You're here: My City Blogging » Gorontalo » Article: Diekspor, Jagung Makassar “Made In” Gorontalo

Diekspor, Jagung Makassar “Made In” Gorontalo

Amril Taufik Gobel — February 20, 2009 / 11:21 pm

Jagung hasil produk Gorontalo akhirnya kembali “unjuk gigi”. Seperti diberitakan oleh Gorontalo Post online, Keberhasilan Provinsi Gorontalo memasarkan komoditi jagung ke pasar internasional semakin menarik minat daerah luar untuk menjalin kerjasama. Tidak hanya pengembangan produksi saja, melainkan juga dalam kegiatan ekspor. Salah satunya datang dari Provinsi Sulawesi Selatan yang melakukan ekspor jagung ke Filipina, Kamis (19/9).Menariknya, eskpor jagung yang dilakukan oleh Sulawesi Selatan itu memakai label Gorontalo. Dimana proses pengapalan jagung di Pelabuhan Makassar itu disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Drs.Idris Rahim,MM didampingi Inspektor Nurlan Darise dan Kepala Biro Umum Humas Setda Provinsi Gorontalo Alvons Usman.

Lantas mengapa menggunakan label Gorontalo ?. “Karena beberapa negara jiran seperti Malaysia dan Filipina sampai saat ini hanya mengakui Gorontalo sebagai daerah impor jagung ke negaranya. Keputusan ini sudah disampaikan langsung pemerintah dan pengusaha dari negara tersebut ke gubernur yang juga Ketua Dewan Jagung Nasional (DJN),” tegas Staf Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Gorontalo, Jassin Mohamad SE MPA.

Pria yang getol mengurusi ekpsor jagung Gorontalo itu mengungkapkan, proses pengapalan jagung k masing-masing sebanya1800 ton dengan menggunakan 3 buah kapal turut disaksikan Dirut PT Mitra Mandiri Agri Makmur (MMAM) Amen Surya sebagai eksportir jagung asal Gorontalo serta buyer Dano Agri Farm Supply Cotabatu City Filipina Reklin Lucernas.

“PT MMAM yang melakukan ekspor tersebut karena memang yang dikenal oleh Malaysia dan Filipina dan merupakan orang Gorontalo. Banyak kontrak yang sudah dilakukan PT MMAM dengan pihak Malaysia dan Filipina, tapi berhubung stok jagung lokal terbatas dan belum musim panen, maka PT MMAM menawarkan untuk membeli jagung dari Makassar dengan jaminan kualitas yang sama dengan jagung Gorontalo,” tutur Jassin.

Sehingga, lanjut Jassin, dengan alasan itu dan aspirasi petani jagung Sulsel yang disampaikan langsung kepada Gubernur Gorontalo yang juga Ketua Umum Dewan Jagung Nasional (DJN), maka pihak DJN langsung melakukan terobosan dengan meminta pihak eksportir Gorontalo segera membeli jagung dari Makassar dan langsung mengeksport-nya ke Filipina. “Pak Gubernur yang meminta Hans sebagai Presdir dari PT MMAM.”

Sementara Sekda Idris Rahim sendiri mengaku puas dengan apa yang sedang dilakukan PT MMAM yang berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Gorontalo. “Sebagai provinsi jagung kita memang harus terus membuat terobosan dan menjaga kepercayaan negara-negara tujuan ekspor untuk memenuhi permintaannya. Kita siap membeli jagung dari daerah manapun, termasuk dari Jawa Timur dan Lampung untuk diekspor ke Filipina maupun Malaysia,” ungkap Sekda Idris Rahim.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Citilink Garuda

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT