You're here: My City Blogging » Jakarta » Article: Disiagakan 6.200 Balakar, Antisipasi Kebakaran
Ini adalah sebuah langkah antisipasi yang simpatik untuk mengantisipasi bencana kebakaran di musim kemarau. Seperti dikutip dari Berita Jakarta online, Menjelang musim kemarau, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk waspada. Damkar dan PB DKI sendiri sudah menyiapkan 6.200 anggota bantuan pelaksana harian pemadam kebakaran (Balakar) untuk membantu proses pemadaman. Untuk menjangkau kebakaran digedung bertingkat, Damkar dan PB bakal menambah dua unit mobil snorkel yang memiliki tangga hingga 55 meter.Damkar dan PB DKI pantas mengingatkan karena memasuki musim kemarau, ancaman kebakaran di DKI akan lebih tinggi. Karena, semua benda atau barang akan mengalami kekeringan sehingga mudah terbakar. Tiupan angin juga lebih kuat sehingga mempercapat meluasnya api. Karenanya seluruh warga, utamanya yang tinggal di pemukiman kumuh dan miskin untuk meningkatkan kewaspadaan.
Kepala Dinas Damkar dan PB DKI, Paimin Napitupulu, mengingatkan, pada musim kemarau bahaya kebakaran akan meningkat. Makanya warga diminta agar tidak sembrono dalam menyambung kabel listrik. “Kewaspadaan harus ditingkatkan karena pada dasarnya masalah kebakaran, kembali pada individu masing-masing. Kalau waspada maka dapat mencegah terjadinya kebakaran,” katanya, Jumat (3/4).
Dalam catatan Dinas Damkar dan PB, sejak Januari-3 Maret 2009, tercatat ada 164 kasus kebakaran dengan jumlah korban meninggal 15 orang dan luka-luka 11 orang. Dari 164 kasus tersebut, masing-masing terjadi di Jakarta Pusat 31 kasus, Jakarta Utara (27), Jakarta Barat (39), Jakarta Selatan (38), dan Jakarta Timur (29). Terakhir kebakaran terjadi di sebuah toko meubel di Fatmawati, Jakarta Selatan pada Jumat (3/3) dinihari tadi. Dari kejadian tersebut sedikitnya tiga orang tewas.
Untuk daerah yang rawan kebakaran masih didominasi di lingkungan kumuh. Saat ini terdapat 53 daerah kumuh yang rawan kebakaran tersebar di lima wilayah, diantaranya di Jakarta Pusat terdapat Tanah Tinggi, Galur, dan Kebon Kosong (Joharbaru). Kemudian di Jakarta Utara, di Kamal Muara dan Penjaringan. Sedangkan di Jakarta Barat antara lain di Krendeng, Tambora, Kapuk, dan Cengkareng. Di Jakarta Selatan terdapat di Mampang Prapatan, dan Pesanggarahan. Kemudian di Jakarta Timur terdapat di Pulogadung, Jatinegara Kaum, dan Makasar.
Kabid Pencegahan Kebakaran Dinas Damkar dan PB DKI, HP Butar Butar menjelaskan, untuk mengantisipasi kebakaran di lingkungan padat sudah menyiapkan ribuan balakar. Seluruh anggota balakar berjumah 6.200 orang ini dibagi menjadi 124 kelompok sistem ketahanan kebakaran lingkungan (SKKL). Mereka diberikan materi cara penanggulangan kebakaran serta dibekali alat ringan pemadam api berupa tabung pemadam berukuran enam kilogram.
Disamping bahaya kebakaran di lingkungan kumuh, Dinas Damkar dan PB DKI juga mengingatkan pemilik gedung bertingkat untuk melengkapi bangunannya dengan standar pemadaman. Karena dari sekitar 1.100 bangunan menengah dan tinggi, 15 persen diantaranya kurang mendapat perawatan dan rawan kebakaran. “Kami telah memberikan peringatan keras kepada seluruh bangunan tinggi yang tidak melakukan perawatan. Jika tidak digubris, gedung tersebut akan disegel,” ancamnya.
Untuk menangani kasus kebakaran di gedung tinggi, Damkar dan PB DKI masih terkendala peralatan. Karena saat ini baru terdapat dua unit mobil tangga pemadam setinggi 42 meter dan satu unit mobil tangga 36 meter di lima wilayah ibukota serta tiga mobil snorkel. “Idealnya satu wilayah kota itu memiliki satu mobil snorkel dan satu unit lagi siaga di kantor Dinas. Makanya tahun ini akan kita anggarkan lagi dua unit mobil snorkel,” katanya.
Sementara, terkait dengan hal tersebut Direktur PT Palmas Entraco Hanny Leonardi, selaku agen tunggal alat pemadam kebakaran mengatakan, telah menyediakan berbagai macam alat pemadam kebakaran. Termasuk mobil snorkel dengan ketinggian tangga 55 meter produk Finlandia. “Mobil snorkel ini merupakan mobil tangga kombinasi yang multi fungsi. Selain untuk pemadaman api, juga bisa berfungsi untuk evakuasi korban di gedung tinggi,” ujarnya.
Mobil snorkel ini mampu membawa tiga tandu sekaligus untuk mengevakuasi korban yang sakit. Mobil ini memiliki daya semprot air mencapai 3.800 liter per menit. Mobil ini juga mampu bekerja secara horizontal dan vertikal. Kelebihan lainnya bisa bekerja secara up and over.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.