You're here: My City Blogging » Jakarta » Article: 93.370 Orang Pemilih Tambahan di Jakarta
Jumlah pemilih tambahan di Jakarta kian bertambah. Seperti disampaikan oleh situs Berita Jakarta online, Setelah sosialisasi dengan menyebar daftar pemilih sementara di sejumlah kantor kelurahan berakhir, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta, Kamis (16/10) menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2009 sebanyak 7.017.080 orang. Sebelumnya dalam daftar pemilih sementara hanya ada 6.923.710 orang, artinya ada pemilih tambahan di Jakarta sebanyak 93.370 pemilih. Pertambahan jumlah pemilih tetap ini berdasarkan pendaftaran yang dilakukan masyarakat setelah diumumkan daftar pemilih sementara di kelurahan.
Jumlah DPT ini tersebar untuk seluruh Jakarta. Rinciannya, Jakarta Barat 1.510.156 orang, Jakarta Selatan (1.427.242), Jakarta Timur (1.828.994), Jakarta Utara (1.114.456), Jakarta Pusat (720.854), dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu (16.278). Ketentuan jumlah DPT ini menjadi dasar KPU untuk menyiapkan logistik pada pemilu mendatang. “Setelah ditetapkan daftar pemilih tetap, tidak adalagi tambahan pemilih ke KPU atau TPS setempat,” kata Juri Ardiantoro, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta di kantornya, Jl Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, Kamis (16/10). Dikatakannya, jumlah DPT ini menjadi dasar untuk merancang berbagai kebutuhan termasuk kebutuhan petugas di lapangan dan logistik. Selain itu DPT ini juga berkaitan dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS).
Pengambilan data Pemilu 2009, jelas Juri, berbeda dengan pengambilan data Pemilu 2004 dan Pilkada DKI Jakarta 2007 lalu. Jika Pemilu 2004 dan Pilkada 2007 berasal dari proyek Pendaftaran Penduduk dan Pendataan Pemilih Berkelanjutan (P4B). Namun pada Pemilu 2009 diperoleh dari sensus yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) melalui program sistem pendataan penduduk (Simduk).
Seiring dengan bertambahnya jumlah usia penduduk yang memasuki 17 tahun, dan adanya jumlah pensiunan TNI dan Polri. KPU DKI membuka layanan SMS untuk mengetahui status pemilih apakah terdaftar atau tidak. Dnegan diumumkannya DPT ini, KPU DKI berharap tidak ada permasalahan di kemudian hari.
Juri mengakui pihaknya mengalami kesulitan dalam melakukan proses penetapan daftar pemilih. “Kesulitan yang kita miliki adalah pergeseran penduduk,” tegasnya. Ia mencontohkan saat Lebaran, gencarnya pembangunan dan penggusuran sehingga ada beberapa perkampungan hilang. Tapi trend-nya naik, karena tambah kurang di sejumlah tempat.
Sementara jumlah tempat pemungutan suara (TPS) justru sebaliknya dari 17.161 TPS rencana sebelumnya turun menjadi 16.991 dengan jumlah anggota KPPS sebanyak 118.937 orang. Setiap TPS akan dijaga tujuh orang petugas dan jumlah pemilih di tiap TPS maksimal 500 orang.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
A feed could not be found at http://feeds.feedburner.com/transjogja
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.