You're here: My City Blogging » Gorontalo » Article: Ekonomi Gorontalo Pertumbuhannya Menurun?

Ekonomi Gorontalo Pertumbuhannya Menurun?

Amril Taufik Gobel — September 1, 2008 / 11:08 am

Pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo pada triwulan III 2008 mengalami penurunan dibandingkan triwulan I dan II tahun ini.Demikian diberitakan oleh Gorontalo Post online yang menunjukkan Evaluasi kondisi ekonomi Provinsi Gorontalo yang dilakukan Bank Indonesia Manado Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Gorontalo triwulan awal tahun 2008 mencapai 7,45 persen. Sedangkan pada triwulan III menurun menjadi 6,12 persen. Untuk itu semakin penting upaya menggenjot kinerja Pemprov Gorontalo guna menggenjot pertumbuhan ekonomi lebih baik lagi.

Penurunan kontribusi PDRB yang paling signifikan terjadi pada sektor pertanian. Bila sebelumnya sektor pertanian memberikan kontribusi 7,98 persen namun pada triwulan III mengalami koreksi sebesar -0,57 persen.Pemimpin Bank Indonesia Manado Jeffrey Kairupan ketika ditemui Gorontalo Post disela-sela sosialisasi penempatan Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo, Jumat (29/8) lalu menjelaskan, penurunan capaian PDRB pada triwulan III tahun 2008 ini salah satu faktor mendasar yakni kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Pertumbuhan ekonomi di Provinsi Gorontalo yang semula bagus sekali, kencang sekali diatas 7 persen, maka dengan adanya kenaikan BBM terjadi penyesuaian akibat kenaikan harga. “Sektor pertanian mengalami koreksi pertumbuhan -0,57 persen ini terkait dengan faktor musiman yang bergeser sehingga pola tanam mengalami perubahan. Dimana para petani sebagian baru mulai menanam menjelang triwulan III,” ungkap Jeffrey.

Selain itu, lanjut Jeffrey, faktor distribusi pupuk dan bibit yang mengalami keterlambatan juga mengakibatkan koreksi pertumbuhan pada sektor pertanian. “Sehingganya diharapkan pada triwulan III ini bisa direcovery, karena para petani saat ini sudah mulai menanam,” imbuhnya.

Jeffrey menegaskan, meski saat ini sektor perdagangan, hotel dan restoran mulai tumbuh dan menjadi tumpuan baru, namun sektor pertanian harus tetap menjadi fokus perhatian. Sebab, hampir 80 persen masyarakat Gorontalo bergerak di bidang pertanian. “Pertanian masih menjadi leading sektor pembangunan di daerah ini. Sehingga sektor pertanian harus benar-benar diberi perhatian dan jangan ditinggalkan walaupu sektor jasa, perdagangan, hotel dan restoran sudah mulai tumbuh,” tegasnya.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Citilink Garuda

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • ristianto "cnyo" — saya merupakan penduduk yang lahir,tumbuh dan berkembang di surabaya,memang benar adanya kalau eksisaensi budaya yang ada di sby kini terancam ...
  • » Padang Butuh Waktu 5 Tahun Untuk Pulih ~ Blog Archive ~ Padang (Asia Blogging Network) — [...] Gempa yang melanda Padang beberapa waktu lalu ternyata cukup dahsyat dan merusak. Setidaknya butuh waktu 5 tahun hingga didapat ...
  • Ingrid — Bantuan dari WSI ini akan disalurkan melalui Habitat for Humanity Indonesia, NGO yang memang membangunkan rumah & sekolah bagi korban ...
  • garagara — tetap waspada, sebb kita tidak bs memprediksi kondisi alam. semoga Tuhan tdk memberi cobaan yg lebih berat lg kepada kita.
  • » Rp 200 Miliar Untuk Rekonstruksi Pascagempa ~ Blog Archive ~ Padang (Asia Blogging Network) — [...] Sumbar mengeluarkan dana hingga Rp 200 miliar untuk membantu dana pemulihan dan rekonstruksi pasca gempa dan tanah longsor yang ...
  • hery — thx... untuk info2 nya....
  • hery — hmm..........
  • fajar — smoga memang pilihan yang terbaik
  • fajar — trim's infonya
  • afrizal — Pemilihan Beliau Saya fikir cukup tepat, Karana beliau adalah pekerja yang ulet dan fisioner apalagi beliau telah berhasil meng efisienkan ...