You're here: My City Blogging » Jakarta » Article: Honor Pengurus RT/RW “Disunat” Bila Warga Tak Pasang Bendera
Pengurus RT/RW di wilayah Jakarta mesti secara intens menghimbau warganya untuk memasang bendera menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 63. Jika tidak?. Fatal ancamannya, honornya diancam bakal dipotong!. Seperti dikutip dari harian Pos Kota online, Pelaksana harian (Plh) Walikota Jakarta Selatan. Budiman Simarmata, meminta semua pengurus RT dan RW seluruh kelurahan memberikan surat pemberitahuan maupun instruksi agar warga, perkantoran, tempat usaha dan lainnya memasang bendera. Kalau perlu ada sanksi ke pengurus yang bersangkutan untuk honornya dipotong.
“Sanksi tegas memang tak ada tapi sanksi moral kalau perlu dilakukan bila masih ada gedung perkantoran atau tempat usaha serta warga yang tak memasang bendera menyambut HUT ke 63 Kemerdekaan RI,” kata Budiman, didampingi Kabag Humas Ahmad Sotar Harahap, Kamis (14/8). Saksi moral mungkin yang lebih tepat jika tepat tanggal 17 Agusutus 2008 mendatang masih ada gedung perkantoran, tempat usaha atau restoran yang tak memasang bendera. “Kalau perlu semua lurah mengingatkan seluruh pengurus RT dan RW agar warganya memasang bendera merah putih jika masih ada yang tidak memasang bisa diberikan sanksi pemotongan honor pengurus,” tambahnya.
Tindakan tegas berupa moral kepada warga, pemilik atau pengusaha yang berada di wilayah Jaksel jika tak memasang bendera kebangsaan, didukung Ketua RW 01 Melawai, Nirzaman. “Jelas itu perlu dilakukan untuk menghargai jasa pahlawan yang sudah berjuang untuk kemerdekaan ini,” katanya.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.
agung
mo tanya soal honor pengurus RT, berapa ya ?
September 18th, 2008 at 12:29 pm
desma
ada yg bilang,”ditulis dikoran: honornya Rp.400.000,- ditambah biaya operasional Rp.500.000,- total Rp.900.000,-/bulan, diterimakan ke pengurus RT per 5 bulan sekali”. Tapi kata orang yang jadi kurir ngambilnya selama ini: “ga segitu tapi cuma Rp.300.000,- doang perbulan, itu juga hanya untuk operasional RT aja. kalo yang lebih dari itu minta aja sama korannya”, begitu …
October 29th, 2008 at 1:49 pm