You're here: My City Blogging » Gorontalo » Article: Dicanangkan, Gerakan Gorontalo Gemar Membaca (G3M)
Perayaan Sewindu Provinsi Gorontalo yang dilaksanakan secara meriah hari Minggu (8/2) dirangkaikan pula dengan pencanangan G3M atau Gerakan Gorontalo Gemar Membaca. Seperti dikutip dari Gorontalo Post online, G3M adalah sebuah tekad untuk memasyarakat budaya membaca di masyarakat luas. Gerakan ini merupakan kampanye memberantas buta aksara, mengedepankan nilai-nilai ilmu pengetahuan dan menjadikan budaya baca sebagai kebiasaan sehari-hari. Dengan gerakan ini pembangunan sumber daya manusia akan mengalami akselarasi yang pesat. Sosialisasi Gerakan Gorontalo Gemar Membaca ini ditandai dengan pelepasan balon.Kehadiran Katon Bagaskara, yang menjadi Duta Membaca Nasional menjadi ikon menarik selama pelaksanaan perayaan ini. Nama besar penyanyi asal Yogya ini melekat kuat dalam setiap warga Gorontalo. Tak pelak masyarakat menyambutnya dengan antusias. Bahkan dalam rundown kegiatan Katon yang hanya dijadwalkan membawakan 2 lagu terpaksa harus menambah beberapa lagu setelah masyarakat memintanya untuk menyanyi.
Pada kesempatan itu Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad mencanangkan Gerakan Gorontalo Gemar Membaca (G3M) dengan didampingi Wagub Gusnar Ismail, Sekprov Idris Rahim, Ketua Tim PKK Provinsi Gorontalo Hj.Hana Hasana Fadel, Ketua BAPPEDA Prop. Gorontalo Winarni Moenarfa, Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Prop.Gorontalo Hasna Saleh dan Konsultan Minat Baca Nasional Wachyudi Muchsin.
Dalam sambutannya, Gubernur Fadel Muhammad mengharapkan agar aktivitas membaca dapat dijadikan sebagai budaya bagi segenap masyarakat Gorontalo. Dengan membaca dapat membuka cakrawala berfikir serta mengharapkan seluruh pihak bersama mensukseskan program membaca ini. “Walau efeknya baru dirasakam 6-10 tahun kedepan, namun ini merupakan investasi masa depan bagi generasi bangsa yang akan dating,” ujar fadel yang disaksikan ribuan masyarakat yang sudah mengikuti jalan santai sehat.
Fadel juga mengingatkan masyarakat untuk terus melalukan inovasi dalam kerja di bidangnya masing-masing. Menurutnya keberhasilan Gorontalo selama ini bukan atas nama satu dua orang saja, melainkan kerjama bersama seluruh masyarakat Gorontalo. “Keberhasilan ini bukan saja kerja dari Fadel dan Gusnar, ini merupakan keberhasilan bersama seluruh rakyat Gorontalo” kata Fadel yang disambut meriah masyarakat.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
A feed could not be found at http://feeds.feedburner.com/transjogja
Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.
Ruwaidah
Perpustakaan Provinsi Gorontalo yang punya gawe seharusnya meningkatkan kemampuan manajemen perpustakaan agar mampu memecahkan segala permasalahan dan dapat menjawab tantangan yang menjadikan harapan pemakai perpustakaan untuk menumbuhkan profesionalisme dan budaya baca.
Jangan hanya seremonialnya tampa inplementasi di lapangan. Sebaiknya Perpus provinsi mengembangkan arah baru kebijakan dengan mengadaptasikan pendekatan pola pikir interkoniksitas utamanya dengan kab/kota sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap koleksi pustaka dan informasi. Perpus provinsi juga perlu menyempurnakan pengembangan dan pemanfaatan fasilitas peralatan,koleksi dan sistem informasi.
Kita sudah memiliki regulasi UU No 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan.dimana pendanaan perpustakaan termasuk dalam bagian angggaran pendidikan.
Namun pada kenyataannya kab/kota belum mendapat sentuhan dari Prov khusunya dalam melaksanakan serta mendukung program perpus.
Kegiatan promosi gemar membaca Tahun 2008 juga telah dilaksanakan oleh perpus Prov.dengan mendatangkan Duta Baca TantowiYahya tentunya dananya tidak kecil. Bapak Gubernur pada acara tersebut mengatakaan akan memajukan perpustakaan. (Kita bikin perpustakaan yang lebih bagus)… Dan G3M menurut saya adalah kegiatan yang sama hanya ganti kesing di awal tahun 2009. dan tentunya dananya tidak kecil.
Mana imlementasinya ? kami menunggu siap mendukung.
Selamat HUT Prov Gorontalo
February 12th, 2009 at 8:06 am
Pak Guru
Saya pikir, lain waktu coba bpk/ibu Anggota Dewan baik di Dekab maupun Deprov Gorontalo kalo mo studi banding, datanglah ke Jogjakarta..
Kenapa sampe Tukang Becak saja gemar membaca, ada apa dengan para Pedagang Kaki Lima (PK-5) di Malioboro koq lancar berbahasa inggris..?
memang tidak mudah menggiatkan Gerakan Gorontalo Gemar Membaca (G3M) ini, perlu kemauan kita bersama.
Pemerintah harus ada ke_MAU_an dan masyarakat juga mestinya punya ke_INGIN_nan seperti itu.
February 27th, 2009 at 10:56 am