Bensin rendah oktan
Belakangan ini, warga Denpasar dibuat resah karena banyaknya motor yang ngadat karena di tengarai bensin yang dibeli di SPBU resmi mempunyai angka oktan yang rendah. Akibat pemakaian bensin dengan oktan rendah tersebut, banyak pengguna motor yang harus merogoh kantong lebih dalam karena harus sering mengganti busi.

Sebenarnya sebelumnya saya sendiri tidak terlalu risau dengan masalah bahan bakar motor dengan oktan rendah ini, namun akhirnya saya mengalaminya sendiri, bahkan sampai 4 kali. Sekitar 3 minggu yang lalu motor kesayangan saya yang bandel sebuah Astrea Grand Impressa 97 tidak bisa dihidupkan, akhirnya saya cek busi dan pengapiannya masih bagus apa tidak kemudian dibersihkan dan akhirnya bisa hidup lagi, padahal busi itu baru saja di ganti sekitar satu bulan sebelumnya, namun kejadian yang sama berulang seminggu kemudian. Dan kali ini saya harus mengganti busi karena busi sudah tidak bisak dipakai lagi. Waktu itu saya check-up motor saya dan mencari penyebab kenapa businya cepat mati. Dari pihak bengkel saya diberitahu kalau belakangan banyak kejadian serupa terjadi bagi banyak pengguna motor karena bensin dengan oktan rendah beredar di pasar, bahkan bensin yang dijual SPBU Pertamina resmi. Busi cepat mati, karena katanya busi korslet dan rusak karena pembakaran yang tidak sempurna. Selang beberapa hari kemudian motor istri saya yang mengalami kejadian serupa sampai dua kali.
Menurut pantauan Kementerian Lingkungan Hidup tahun 2006, rata rata angka oktan bensin pada 20 kota di Indonesia, termasuk didalamnya kota Denpasar, adalah 89,4 yang mana berarti tingkat oktan premium di Indonesai cukup baik. Namun khabar tentang bensin dengan oktan rendah di Denpasar ini belum diketahui pasti berapa nilai oktan nya, namun beberapa bengkel yang saya temui mengatakan hal ini lumayan sering terjadi meskipun tidak terus menerus dan tidak menetap terjadi di satu wilayah. Menurut mereka, bensin rendah oktan belakangan ini terjadi setelah adanya kelangkaan bensin yang terjadi beberapa bulan yang lalu, entah apa hubungannya.
Tips menghindari mendapatkan bensin dengan mutu rendah :
- Hindari membeli bensin di kios bensin pinggir jalan, karena sering dicampur dengan bahan bakar lain ( sebenarnya ada aturan resmi tentang larangan SPBU dadakan ini, namun seperti biasa di negeri ini, aturan di buat untuk dilanggar )
- Jaga level minimum bensin motor anda pada nilai tertentu ( jangan sampai benar benar mendekati kosong ) untuk menghindari pembelian bensin di pinggir jalan. Diakui atau tidak kebiasaan tidak mengecek tangkin bahan bakar motor membuat penggendara pada akhirnya harus membeli bensin di kios pinggir jalan.
- Kalau kuat, boleh beli bensin kelas high-end sepertil Pertamax. Selain kualitas oktannya bagus, juga bebas Timbel.

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.