Alternatif Pengganti Helm
Kehidupan mayarakat Bali tidak lepas dari adat dan budaya. Hampir di setiap saat akan selalu ada odalan maupun upacara adat. Sebagaimana lazimnya acara adat di Bali, para partisipannya diwajibkan untuk mengenakan pakaian adat.
Persoalannya, perlengkapan pakaian adat berupa udeng-udeng (untuk laki-laki) atau sanggul (bagi perempuan) mempersulit penggunaan helm yang harus dikenakan saat mengendarai sepeda motor. Jadi, di Bali ada aturan lalu lintas yang mungkin tidak ada duanya di daerah lain di Indonesia: Bagi pengendara sepeda motor yang mengenakan pakaian adat, diperbolehkan untuk tidak memakai helm.
Mungkin supaya tidak diskriminatif, peraturan ini juga diberlakukan untuk setiap aksesori yang dianggap sebagai identitas keagamaan. Jadi, apabila Anda ingin bersepeda motor, tapi tidak punya helm, silahkan memakai kopiah (apabila Anda adalah laki-laki) , atau kerudung (untuk perempuan). Dijamin tidak ada polisi yang akan menilang. Perkara kopiah atau kerudung tidak bisa melindungi kepala Anda apabila terjadi kecelakaan, itu soal lain.

Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
dani iswara
tp demi kemananan..apalag kl plg kampung jarak jauh-lain kabupaten, pake helm+jaket juga..ato ganti baju di rumah kerabat..
June 10th, 2007 at 9:46 am