You're here: My City Blogging » Jakarta » Article: Bila KPK “Beraksi” di JICT Tanjung Priok

Bila KPK “Beraksi” di JICT Tanjung Priok

Amril Taufik Gobel — August 11, 2008 / 6:43 am

Sebuah langkah terobosan yang patut diacungi jempol yang baru saja dilakukan oleh Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (JICT), Aliansi Pekerja Pelabuhan Indonesia (APPI) dan Serikat Buruh Transportasi Perjuangan Indonesia (SBTPI). Sesuai berita di Harian Pos Kota online, Mereka melakukan MoU (nota kesepahaman bersama) dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberantas pungutan liar (Pungli) di terminal petikemas JICT.

Bahkan pekerja JICT telah menyiapkan posko pengaduan antipungli di pintu masuk dan keluar terminal tersebut. Hasil pengaduan tersebut nantinya akan diteruskan kepada KPK.

“Kami akan menindaklanjuti jika ada pengaduan di pelabuhan meskipun dalam Undang-Undang kami hanya menangani tindak korupsi diatas Rp1 milliar, tetapi pungli di pelabuhan juga merupakan akar masalah yang mesti dibenahi,” ujar Eko Soesanto anggota KPK saat menghadiri peresmian posko tersebut. Direktur Operasi JICT, Wisnu Pranoto, dan manajemen pelabuhan sepakat sama-sama memerangi pungli di areal Pelabuhan Tanjung Priok yang merupakan salah satu penyebab ekonomi biaya tinggi.

Ketua Serikat Pekerja PT JICT, Hazris Malsyah, mengatakan selain posko juga telah disiapkan 42 personel satuan tugas (satgas) antipungli yang akan bersiaga 24 jam secara bergantian. “Satgas tersebut akan memantau setiap aktivitas di pelabuhan,” ujarnya.

Hazris mengatakan terhadap petugas pelabuhan ataupun karyawan JICT yang terbukti melakukan pungli kepada pengguna jasa kepelabuhanan, akan dipecat oleh manajemen JICT. “SP juga tidak akan membela anggotanya yang terbukti melakukan pelanggaran,”ujar dia.

ANTREAN PANJANG Pasca penandatanganan MoU, pemeriksaan dokumen dan barang di Pelabuhan Priok semakin diperketat. Tim dari Bea dan Cukai yang mengetahui KPK turun lagi ke Priok langsung memeriksa satu persatu kontainer sampai tuntas, mereka tidak ingin kecolongan lagi.

Akibatnya, sejak Sabtu pagi hingga Minggu siang kemarin antrean trailer di Pelabuhan Tanjung Priok mengular sepanjang 3 km sampai ke Jl. Cacing dan Jalan Yos Sudaso depan Kelapa Gading hinggga Jl. RE Martadinata.

Salut untuk “aksi” konstruktif ini! Semoga Pungli yang kerap terjadi disana dapat diberantas!

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 3 komentar untuk artikel ini.

  1. Orang Kere

    Masyarakat tentu setuju jika ini dilakukan tapi pemberitaan media tidak pernah berimbang dan sesuai fakta dilapangan, dipelabuhan orang cuma mengenal bea cukai. padahal peranan bea cukai cuma sedikit yaitu di pintu masuk dan pintu keluar. berita kalo bea cukai memeriksa satu per satu kontainer dan menyebabkan antrean panjang itu tidak benar, fakta dilapangan adalah : operator alat berat yang natabene adalah karyawan JICT tidak bekerja optimal hingga menyebabkan stagnasi di pelabuhan. ingat! dipelabuhan hampir tidak ada celah untuk tidak melakukan pungli jadi pasti banyak kepentingan dan usaha untuk menggagalkan program ini salah satunya mengkambing-hitamkan bea cukai yang citranya sudah terlanjur rusak di mata masyarakat.

    August 12th, 2008 at 11:34 am

  2. kustomy

    ingat! prosedur pengeluaran barang di JICT melibatkan beberapa petugas bukan hanya petugas bea cukai. padahal kalau dilihat di lapangan penumpukan petikemas JICT petugas bea cukai hanya di bagian pintu. lihatlah dengan seksama, jika truk yg akan membawa kontainer keluar ketika masuk mereka harus menunjukkan dokumen dulu ke pihak JICT untuk mendapatkan nomor antrian (petugas JICT memastikan bahwa truck tersebut akan membawa kontainer dgn melampirkan dokumen pengeluaran yg telah diotorisasi oleh pihak bea cukai), lalu truck itu masuk menunggu kontainer yg akan dimuat diambil dengan alat berat (tango), dari sini supir truck agak kewalahan karena sebelum ada posko antipungli operator yg menjalankan alat tersebut dapat dibayar agar bisa mendahulukan kontainer yg dimaksud dengan cara supir memberi uang kepada asisten operator yg berada dibawah (karena operator berada di bagian atas tanggo-ketinggian aprrox 50m). assisten operator (OA) inilah yg akan mengkontak operator untuk bergerak dari blok satu ke blok yg lainnya untuk mencari kontainer yg dimaksud. setelah ada posko antipungli ritual pemberian uang ini dihindari oleh supir, sehingga mereka harus benar-benar antri, dan celakanya lagi tango yg tersedia terbatas dan harus melayani baik untuk barang yg mau keluar (impor) maupun yg baru masuk untuk dimuat ke kapal (ekspor). dengan sangat terpaksa antrian panjang tidak bisa dihindari, di dalam lapangan truck nunggu untuk antri muat kontainer, sedangkan truck yg mau masuk ketahan dipintu karena didalam sudah terjadi penumpukkan antrian, dan truck yg mau keluar kehalang oleh baik truck yg didalam maupun diluar lapangan, ditambah di depan pintu keluar pihak JICT sedang melakukan perbaikan gorong2 yang memaksa pintu gerbang tidak dibuka keseluruhan sehingga terjadi bottle neck. proses selanjutnya setelah truck memuat kontainer adalah antri di pintu untuk dicek kebenaran fisik kontainer dengan dokumen. disini bisa dilihat bahwa sebelum ada posko antipungli, security JICT melakukan kegiatan check fisik dengan berjalan kaki menelusuri antrian truck untuk kemudian menuliskan dilembaran hasil checker berupa nomor kontainer yg dibawa oleh truck masing2. selama ini para security sanggup melakukan kegiatan pengecekan dengan berjalan kaki dari depan pintu keluar sampai ke ujung antrian truck hanya untuk mengharapkan ada kutipan uang yang diberi oleh supir, dan setelah ada posko antipungli mereka hanya berdiri di depan pintu keluar, dampaknya truck harus antri. kegiatan selanjutnya, setelah mendapatkan lembaran hasil checker supir membawa truck kontainernya menuju pintu keluar bea cukai dengan menunjukkan dokumen pengeluaran. disini petugas bea cukai akan memeriksa fisik kontainer dengan dokumen yang ada, jika kedapatan sesuai kontainer setuju dikeluarkan dengan membubuhkan tandatangan ke dokumen tersebut dan memasukkan nomor kontainer ke aplikasi komputer (untuk PIB), namun jika kedapatan fisik dengan dokumen tidak sesuai atau dokumennya tidak ada maka dengan terpaksa kontainer tidak diperbolehkan untuk dikeluarkan dan harus dibawa masuk kembali. dengan asumsi fisik kontainer sesuai dengan dokumen kegiatan pengeluaran dari pintu bea cukai tidak membutuhkan waktu yang lama tidak lebih dari satu menit. kegiatan berikutnya membawa kontainer ke pintu JICT, disini petugas pintu JICT akan memeriksa fisik, dokumen pengeluaran dari bea cukai dan SP2 (surat penyerahan petikemas/tila) dan kemudian memasukan ke aplikasi komputer, setelah itu kontainer boleh keluar namum sebelum keluar di pintu gerbang truck terlebih dahulu diperiksa oleh security JICT. lihatlah dengan seksama berapa pos kegiatan yang harus dilalui truck untuk mengeluarkan kontainer, pihak bea cukai hanya terlibat dalam satu pos kegiatan saja. itu hanya gambaran sederhana saja, belum digambarkan birokrasi di JICT yang terkesan cari aman untuk mengeluarkan satu kontainer….cerita nanti berlanjut ya

    September 12th, 2008 at 6:29 am

  3. tisna

    salut wat serikat pakerja transportasi terutama wat SBTPI,
    awasi trus dan jangan pandang bulu terutama pihak kp3 & kplp tj priuk yang berjaga di tiap pintu masuk juga harus diawasi karena tidak lepas dari pungli.
    maju trus pantang mundur

    October 22nd, 2008 at 10:26 am

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • awis.wisnedi — Salam kenal boss.. Mf terlambat bergabung ama forum ASIABLOGGING kebetulan saya juga warga JABABEKA Cikarang.Menurut saya Prospek usaha disini ...
  • ale-silver — yg saya tahu di rawa bening jatinegara jakarta timur perak murni di jual di kisaran 4400. kalau ada yang mau ...
  • trusti — R "Rencana pengampunan dan penghentian penyidikan atas kasus mantan Presiden Soeharto jelas mencederai rasa keadilan masyarakat dan melanggar prinsip equality in ...
  • eshape — Wah aku gak nonton tuh. Ada penonton lain yang mau ngasih komentar?
  • GODEX — MOKASIH YO......... GETS SPIRIT FOR BENGKO LAND SALAM TOBO KITO
  • trusti — kalau melihat debat di TV One kemaren yang temanya kontroversi iklan PKS, saya justru melihat PKS bukan partai cerdas, dangkal ...
  • eshape — semoga komentar-komentar ini memberikan manfaat bagi kita semua amin
  • Aisyah — Bagi saya PKS adalah Partai Kroninya Soeharto. Suharto dari mulai pengambil alihan kekuasaan sampai akhir ia menjabat tak luput dari kekerasan ...
  • Zihah — semoga Bapak Bupati Sinjai mau melanjutkan pembangunan pelabuhan lare-rea itu hingga benar-benar indah dan bermanfaat bagi warga sinjai maupun para ...
  • m.faisal — waduhh baru gw mau bikin penulisan feature tentang pasar tumpah di bekasi udah ada duluan tapi bener tuh bikin macet kalo ...