You're here: My City Blogging » Jakarta » Article: Bepergian di Jakarta via Waterway
Alhamdulilah kini bertambah satu lagi media transportasi di Jakarta, yaitu waterway.
Uji coba angkutan air (waterway) dengan rute Karet-Manggarai oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah dilakukan pekan lalu. Rute ini dipilih juga karena melalui titik strategis di Jakarta. Ada tiga halte di sepanjang jalur ini, yaitu Dukuh Atas, Tanah Abang, dan Manggarai. Total ada empat buah kapal dengan kapasitas angkut sebanyak 24 orang.
Dari uji coba tersebut kemudian juga jadi diketahui bahwa sampah menjadi salah satu potensi masalah. Banyaknya sampah di sepanjang jalur waterway sering menghalangi laju kapal.
Mudah-mudahan pada saat diresmikan semua masalahnya telah selesai, dan kita dapat menikmati satu lagi fasilitas transportasi publik yang nyaman dan terjangkau biayanya.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi Ada 6 komentar untuk artikel ini.
legawa
Apakah Waterway layak disebut sebagai alternatif moda transportasi di Jakarta atau lebih sebagai sarana rekreasi bagi keluarga.
Sebagai mainan baru bagi Pemda dan masyarakat, tentu saja tidak ada salahnya, tetapi apabila ditetapkan sebagai alternatif moda transportasi tentu .. perlu kajian lebih lanjut.
June 17th, 2007 at 4:24 pm
ricky Bhama
WATERWAY TRANSPORTASI AIR YANG BAGUS
TEROBOSAN BARU DARI DISHUB DAN PEMDA
KEBERANIAN MEREKA PERLU DI ACUNGI JEMPOL
NAMUN HARUS BANYAK YANG DIBENAHI DARI WATERWAY.SUPAYA TIDAK TERKESAN BURU-BURU
TOLONG SARANA DAN PRASARANA YANG MENUNJANG BAGI WATERWAY DI MAKSIMALKAN
DEBIT AIR CONTOH NYA
KEMARIN SAYA 2 KALI MENUNGGU WATERWAY BEROPRASI TAPI AGAK SEDIKIT KECEWA KARENA DEBIT AIR TIDAK CUKUP UNTUK JALANNYA WATERWAY
KOK BISA YA…???
APA TIDAK DIPIKIRKAN BIBIT BEBET BOBOTNYA…???
June 24th, 2007 at 6:13 pm
Sakti Lyikkeha
ternyata ketika peresmianpun, tidak hanya masalah sampah yang menjadi momok di adalam kenyamanannya.
Tetapi warna coklat dan bau dari air itu sendiri, terutama di dekat pembuangan limbah landmark.
uggghhhhh…..
Bahkan sempat terlihat Bapak Gubernur sendiri, mengerutkan dahi ketika keluar dari kapal transportasi yang ada.
Apakah Bapak juga menahan baunya????
we never know????
Mungkin memang butuh waktu yang cukup lama untuk kita dapat menikmati Waterway seperti negara2 tetangga kita.
June 25th, 2007 at 11:21 pm
Jennie
Saya belum bisa bayangkan seperti apa waterway itu ya.
July 9th, 2007 at 1:38 pm
harry
@Jennie - waterway itu kira-kiranya ya hanya kapal kecil yang mengarungi sungai-sungai di Jakarta. Maunya sih seperti Venisia mungkin ya, tapi kenyatannya jelas beda jauh — air yang surut ketika kemarau panjang, sampah & kotoran yang menghalangi dimana-mana, dan berbagai masalah lainnya.
Anyway, kalau semua masalah ini bisa diatasi, maka ini jelas akan menjadi alternatif yang sangat menyenangkan, dibandingkan melalui jalan raya yang sudah sangat padat.
July 10th, 2007 at 1:15 pm
Jennie
Oh begitu? Baru saya bayangkan, kayaknya sudah tidak mau saya bayangkan lagi. Dulu sekali zaman saya masih kecil ada perahu getek buat menyeberangi sungai Ciliwung. :) It was so funny recalling that.
July 10th, 2007 at 2:44 pm