← Kembali ke halaman depan

Obsesi Luhur Komunitas Gorontalo Maju 2020

situsgm2020.JPG

“WANU DIYA’A TII NGOLI… JAA GAGA…!!”

Ungkapan dalam bahasa Gorontalo diatas yang bisa berarti juga “Nggak ada elu, Nggak Rame”, senantiasa muncul dalam email reminder tiap bulan yang kerap saya terima sejak menjadi anggota mailing list Gorontalo Maju 2020 (selanjutnya disingkat GM2020). Dan memang benar, komunitas yang digagas pertama kali tanggal 12 Desember 2005 atas inisiatif Elnino M. Husein Mohi, seorang wartawan yang sedang kuliah S2 di Universitas Indonesia ini, termasuk salah satu milis yang saya ikuti yang memiliki traffic dan tingkat posting sangat tinggi. Spirit yang dikandung dari ungkapan diatas benar-benar terimplementasi dengan baik oleh 390 (per tanggal 12 Desember 2007) orang anggota milis yang tersebar diseluruh penjuru dunia dari berbagai macam latar belakang pendidikan, usia dan profesi.

Di usia yang memasuki tahun kedua ini, GM2020 menorehkan kiprah fenomenal yakni meluncurkan situs resmi GM2020 yang beralamat di www.gorontalomaju.web.id . Sebelumnya, GM2020 sudah memiliki blog di www.gorontalomaju2020.blogspot.com dan forum di http://gorontalomaju2020.uni.cc/index.php

Visi yang dianut Komunitas GM2020 seperti dikutip dari situsnya, sungguh unik dan kreatif yakni “Gorontalo Ceria 2020″.  Artinya adalah, rakyat Gorontalo bisa ceria di tahun 2020 karena: Kantong tak masalah (ekonomi mantap), Otak Oke (kualitas SDM),  dan Asyik…. (moralitas terjaga, tanpa kekerasan fisik maupun psikis, techno-minded, artistic behavior, dll yang bisa bikin kita dan anak cucu kita kelak banyak senyum…). Sungguh obsesi yang luhur dan membumi.

fotokopdar-9.jpg

Kopdar anggota komunitas GM2020 di Jakarta 

Sifat keanggotaan komunitas ini dirumuskan sangat fleksibel yaitu: Berdomisili di Gorontalo, Indonesia dan sekitarnya, Pernah lahir atau berdomisili di Gorontalo, Orang tuanya berasal dari Gorontalo. Mengaku berasal dari Gorontalo,Pernah melakukan sesuatu di Gorontalo, Berniat tinggal di Gorontalo, Tertarik dengan Gorontalo dan Punya hubungan batin tertentu dengan Gorontalo.

Mengingat perkembangan komunitas yang begitu cepat, maka selain Elnino , GM2020 menambah moderatornya dengan melibatkan Asep Sabar (wartawan di Gorontalo), Syamsu Panna (wartawan di Gorontalo) dan Dewi Dama (mahasiswi pascasarjana Flinders University, Australia), Agussalim Yusuf (pegawai swasta, Jakarta) dan Irwan Karim (fotografer, Gorontalo).

Sebagaimana dikutip dari situsnya, Para moderator ini rupanya kurang puas dengan kontribusi milis ini terhadap daerah Gorontalo. Sebab, semua postingan-postingan yang bagus tidak dapat dijangkau oleh masyarakat umum di Gorontalo. Mereka lalu bersepakat untuk memperjuangkan agar milis ini dapat dipublikasikan oleh Harian PROSES (selanjutnya berganti nama menjadi Harian Tribun Gorontalo), sebuah harian local di Gorontalo dimana Elnino dan Asep Sabar bekerja.

fotokopdar-6-dioh.jpg

Salah satu kopdar komunitas GM2020 di Gorontalo 

Setelah berbicara dengan Pemred PROSES, disepakati bahwa postingan-postingan yang menarik dari para member milis akan dipublikasikan oleh Koran tersebut sementara berita-berita Koran itu juga dipublikasikan dimilis. Dengan begitu, para member yang berada di luar Gorontalo dengan mudah mengikuti perkembangan Gorontalo lewat milis. Kesepakatan ini mulai dilaksanakan 20 Juni 2006.

Jadinya, popularitas milis ini semakin tinggi. Berbagai elemen masyarakat di Gorontalo antusias untuk menjadi member milis. Walaupun dengan koneksi yang agak-agak lelet (lamban), para aktifis pro-demokrasi dan juga para pegawai negeri sipil di kantor-kantor pemerintahan daerah mendaftar menjadi member.

Milis ini kemudian menjadi “media alternative” bagi para warga (yang berdomisili di Gorontalo) tersebut untuk menyampaikan pendapat-pendapatnya kepada public. Maklum, mereka juga tidak memiliki akses yang cukup untuk “berbicara” melalui Koran secara langsung. Beberapa di antara aktifis Gorontalo berharap tulisan2nya di milis dikutip oleh Koran Tribun Gorontalo.

Mulai 1 Juni 2007, Radio CIVICA 105 FM, stasiun radio milik Universitas Negeri Gorontalo, menciptakan program dua jam per hari (jam 18.00—jam 20.00) dengan nama “Gorontalo Maju 2020″. Dalam program ini, penyiar radio tersebut membacakan kepada para pendengarnya postingan2 pilihan (yang menarik dan perlu) yang diambil dari milis GorontaloMaju2020. Tahu bahwa postingan2nya dibacakan oleh CIVICA 105 FM, beberapa member milis yang berada di luar Gorontalo (dan di luar negeri) turut mer-request lagu-lagu untuk didedikasikan kepada family dan orang-orang dekat mereka di Gorontalo.

Komunitas GM2020 tidak hanya berdiskusi dan berjumpa secara online tetapi juga ber-”kopdar” (kopi darat) ria didunia nyata. Tercatat sejumlah kopdar telah berlangsung diberbagai daerah di Indonesia bahkan diluar negeri sekalipun. Aktifitas ini untuk menjalin keakraban dan rasa kekeluargaan sesama anggota GM2020.

Salut dan maju terus serta Dirgahayu untuk Komunitas GM2020!

Ikuti diskusi Ada 6 komentar untuk artikel ini.

  1. Thomas Arie

    Wah, kalau melihat cerita dan semangatnya, sepertinya bakal terus maju ini komunitasnya. Ayo, tetap semangat!

    December 14th, 2007 at 4:15 pm

  2. fritzinfo

    wow.. gorontalo maju..
    jadi ingat binte biluhuta :D

    December 20th, 2007 at 9:39 pm

  3. Ryan Musa

    skrg juga gorontalo punya situs gorontalo.uni.cc

    January 16th, 2008 at 1:01 pm

  4. olie

    hmmm…
    i’m going to Gorontalo at the last of Feb…..
    for the new position in the new branch office….

    February 17th, 2008 at 12:09 pm

  5. ramang H demolinggo

    Anggota komunitas GM2020 adalah calon calon pemimpin masa depan Gorontalo…..

    March 27th, 2008 at 12:52 pm

  6. M15A

    Saya sangat tertarik dengan komunitas ini dan berharap teman2 yg berada di luar daerah GORONTALO baik dalam negeri maupun luar negeri mau memberikan pemikiran2 positif bgm membawa GORONTALO sejajar dgn provinsi lainnya dan mempromosikan GORONTALO di tempat mereka berdomisili sekarang.
    DULO ITO MOMONGU LIPU

    May 14th, 2008 at 7:42 am

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Our channels and feeds

  • Business Channel (7 blogs)
  • City Channel (26 blogs)
  • Film Channel (10 blogs)
  • Health Channel (6 blogs)
  • Sport Channel (6 blogs)
  • Media Channel (6 blogs)
  • Lifestyle Channel (4 blogs)
  • Hobby Channel (4 blogs)
  • Science Channel (8 blogs)
  • Music Channel (3 blogs)
  • Tech Channel (10 blogs)
  • Tips Channel (4 blogs)
  • Travel Channel (9 blogs)
  • Writing Channel (5 blogs)