You're here: My City Blogging » Gorontalo » Article: Ketika Maling Membobol Celengan Masjid
Maling ini benar-benar tak punya hati nurani. Sungguh tega “nyolong” kotak amal masjid yang digunakan untuk kepentingan pembangunan mesjid Qurnul Manazil itu juga menjadi sasaran pembobolan maling. Seperti diberitakan oleh situs Gorontalo Post, belum ada yang mengetahui siapa pelaku pembobolan kotak amal masjid tersebut. Lebih ironi lagi, kejadian yang menghebohkan warga Kelurahan Biawu dan Biawao Sabtu (18/10) hingga kini belum dilaporkan ke pihak berwajib. Hal itu kemudian membuat masyarakat setempat semakin resah karena peristiwa pencurian tersebut yang dibiarkan begitu saja tanpa ada upaya hukum. Pengurus masjid Qurnul Manazil Yusuf Agus (28) saat ditemui Gorontalo Post Minggu (19/10) kemarin mengaku, peristiwa pembobolan kotak amal masjid Qurnul Manazil itu diperkirakan terjadi sekitar 13.00 Wita. usai Sholat Dzuhur kotak amal itu terlihat masih berada di depan masjid lantai Dua. Diketahui kotak amal itu sudah terbongkar setelah saksi mata salah seorang anak kecil yang akan melakukan adzan untuk persiapan Sholat Ashar, tiba-tiba melihat kotak amal yang berada ditempatnya sudah hilang. “Lantaran curiga itu anak langsung cari tau celengan kalo so dimana, tiba-tiba dia lia itu celengan so ada di dalam gudang tempat penyimpanan alat-alat mesjid,”Ungkap Yusuf didampingi Amrulah Yusuf (27) yang juga pengurus masjid.
Disinggung soal berapa jumlah isi kotak amal tersebut, Yusuf tidak bisa menyebutkan berapa besar jumlahnya. Alasanya, sejak kotak amal itu di isi bersamaan dengan pembangunan mesjid Qurnul Manazil Tahun 2007, kotak amal yang sengaja dibuat tanpa menggunakan gembok itu belum pernah dibuka sama sekali.
Namun setalah dijarah maling, uang di dalamnnya tinggal disisakan sejumlah Rp 56 Ribu. “Padahal itu uang kami rencanakan untuk pembanguanan lanjutan masjid Qurnul Manazil tahap ke II, ini justru telah dibongkar maling”Terang Yusuf dan mengaku belum melaporkan hal tersebut ke polisi dengan alasan masih menunggu ketua badan takmirul masjid, dalam hal ini orang yang punya wewenang penuh untuk berurusan dengan pihak berwajib.
Sementara itu Ulin warga setempat kepada Gorontalo Post menuturkan, dirinya merasa prihatin dengan adanya kejadian tidak terpuji seperti ini. “Kami juga heran, kenapa sejak sekian lama uang tersebut disimpan di dalam masjid tidak pernah hilang, nanti itu ada peristiwa pencurian,”Tutur Ulin sembari meminta pihak Takmirul mesjid segera melaporkanya ke polisi agar bisa mengungkap siapa pelaku dibalik pembobolan kotak amal masjid tersebut sehingga tidak meresahkan masyarakat
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.