← Kembali ke halaman depan

Nyoblos. Mau?

Pilkada

 

Saya tidak ikut nyoblos Pilkada DKI. Alasannya? Simply karena tidak sempat mendaftar dan tidak merasa didaftarkan hehe :p Kehilangan hak pilih untuk Pilkada DKI ini kayaknya tidak membuat saya merasa rugi. Dan mungkin anggapan saya juga sama  dengan ribuan warga Jakarta lainnya yang tidak nyoblos. Mereka lebih memilih memanfaatkan libur di tengah weekdays ini untuk jalan-jalan ke Mal, belanja, makan, bercengkrama dengan keluarga, dari pada menentukan pilihan masa depan Jakarta :p

 

Loh kok kamu tau Lie kalo mereka gak nyoblos? Ya gampang… wong, di jari mereka gak ada ’souvenir’ tinta tanda sudah nyoblos-nya…

 

Kabarnya saat tulisan ini diturunkan, pemenangnya dah ketauan ya… dah sesuai belum dengan aspirasi Anda? :)

Ikuti diskusi Ada 4 komentar untuk artikel ini.

  1. AG. Syam

    Menurut Quick Count Kompas Fauzi unggul dengan 57,76 % suara dan Adang 42,24% suara. Dari hasil ini ada sesuatu yang menarik yang dapat kita diamati, yaitu KEMENANGAN FAUZI adalah KEMENANGAN PKS di Jakarta. 57,76% suara Fauzi adalah hasil dari pemilih yang berasal dari simpatisan partai anggota Koalisi Jakarta. Sedangkan suara yang didapat Adang Dani sangat mungkin datang dari sebagian besar simpatisan PKS. Karena ini kemenagan ini perlu diwaspadai oleh Koalisi Jakarta dalam menghadapi Pemilu nanti.

    August 9th, 2007 at 11:30 am

  2. kriswisman

    wah enak sekali tidak terdaftar. karena tidak punya beban kalo kita salah memilih. atau lebih tepatnya kita jadi orang yang adil? coblos sikumis atau satunya?
    tentunya dengan hasil apapun pemimpin yang baik harus bisa menjadi pemimpin yang baik dan amanah, jangan bisanya menghabiskan uang demi keuntungan pihak - pihak tertentu dan yang kalahpun harus jumawa untuk bisa membantu yang menang. (itu juga kalo yang menang mau dibantu). sehingga semua masalah ada solusinya.
    Selamat bertugas pak Kumis.

    August 12th, 2007 at 6:53 pm

  3. dezig

    yah sayang banget.. nanti suaramu dipake sama oknum loh..

    August 14th, 2007 at 3:15 pm

  4. Taufan

    Nyoblos? Mau dong, tapi sayang nama nggak ada dalam daftar. Setelah dicek, ternyata keluarga besar juga tidak ada yang didaftar. Benar2 dahsyat deh. Mertua yang dah hidup 40 tahun dan mantan RT, bisa-bisanya gak masuk DPT.
    PILKADA DKI ini bener-bener contoh buruk PILKADA seluruh Indonesia. Atau memang ada kesengajaan tentang semrawutnya DPT? Kok ribut-ribu DPT pasti kejadiannya di PILKADA, kok nggak di PILPRES atau Pemilu Partai?

    Pilkada Banten, PILKADA Depok, sekarang PILKADA DKI….

    August 15th, 2007 at 2:47 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Our channels and feeds

  • Business Channel (7 blogs)
  • City Channel (26 blogs)
  • Film Channel (10 blogs)
  • Health Channel (6 blogs)
  • Sport Channel (6 blogs)
  • Media Channel (6 blogs)
  • Lifestyle Channel (4 blogs)
  • Hobby Channel (4 blogs)
  • Science Channel (8 blogs)
  • Music Channel (3 blogs)
  • Tech Channel (10 blogs)
  • Tips Channel (4 blogs)
  • Travel Channel (9 blogs)
  • Writing Channel (5 blogs)