dari pedagang air. Tentunya kondisi itu membuat biaya hidup warga semakin meningkat.

Wisata, Sejarah dan Makna

Sekilas gedung itu tidak menarik sama sekali. Nampak tua. Dindingnya dari kayu, dengan cat yang sudah mengelupas. Tapi, banyak wisatawan antre untuk masuk. Itulah bangunan Preservation Hall, New Orleans, surga musik jazz di Amerika.

Hidup dengan Berkah Alam

Hembusan angin di pesisir laut Cirebon sangat kencang. Teriknya sinar matahari juga sudah terasa sejak pagi. Hembusan angin yang kencang dan teriknya matahari ternyata merupakan berkah bagi warga Desa Pangarengan, Cirebon. Selain itu, pada musim kemarau kadar garam air laut cukup tinggi.

Cirebon, Kota Udang yang Pudar

Dulu Cirebon dikenal sebagai ”kota udang”, penghasil udang dan ikan tangkapan laut lain terkemuka di pesisir Indonesia. Sebutan ”kota udang” dicetuskan sejak tahun 1937, menandai logo kota yang sah, berikut dua patung relief udang besar terpampang di atas gedung Balai Kota. Setiap sudut kota dan tiang-tiang lampu penerang jalan pun disemarakkan gambar-gambar udang.

Our channels and feeds

  • Business Channel (7 blogs)
  • City Channel (26 blogs)
  • Film Channel (10 blogs)
  • Health Channel (6 blogs)
  • Sport Channel (6 blogs)
  • Media Channel (6 blogs)
  • Lifestyle Channel (4 blogs)
  • Hobby Channel (4 blogs)
  • Science Channel (8 blogs)
  • Music Channel (3 blogs)
  • Tech Channel (10 blogs)
  • Tips Channel (4 blogs)
  • Travel Channel (9 blogs)
  • Writing Channel (5 blogs)