You're here: My City Blogging » Jakarta » Article: Mau “Ngabuburit”? Ke Lapangan Banteng aja!
Lapangan Banteng akan disulap menjadi pusat perbelanjaan dan jajanan berbuka puasa atau “ngabuburit”selama bulan ramadhan nanti. Seperti diuraikan oleh Berita Jakarta dot com, Berbagai kebutuhan lebaran mulai dari pakaian muslim hingga sembako tersedia. Bukan hanya itu, kegiatan yang dikemas dalam acara Festival Ramadhan 2008 juga akan menghadirkan sejumlah kesenian dan kebudayaan tradisional yang ada di Jakarta. Diantaranya, musik marawis, tanjidor, gambang kromong, dan sejumlah kesenian lainnya.
Tidak hanya kebutuhan makanan dan pakaian yang disiapkan, berbagai perlombaan juga bakal memeriahkan acara yang kali pertama digelar di Taman Lapangan Banteng. Misalnya, lomba adzan, marawis, bedug, dan lomba busana muslim. Pokoknya, sepanjang bulan puasa kawasan taman itu akan menjadi pusat ngabuburit yang paling menarik untuk dikunjungi. Alapagi hampir semua makanan khas dari berbagai daerah disediakan di sana. Rencananya, kegiatan yang dikemas dengan tujuan untuk menghidupkan dan meningkatkan perekonomian para pedagang kecil ini, sekaligus menjadi ajang silaturrahmi. Festival Ramadhan ini akan dibuka 1 September mendatang selama sebulan penuh mulai pukul 04.00-22.00 WIB.
Walikota Jakarta Pusat, Sylviana Murni, menegaskan, festival ini bakal dikemas lebih merakyat sesuai yang diharapkan gubernur. “Gubernur mengharapkan kegiatannya lebih bermasyarakat sesuai yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya kepada beritajakarta.com, Kamis (21/8). Meski demikian, kata dia, pihaknya tetap ingin Lapangan Banteng yang saat ini digunakan sebagai ajang perhelatan flora dan fauna (flona) tetap sesuai fungsinya sebagai taman.
Mantan Kadis Dikdas itu mengatakan, kegiatan yang kali pertama digelar di Lapangan Banteng itu bertujuan untuk menghidupkan dan meningkatkan taraf pedagang kecil yang sekaligus sebagai ajang silaturahmi di bulan puasa. “Usai sholat tarawih di Masjid Istiqlal, masyarakat bisa bersilaturahmi di sana. Kita jadikan Lapangan Banteng sebagai pusat ngabuburit,” katanya.
Selain pedagang kecil, festival ini juga bakal diikuti oleh seluruh jajaran di lingkungan Pemkot Jakpus. Bahkan untuk menyemarakkan, digandeng pihak swasta. “Pokoknya Festival Ramadhan ini akan berlangsung meriah. Selain diikuti oleh seluruh unit-unit yang ada di Jakarta Pusat juga diramaikan swasta,” lanjutnya.
Meski Lapangan Banteng selama Ramadhan disulap jadi tempat Festival, namun fungsi RTH (Ruang Terbuka Hijau) akan tetap dipertahakan. Karenanya ia meminta pada seluruh peserta festival agar tetap menjaga kebersihan lingkungan. Yang terpenting lagi adalah, tidak merusak lingkungan yang ada di sekitarnya. “Jadi silakan saja yang mau ikut dalam Festival Ramadhan. Kita memberikan pintu yang lebar untuk calon peserta festival ,” ujar mantan none Jakarta ini.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
yudie
salam hormat..
cuma mau tanya, kalau mau berfartisipasi dalam acara di lap banteng kira2 peryaratannya apa ya..?
kita ada band yang membawakan lagu2 religi.
kami tunggu balasannya ke e-mail kami.
September 2nd, 2008 at 8:53 am