Simpang Siur Tidak Lagi Membingungkan

Simpang Siur, juga dikenal sebagai Simpang Dewa Ruci, adalah sebuah persimpangan yang terletak di pinggir kota Denpasar. Persimpangan ini dikenal dengan keruwetannya, yang pasti akan membingungkan pengendara yang baru sekali atau beberapa kali melintas disana (maka itu disebut “Simpang Siur”).

Rupanya bukan cuma melewati persimpangan ini yang bisa membuat bingung. Melihat peta daerah ini di Google Earth juga sama pusingnya. Entah bagaimana, Google melakukan kesalahan saat menggabungkan dua citra satelit yang kebetulan berpotongan di daerah Simpang Siur. Akibatnya, gambar persimpangan tersebut di Google Earth kelihatan dobel dan blur (kabur).

Tapi untungnya belum lama ini Google telah memperbaiki citra satelit untuk area Simpang Siur dan sekitarnya. Sekarang daerah ini sudah tampil lebih jelas di peta Google Earth. Akhirnya…!

Btw, berikut adalah deskripsi yang muncul kalau kita menggunakan fasilitas pencarian Google Earth untuk mencari posisi Simpang Siur pada peta pulau Bali:

Very confusing roundabout. The local calls it Simpang Siur, which is Indonesian for chaos and confusion, unclear somewhat. There are too many crossroads within a crossroad.

Tidak heran, Google saja sampai dibikin bingung dengan persimpangan yang satu ini. :)

Premium Kembali Langka

Premium kembali langka di Denpasar. Berkilometer antrean harus dijalani pengguna kendaraan hanya untuk beberapa liter premium di SPBU. Konon kelangkaan kali ini diakibatkan oleh kerusakan pada dermaga depo Pertamina di Manggis, Karangasem. Akibatnya, kapal tanker berukuran besar yang biasanya membawa suplai BBM untuk Bali tidak bisa merapat, dan harus digantikan oleh kapal lain dengan kapasitas yang lebih kecil.

Kelangkaan premium sudah bukan peristiwa langka lagi di Bali. Dalam setahun belakangan, hal semacam ini sudah berkali-kali terjadi. Alasannya macam-macam: gelombang besar yang membuat kapal pengangkut pasokan terlambat tiba, atau tidak bisa merapat, dll, etc. Sedikit “mencurigakan” memang, tapi mau bagaimana lagi…?

Untuk yang terjadi sekarang, sepertinya penduduk Denpasar harus bersabar menunggu perbaikan dermaga depo Manggis yang diperkirakan baru selesai bulan Mei mendatang. Kalau tidak sabar, silahkan beralih ke Pertamax. ;)

Banjir di Denpasar yang mulai mengkhawatirkan

Masih teringat di benak saya, dulu pernah terjadi banjir di Denpasar yang memakan korban tewas di seret arus Tukad Badung yang naik sejajar mencapai jembatan diatasnya. Selasa lalu sebagian wilayah Denpasar kembali di landa banjir setelah didera hujan terus menerus sejak hari senin 14 Januari 2008. Kawasan Pura Demak ( JL. Teuku Umar Barat ) yang memang menjadi daerah rawan banjir karena berada di sejajar dengan bibir sungai Tukad Mati, kembali terendam air.


Gambar diambil dari balipost.co.id


Banjir selasa lalu ini mencapai tinggi satu meter akibat tanggul yang jebol, sehingga untuk antisipasi sampai dilakukan evakuasi warga. Baca selengkapnya »

Sightseeing Denpasar 2008

Bersamaan dengan Visit Indonesia Year 2008, kota Denpasar juga meluncurkan program “Sightseeing Denpasar 2008”, atau program jalan-jalan di Denpasar. Program yang diluncurkan oleh Walikota Denpasar Anak Agung Puspayoga 29 Desember lalu ini adalah bagian dari upaya menarik wisatawan mengunjungi Denpasar, yang juga merupakan kota wisata internasional.

Sightseeing 2008 merupakan suatu program yang dikemas dalam bentuk rentetan kegiatan baik yang digelar pemerintah, swasta, masyarakat tertentu dalam bentuk pentas seni, pawai, lomba, pameran, pasar murah serta kegiatan olahraga. Aneka kegiatan tersebut rata-rata akan diselenggarakan 2-3 kali sebulan sepanjang tahun 2008, dan akan dimulai secara efektif pada Februari mendatang.

Sebagai bagian dari program ini, Pemkot Denpasar juga akan menyiapkan kendaraan khusus di pos-pos yang telah disiapkan, untuk selanjutnya mengantar/ jemput wisatawan yang tertarik dengan program tersebut. Obyek yang akan dikunjungi wisatawan diantaranya pasar tradisional, pasar burung, puri, museum Bali dan sejumlah obyek wisata lainnnya.

Melalui penyebaran informasi yang maksimal, diharapkan program ini mampu meningkatkan kunjungan tinggal wisatawan di ibukota propinsi Bali ini. Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, maka cityblog Denpasar akan memajang logo resmi “Sightseeing Denpasar 2008” di halaman muka (Logo diambil dari website resmi Pemkot Denpasar di www.denpasarkota.go.id).

Traffic Light di Jl. Imam Bonjol

Ini sekedar pendapat pribadi saja. Kalau kita berkendaraan melewati Jl. Imam Bonjol, ada satu lampu lalu lintas di pertigaan dengan sebuah jalan kecil (saya lupa nama jalannya) yang berdekatan dengan pom bensin. Sayangnya, saya sendiri merasa bahwa keberadaan lampu lalu lintas disana alih-alih membantu mengurangi kemacetan, tapi justeru memperparah, atau lebih buruk lagi, malahan menjadi sumber kemacetan disana.

Persoalannya adalah posisi lampu lalu lintas yang kurang strategis, karena berdekatan dengan pom bensin itu. Begitu lampu menyala hijau, kendaraan yang datang dari arah utara (Jl. Teuku Umar dan sekitarnya) tidak bisa langsung melaju dengan lancar karena sebagian kendaraan harus berjalan pelan untuk kemudian berbelok ke pom bensin di kiri jalan. Sebaliknya, sebagian kendaraan yang melaju dari arah selatan dapat langsung berbelok ke arah pom bensin tanpa perlu mengindahkan lampu lalu lintas. Hal ini cukup mengganggu pergerakan kendaraan dari arah utara, dan sering berakibat terjadinya penumpukan kendaraan di ruas tersebut.

Mungkin sebaiknya lampu lalu lintas tersebut tidak usah dioperasikan saja, atau kalaupun dioperasikan lebih baik hanya berupa lampu kuning berkedip-kedip untuk memperingatkan pengendara supaya berhati-hati dan mengurangi kecepatan. Lagipula jalan yang bersimpangan disana bukanlah jalan utama, hanya jalan kecil biasa (yang namanya pun tidak sempat saya ingat). Bagaimana pendapat Anda?

Hujan!

Minggu-minggu belakangan ini sepertinya bukan waktu yang tepat untuk berkunjung ke Bali, khususnya Denpasar. Wisatawan yang datang untuk menikmati hangatnya matahari Bali harus siap-siap dikecewakan oleh cuaca yang kurang menentu akhir-akhir ini.

Sekitar dua minggu lalu, hujan deras yang mengguyur Denpasar selama dua hari penuh sempat membuat genangan air, bahkan banjir di beberapa kawasan, sementara pantai Kuta sempat mendapat masalah dengan tumpukan sampah “kiriman” yang terbawa oleh gelombang laut (masalah sampah ini, untungnya, sekarang sudah teratasi).

Sampai sekarang, hujan deras masih kerap turun secara sporadis. Secara umum, curah hujan di Denpasar tahun ini cukup tinggi dibandingkan tahun lalu.

Mengolah limbah warga Denpasar lewat DSDP

Denpasar kedepan akan memiliki sarana pengolahan limbah terpadu. Sistem pengolahan limbah terpadu ini lebih umum di sebut Pembangunan Prasarana Air Limbah Denpasar atau DSDP; Denpasar Sewerage Development Project. Sistem ini nantinya akan menyalurkan air limbah rumah tangga atau perusahaan serta perkantoran ke sebuah dam pengolahan dan penampungan limbah.



Menurut informasi yang saya dapat dari website resminya, proyek ini adalah sebagai bagian dari upaya penyelamatan lingkungan Bali dari kerusakan khususnya penurunan kualitas air. Dalam hal ini akibat pembuangan air limbah secara sembrono oleh masyarakat dan pengusaha. Bukan rahasia umum lagi kalau banyak pihak pengusaha hotel membuang limbah langsung ke pantai tanpa melalui proses pengolahan terlebih dahulu. Diharapkan DSDP akan membantu mengurangi berbagai akibat pencemaran oleh air limbah tersebut. DSDP diproyeksikan akan melayani daerah Kota Denpasar serta dua daerah wisata utama yakni Sanur dan Kuta. Tentu hal ini akan meringankan beban para pengusaha hotel yang selama ini tidak mempunyai IPAL ( Instalasi Pengolahan Air Limbah ).



Baca selengkapnya »

Bensin rendah oktan

Belakangan ini, warga Denpasar dibuat resah karena banyaknya motor yang ngadat karena di tengarai bensin yang dibeli di SPBU resmi mempunyai angka oktan yang rendah. Akibat pemakaian bensin dengan oktan rendah tersebut, banyak pengguna motor yang harus merogoh kantong lebih dalam karena harus sering mengganti busi.



Sebenarnya sebelumnya saya sendiri tidak terlalu risau dengan masalah bahan bakar motor dengan oktan rendah ini, namun akhirnya saya mengalaminya sendiri, bahkan sampai 4 kali. Sekitar 3 minggu yang lalu motor kesayangan saya yang bandel sebuah Astrea Grand Impressa 97 tidak bisa dihidupkan, akhirnya saya cek busi dan pengapiannya masih bagus apa tidak kemudian dibersihkan dan akhirnya bisa hidup lagi, padahal busi itu baru saja di ganti sekitar satu bulan sebelumnya, Baca selengkapnya »

Festival Desa Sanur (Sanur Village Festival) Ke-2

Desa Sanur, yang terletak di kawasan timur kota Denpasar sejak dahulu terkenal sebagai daerah tujuan utama wisata. Sanur dengan pantai-pantainya yang indah dan tenang menjadikan kawasan ini menjadi tempat rekreasi yang menawan bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara. Menikmati matahari terbit, melakoni wisata dan olah raga air, menikmati pesona karya seni di Museum Le Mayeur dan galeri seni serta berjalan jalan menikmati nuansa Desa Sanur adalah sebagian dari daya pikat yang ditawarkan oleh Sanur. Di kawasan Sanur sendiri terdapat berbagai hotel dari yang kelas Melati hingga Bintang Lima yang menawarkan kemudahan jasa akomodasi bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke Sanur atau Bali.
Baca selengkapnya »

Penyebaran HIV di Denpasar Seberapa Parah?

Mungkin judul diatas agak membuat sebagian orang mengernyitkan dahi, “wah AIDS di Denpasar?”, kita boleh saja tidak terlalu membesar-besarkan, namun kita tidak bisa menafikkan fakta bahwa penyebaran virus HIV sudah semakin meluas di kota ini. Virus yang menyebabkan hilangnya sistem kekebalan tubuh ini telah menjadi momok dunia, kenapa kita mesti menutup mata?


Saya tertarik untuk memposting masalah HIV/AIDS ini setelah membaca koran pagi ini yang menyatakan bahwa ada 6 “cewek kafe” di Gianyar positif terinfeksi virus HIV. Itu di daerah tetangga, di kabupaten Gianyar, di kota Denpasar sendiri, beberapa bulan lalu tersiar berita yang lumayan membuat kita miris untuk membacanya, menyatakan bahwa dari hasil penelitian Dinas Kesehatan Denpasar tahun 2006, ditemukan sekitar 60 pelajar SMU positif terjangkit HIV/AIDS. Iya, pelajar SMU, dan angkanya cukup mencengangkan, usia-usia muda yang haus akan pencarian jati diri ini adalah usia usia rentan terjangkit HIV/AIDS. Tidak bisa dipungkiri, kehidupan seks pranikah serta penyalahgunaan obat obat terlarang adalah penyebab utama menularnya penyakit mematikan ini, disamping transfusi darah.

Baca selengkapnya »

Our channels and feeds

  • Business Channel (7 blogs)
  • City Channel (26 blogs)
  • Film Channel (10 blogs)
  • Health Channel (6 blogs)
  • Sport Channel (6 blogs)
  • Media Channel (6 blogs)
  • Lifestyle Channel (4 blogs)
  • Hobby Channel (4 blogs)
  • Science Channel (8 blogs)
  • Music Channel (3 blogs)
  • Tech Channel (10 blogs)
  • Tips Channel (4 blogs)
  • Travel Channel (9 blogs)
  • Writing Channel (5 blogs)