You're here: My City Blogging » Gorontalo » Article: Tak Boleh Ada Kampanye di Rumah PNS

Tak Boleh Ada Kampanye di Rumah PNS

Amril Taufik Gobel — December 24, 2008 / 5:09 am

Langkah tegas akan ditegakkan oleh Inspektorat Pemprov Gorontalo pada abdi negara yang terang-terangan terlibat dalam partai politik atau mendukung salah satu calon peserta Pemilu 2009 mendatang. Termasuk fasilitas negara, baik itu rumah dinas, mobil dinas, atau kantor-kantor pemerintah yang digunakan untuk mengkampanyekan calon legislatif atau partai politik tertentu. Seperti dikutip dari Gorontalo Post online, Sayang hingga kini belum ada satu laporan pun kasus keterlibatan PNS ini ke meja Inspektorat Provinsi Gorontalo. Kepala Inspektorat Provinsi Gorontalo Nurlan Darise usai membuka Rapat Kerja Panwaslu se Gorontalo di Mega Zanur Hotel (22/12) sere, bahkan mengatakan, rumah PNS pun tidak boleh ada kegiatan kampanye, hal itu guna menjaga netralitas abdi negara dalam helatan politik lima tahun ini.

“PNS saja tidak boleh rumahnya ada kegiatan kampanye,” tandas Nurlan ditanya soal tindakan Inspektorat dengan adanya beberapa fasilitas pemerintah semacam mobil dinas yang sengaja ditempel stiker caleg. “Sampai hari ini kita belum ada laporan,” sambungnya.

Inspektorat pun kata Nurlan berharap agar Panwaslu bertindak dengan adanya keterlibatan PNS dalam kampanye, hal itu lanjut Nurlan sebagai bentuk tindakan Panwaslu dalam menegakan aturan pelaksanaan Pemilu. Nurlan yang kemarin, membacakan sambutan Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad mengatakan, dengan adanya temuan, maka Panwaslu segera bertindak dengan laporan itu.

Selama ini, dibeberapa daerah Panwaslu banyak memperlihatkan kinerjanya, kendati memang banyak mendapat kontra dari berbagai pihak, semacam sikap Panwaslu Kabupaten Gorontalo yang mempolisikan dua Lurah Kecamatan Limboto, karena terindikasi mengkampanyekan salah satu calon DPD.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.

  1. j.carconaro-monoarfa

    hallo ibu atau bapak darise,
    saja ini lagi metjari turunan ibu saja di gorontalo.ibu saje namanja m.mononarfa tinggal sekarang di belanda.ibu (nenek) ibu sajá itu namanja darise dulu nikah sama m.m.monoarfa
    mungkin ibu atau bapak darise bisah tulung saja
    tolong di balaskan surat saja ini.memang bukan kommentar tapi tjuma pertanjaan.djangan marah
    salam dari german .j.carbonaro

    February 1st, 2009 at 6:39 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Citilink Garuda

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • ristianto "cnyo" — saya merupakan penduduk yang lahir,tumbuh dan berkembang di surabaya,memang benar adanya kalau eksisaensi budaya yang ada di sby kini terancam ...
  • » Padang Butuh Waktu 5 Tahun Untuk Pulih ~ Blog Archive ~ Padang (Asia Blogging Network) — [...] Gempa yang melanda Padang beberapa waktu lalu ternyata cukup dahsyat dan merusak. Setidaknya butuh waktu 5 tahun hingga didapat ...
  • Ingrid — Bantuan dari WSI ini akan disalurkan melalui Habitat for Humanity Indonesia, NGO yang memang membangunkan rumah & sekolah bagi korban ...
  • garagara — tetap waspada, sebb kita tidak bs memprediksi kondisi alam. semoga Tuhan tdk memberi cobaan yg lebih berat lg kepada kita.
  • » Rp 200 Miliar Untuk Rekonstruksi Pascagempa ~ Blog Archive ~ Padang (Asia Blogging Network) — [...] Sumbar mengeluarkan dana hingga Rp 200 miliar untuk membantu dana pemulihan dan rekonstruksi pasca gempa dan tanah longsor yang ...
  • hery — thx... untuk info2 nya....
  • hery — hmm..........
  • fajar — smoga memang pilihan yang terbaik
  • fajar — trim's infonya
  • afrizal — Pemilihan Beliau Saya fikir cukup tepat, Karana beliau adalah pekerja yang ulet dan fisioner apalagi beliau telah berhasil meng efisienkan ...