You're here: My City Blogging » Gorontalo » Article: Gubernur Gorontalo “Kibarkan” Bendera Di Bawah Laut

Gubernur Gorontalo “Kibarkan” Bendera Di Bawah Laut

Amril Taufik Gobel — August 19, 2008 / 11:51 am

fadel04.jpgTAK disangka, Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad ternyata memiliki kemampuan sebagai seorang penyelam unggul.  Bersama rombongan yang terdiri atas 15 orang,lengkap dengan peralatan menyelam seperti tabung oksigen dan kacamata air, Gubernur Gorontalo didampingi Kapolres Bone Bolango AKBP. Makhruzi Rahman serta sejumlah anggota Persatuan Olahraga Selam Indonesia (POSSI) Provinsi Gorontalo, pada Hari Sabtu (16/8) di sekitar Pantai Leato Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo.

Dari berita yang dikisahkan di Gorontalo Post online, aktivitas yang dilakukan oleh rombongan Gubernur tersebut bukan hanya sekadar menikmati keindahan taman laut Leato semata, namun lebih dari itu untuk melakukan upacara pengibaran bendera merah putih serangkaian peringatan HUT Proklamasi RI ke 63.

Upacara pengibaran bendera merah putih memang merupakan hal yang tak bisa ditinggalkan dalam setiap peringatan HUT Proklamasi RI. Mulai dari tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota hingga desa dan kelurahan peringatan HUT Proklamasi selalu ditandai dengan upacara pengibaran bendera merah putih. Tetapi mengibarkan bendera merah putih di dasar laut, bukan perkara yang mudah. Jangankan berjalan tegap ala paskibraka, untuk berdiri siap saja susahnya bukan kepalang. Arus laut yang sangat deras membuat setiap orang harus mengeluarkan energi ekstra untuk mempertahankan keseimbangan tubuh agar tidak terombang-ambing. Hal itu pun dialami oleh Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad didampingi penyelam Jumran Baginda, ketika menjadi Inspektur Upacara pengibaran bendera merah putih pada kedalaman 10-15 meter di bawah laut Leato. Rangkaian pengibaran bendera yang dipimpin AKPB Makhruzi Rahman selaku pemimpin upacara dibarengi tiga penyelam Muhidin, Adi Kuntoyo dan Kusbian Idradi sebagai penggerek bendera serta sejumlah anggota POSSI berjalan penuh tantangan.

Tampak Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad harus berusaha keras mempertahankan kondisi tubuh pada posisi Irup. Beberapa kali tubuh Gubernur Fadel Muhammad harus berputar-putar dalam air, karena ditempa arus laut yang sangat keras. Bahkan ketika pada saat Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad hendak menyerahkan bendera merah putih sempat terseret oleh arus. Beruntung orang nomor satu di Provinsi Gorontalo ini langsung sigap bertahan di sebuah batu karang.

Kendati demikian, pengibaran bendera merah putih dalam laut yang berjalan kurang lebih 1 jam berlangsung sukses. Prosesi pengibaran bendera pertama kali di Provinsi Gorontalo bahkan di Indonesia, yang dilakukan oleh seorang pemimpin derah itu, berjalan sempurna layaknya prosesi upacara di darat. Irup Fadel Muhammad dan Pemimpin Upara AKBP Makhruzi Rahman tampak hikmat memberi hormat ketika lambang kebesaran negara RI itu dikibarkan.

Walhasil senyum puas pun langsung terpancar dari Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad dan para peserta upacara atas suksesnya acara yang diusung oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Gorontalo bekerjasama Dinas Perhubungan dan Pariwisata Provinsi Gorontalo, Kepolisian Air Provinsi Gorontalo dan POSSI Gorontalo. “Terus terang ini baru pertama kali saya lakukan, saya bersama teman-teman dari Perikanan dan Kelautan, Pol Air dan POSSI mencoba untuk masuk dalam laut dan mengibarkan bendera merah putih,” ungkap Fadel yang tampak sedikit kelelahan seusai pengibaran bendera merah putih di dalam laut.

Walaupun baru kali pertama dilaksanakan, namun pengibaran bendera merah putih di dalam laut oleh Gubernur Gorontalo berlangsung sangat sukes. “Kami beberapa kali terlempar kesana kemari karena ombak yang cukup besar. Tapi alhamdullillah walaupun percobaan yang pertama, pengibaran bendera ini berjalan sukses,” ujar Fadel mengungkapkan kegembiraan.

Dibalik kesuksesan itu, Fadel mengemukakan, pada dasarnya upacara pengibaran bendera merah putih di dalam laut ini adalah merupakan perwujudan rasa cinta terhadap tanah air Indonesia. “Sulit memang diungkapkan bagaimana hikmah dari kegiatan ini. Tetapi yang harus dilihat adalah semangat. Semangat baru untuk membangun daerah Provinsi Gorontalo dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus mempromosikan wisata bawah laut serta kecintaan terhadap kemerdekaan Indonesia,” tutur Fadel mengakhiri pembicaraan.

Sumber Foto

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • awis.wisnedi — Salam kenal boss.. Mf terlambat bergabung ama forum ASIABLOGGING kebetulan saya juga warga JABABEKA Cikarang.Menurut saya Prospek usaha disini ...
  • ale-silver — yg saya tahu di rawa bening jatinegara jakarta timur perak murni di jual di kisaran 4400. kalau ada yang mau ...
  • trusti — R "Rencana pengampunan dan penghentian penyidikan atas kasus mantan Presiden Soeharto jelas mencederai rasa keadilan masyarakat dan melanggar prinsip equality in ...
  • eshape — Wah aku gak nonton tuh. Ada penonton lain yang mau ngasih komentar?
  • GODEX — MOKASIH YO......... GETS SPIRIT FOR BENGKO LAND SALAM TOBO KITO
  • trusti — kalau melihat debat di TV One kemaren yang temanya kontroversi iklan PKS, saya justru melihat PKS bukan partai cerdas, dangkal ...
  • eshape — semoga komentar-komentar ini memberikan manfaat bagi kita semua amin
  • Aisyah — Bagi saya PKS adalah Partai Kroninya Soeharto. Suharto dari mulai pengambil alihan kekuasaan sampai akhir ia menjabat tak luput dari kekerasan ...
  • Zihah — semoga Bapak Bupati Sinjai mau melanjutkan pembangunan pelabuhan lare-rea itu hingga benar-benar indah dan bermanfaat bagi warga sinjai maupun para ...
  • m.faisal — waduhh baru gw mau bikin penulisan feature tentang pasar tumpah di bekasi udah ada duluan tapi bener tuh bikin macet kalo ...