Pelabuhan adalah sebuah fasilitas di ujung samudera, sungai, atau danau untuk menerima kapal dan memindahkan barang kargo maupun penumpang ke dalamnya. Pelabuhan biasanya memiliki alat-alat yang dirancang khusus untuk memuat dan membongkar muatan kapal-kapal yang berlabuh. Crane dan gudang berpendingin juga disediakan oleh pihak pengelola maupun pihak swasta yang berkepentingan. Sering pula disekitarnya dibangun fasilitas penunjang seperti pengalengan dan pemrosesan barang. [sumber wikipedia].

Di Sinjai juga sudah dibangun pelabuhan. Di daerah Larea-rea kelurahan Lappa kecamatan Sinjai Utara. Jadi namanya Pelabuhan Larea-rea. Panjang pelabuhan ini ke arah laut sekitar 2km. Dan sepanjang jalan sudah dengan pavin blok dan semen. Pelabuhan ini pada awalnya ditujukan sebagai gerbang masuk ke Sinjai melalui laut (dari arah timur). Namun hingga saat ini pelabuhan Larea-rea belum menjalankan fungsi dan tujuannya. Ada 2 syarat mendasar yang tidak terpenuhi di sini, yaitu dari faktor kedalaman (daerah pelabuhan sekarang masih dangkal), dan fasilitas yang tidak mendukung, misalnya ketersediaan air bersih dan listrik.
Dengan kedalaman yang seperti sekarang, belum ada kapal besar yang bisa berlabuh. Yang paling sering hanya kapal-kapal kecil penangkap ikan dan pembawa kayu antar propinsi dan antar kota. Dulunya diharapkan pelabuhan ini juga bisa menjadi tempat berlabuh kapal feri pengangkut penumpang untuk penyeberangan jarak dekat misalnya ke Sulawesi Tenggara dan ke kabupaten lain di Sulawesi Selatan.
Fasilitas pelabuhan lainnya belum tersedia. Air bersih misalnya dibutuhkan bagi kapal-kapal yang berlabuh untuk mengisi kekosongan air di bak-baik air minum dan bak mandinya. Begitu juga dengan listrik dan peralatan pelabuhan lainnya. Yang ada saat ini hanya fasilitas penerangang saja yang kadang kalau malam hari “tidak sempat dinyalakan ?”.

Tapi walaupun dengan kekurangan tersebut, pelabuhan Larea-rea ini masih memiliki fungsi lain, yaitu fungsi wisata laut. Jika kita jalan-jalan pada sore hari atau pagi hari pada kondisi cuaca cerah, maka daerah pelabuhan itu sangat ramai. Banyak yang datang untuk melihat-lihat laut dan gelombang, menikmati matahari sunrise atau sunset. Ada yang datang secara berkelompok (biasanya anak-anak sekolah dan keluarga), dan ada yang datang sendiri-sendiri ataupun “berdua”. Banyak juga yang memanfaatkan dengan memancing di sepanjang jalan pelabuhan ini.

Jadi jika ada yang ke Sinjai, sebaiknya menyempatkan diri untuk datang ke pelabuhan Larea-rea. 
Topik: Opini
Komentar Terbaru