Gorontalo Menjadi Salah Satu Daerah Pilot Project e-Procurement Nasional
Sebagai tindak lanjut kerjasama antara Gubernur Gorontalo dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Gorontalo telah ditetapkan menjadi salah satu dari 5 daerah yang akan menjalankan pilot project Penerapan sistim elektronik dalam pengadaan barang dan jasa (elektronik procurement, e-proc). Selain Gorontalo tercatat pula daerah Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatera Barat dan Kalimantan Selatan.
Seperti dikutip dari situs Gorontalo Post Online hari ini, Kepala Biro Pengendalian Pembangunan dan Ekonomi (P2E) Setda Provinsi Gorontalo Syukri J Botutihe ketika ditemui Gorontalo Post, Senin (28/7) menjelaskan, pada dasarnya penerapan e-procurement dalam pengadaan barang dan jasa telah diujicoba oleh Provinsi Gorontalo sejak tahun ini dengan melakukan pelelangan sekitar 54 paket. Inisiatif tersebut selanjutnya direspon pemerintah pusat dengan mengambil 5 daerah sebagai pilot project e-procurement pada 2009 mendatang.
“Sistim yang diterapkan nanti merupakan model standar nasional. Meskipun sistim tersebut tidak jauh berbeda dengan yang telah diterapkan Provinsi Gorontalo tahun ini,” ungkap Syukri.
Ia menambahkan, berbagai fasilitas penunjang untuk penerapan sistim e-procurement saat ini tersedia. Yang mana fasilitas penunjang tersebut dibiayai langsung oleh sebuah lembaga Donor Internasional MCC. “Sebagai langkah awal maka pada 4 Agustus nanti, akan dilakukan sosialisasi dan pelatihan tentang penetapan e-procurement oleh tim dari pusat, yang melibatkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), pemerintah kabupaten/kota, DPRD, instansi terkait serta pimpinan asosiasi pengusaha,” ujar Syukri.
Sementara Kepala Bagian Pengendalian Administrasi dan Pembangunan Ahyanie Amili mengatakan, setelah sosilasi akan dilanjutkan dengan pelatihan sistim e-procurment bagi tranier pada 5 Agustus. Selanjutnya pada 6-7 Agustus dilakukan pelatihan bagi panitia dan PPK serta SKPD. “Setelah itu pada 11-12 Agustus pelatihan dilaksanakan untuk para penyedia jasa/kontraktor. Kendati demikian, bagi yang belum tercover dalam pelatihan itu, kami tetap membuka kelas baru dan terus melakukan pelatihan,” tandasnya.
Semoga Pilot Projectnya berjalan dengan lancar!
Gambar diambil dari sini


Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.