Selamat Ulang Tahun Kedua, Panyingkul !

panyingkul
Pada hari ini, 1 Juli 2008, Jurnalisme Orang Biasa berbasis Makassar, Panyingkul, memasuki usia tahun kedua. Media yang mengangkat tulisan-tulisan khas orang biasa dan bukan pewarta media “mainstream”pada umumnya ini akan menerbitkan buku kedua yang bertitel “Indonesia di Panyingkul” setelah buku pertamanya “Makassar di Panyingkul” diterbitkan pada momen ulang tahun pertama media ini.

Seperti yang pernah diulas disitus ini sebelumnya, PANYINGKUL, dalam bahasa Makassar berarti Persimpangan. Sebuah Junction atau penanda persilangan. Situs ini berangkat dari spirit untuk mengangkat berita dan cerita dari sudut pandang orang biasa, yang berbeda dengan media konvensional yang telah ada. Panyingkul, seperti yang diungkapkan dalam pengantarnya, tidak mengembangkan jurnalisme yang angkuh dan menjadi bagian dari elitisme media mainstream.

Baca selengkapnya »

677 Mahasiswa Unhas Dilepas untuk ikuti KKN Profesi

Sejumlah 677 Mahasiswa Unhas, khususnya yang berbasis ilmu kesehatan, antara lain dari Fakultas Kedokteran, FKG, FKM, Farmasi dan studi ilmu keperawatan dilepas secara resmi oleh Rektor Unhas yang wakili Pembantu Rektor Unhas III Nasrudin Salam, Msi, Senin (30/6) untuk mengikuti KKN (Kuliah Kerja Nyata) Profesi Angkatan ke-29 yang berlokasi di Kabupaten Pinrang .

Sebagaimana di kutip dari Tribun Timur online, KKN Profesi tersebut merupakan yang pertama kali di luar wilayah Makassar dan akan disebar di 7 kecamatan dan 56 desa. Mereka akan didampingi 28 survisor. Setiap supervisor mendapat 2 desa dan 13 satgas. Kegiatan tersebut akan berlangsung 30 Juni sampai 16 Agustus 2008. Peserta KKN profesi tersebut terdiri dari 196 pria dan 481 wanita.

Baca selengkapnya »

Pementasan Dua Dari Makkunrai

dua-dari-makkunrai.jpgdua-dari-makkunrai.jpgdua-dari-makkunrai.jpgdua-dari-makkunrai.jpgdua-dari-makkunrai.jpg

MAKKUNRAI PROJECT menyuguhkan tontonan bagi para penikmat teater di kalangan kampus dan masyarakat umum di Makassar pada khususnya.  Produksi ke-7 versi pementasan live ini akan digelar di Auditorium Al-Amien-Unismuh Makassar, pada hari Selasa 24 Juni 2008 mulai pukul 19.00-23.00 WITA.

Ada dua kisah fiksi yang diangkat dari kumpulan cerpen”Makkunrai”karya penulis Lily Yulianti Farid, disadur sekaligus disutradarai oleh Shinta Febriany dan Abdi Karya.  Dua karya saduran dipentaskan secara monolog oleh 2 aktris. Bercerita tentang 2 makkunrai (atau perempuan, red)
berbeda latar belakang, cita-cita, dan pencapaian perjalanan hidup. Kisah yang menggelitik sekaligus mengharukan, inspiratif.

Pada produksi kali ini, kami mengajak Anda ikut menjadi penyaksi atas pilihan hidup
dua tokoh makkunrai Marayya dan Dahlia dalam lakon “Sekolah Panutan” dan “Dahlia”. Pilihan yang mengantarkan mereka pada perenungan hidup masing-masing.

Tertarik untuk menyaksikan?, Silahkan hubungi Tim Makkunrai Project di:

MOBILE
 +62 81 241 229 089 (makassar)
 +62 81 319 242 965 (jakarta)
 +62 81 342 301 970 (makassar)
 +62 81 241 191 113 (makassar)

CYBER
www.makkunraiproject.multiply.com
makkunraiproject@panyingkul.com

Selamat Menyaksikan!

Aktifis Pers Mahasiswa Berkumpul di Makassar

Bertempat di Gedung Pusat Kegiatan Penelitian Universitas Hasanuddin (Unhas), Tamalanrea, Makassar, Hari Senin (9/6), Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan UNHAS, Ir.Nasaruddin Salam,MT membuka secara resmi Pekan Nasional Pers Mahasiswa (Pena Emas) yang dilaksanakan Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) Universitas mulai 9-16 Juni 2008.

Kegiatan yang bertema sentral “Pers Mahasiswa Mencari Jalan Pulang”, ini diikuti oleh puluhan aktifis pers mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Sebagaimana dikutip dari Tribun Timur Online,  Nasaruddin berpesan, “mahasiswa memanfaatkan momen ini sebagai proses tranformasi pengetahuan tentang pers kaitannya peran mahasiswa dalam perubahan sosial”. Ditambahkan pula bahwa, pihaknya akan melaporkan hasil kegiatan ini pada rakernas PR III se-Indonesia di Jakarta, Juli mendatang. Ia mengabarkan kabar gembiara karena Dikti Perguruan Tinggi berencana menjadikan Pena Emas sebagai kalender rutin.  Pada hari pertama kemarin, kegiatan  diisi dengan acara Seminar Nasional dengan tema Normalisasi Fungsi Pers Mahasiswa Menuju Perubahan Sosial.

Selamat dan sukses atas penyelenggaraan Pena Emas di Makassar!

Bravo Pers Mahasiswa!

Marak, Demo Anti Kenaikan Harga BBM di Makassar

Hingga hari ini, demo anti kenaikan harga Bahan Bakar Minyak di Makassar semakin marak. Aksi-aksi yang cenderung mengarah anarkis bahkan sempat terjadi kemarin (Selasa,27/5) ketika terjadi bentrokan antara Sekitar 100-am mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang mengatasnamakan dari Aliansi Mahasiswa Unhas Tolak Kenaikan BBM dengan aparat polisi di depan pintu I Kampus Unhas, Jl Perintis Kemerdekaan, Tamalanrea Unhas.  Demo di Unhas–sebagaimana dikutip dari harian Tribun Timur Online– juga diwarnai dengan perusakan mobil polisi yang melintas di kawasan tersebut.  Sedan patroli Satlantas Polwiltabes Makassar yang melintas di depan barisan massa menjadi bulan-bulanan mahasiswa yang melempar. Mobil polisi lainnya juga dilempari. Pelemparan mobil sedan polisi itu disaksikan oleh Dirreskrim Polda Sulsel Kombes Pol Sobri Effendy yang berada di seberang jalan.

Baca selengkapnya »

Mari “Berburu” Hidangan Khas Makassar!

SULAWESI SELATAN memiliki santapan kuliner yang khas dan nikmat. Setiap kali mudik ke Makassar, saya tak pernah melewatkan sedikitpun menyantap hidangan-hidangan khas disana yang sungguh membelai lidah dan menggugah selera. Berikut ini saya sajikan sejumlah masakan khas Sulawesi Selatan/Makassar yang saya sarikan dari situs Kota Daeng.

01_coto.jpg

Coto Makassar

Hidangan ini adalah salah satu “trade mark” kuliner Makassar berupa sop berkuah dengan bahan-bahan dasar yang terdiri dari usus, hati, otak, daging sapi atau kuda, dimasak dengan bumbu sereh, laos, ketumbar, jintan, bawang merah, bawang putih, garam yang sudah dihaluskan, daun salam, jeruk nipis, dan kacang. Pada umumnya Coto Makassar disajikan/dimakan bersama ketupat. Saat masih tinggal di Makassar dulu, hidangan ini kerap saya santap terutama ketika sedang sakit flu/pilek. Dijamin, bila disantap dengan sambal pedas saat kuah coto dihirup sembari mengunyah ketupat, maka penyakit pilek akan “bablas” bersama peluh yang mengucur. Coto Makassar yang cukup terkenal di Makassar adalah yang berada di Jalan Gagak.

Baca selengkapnya »

Gerakan Pundi-Pundi Perempuan di Makassar

Forum Pemerhati Masalah Perempuan (FPMP) Sulsel meluncurkan inisiatif Pundipundi Perempuan bekerja sama dengan lembaga perempuan lainnya, di antaranya Koalisi Perempuan Indonesia wilayah Sulsel, Solidaritas Perempuan Angin Mamiri dan Kaukus Perempuan Politik Indonesia Sulsel.  Gabungan lembaga dan individu yang terlibat dalam inisiatif Pundipundi Perempuan menyebut diri Koalisi Aktivis Perempuan Sulsel.

Pundipundi Perempuan adalah aksi afirmasi mendukung caleg perempuan potensial yang akan ikut berpartisipasi dalam Pemilu 2009. Aksi ini adalah wujud sisterhood (persaudaraan antarperempuan) sekaligus untuk menjawab berbagai kendala yang dihadapi banyak caleg perempuan setelah belajar dari dua pemilu sebelumnya pada tahun 1999 dan 2004.

Sebagai langkah awal penggalangan dana, Koalisi Aktivis Perempuan Sulsel menampilkan Pentas Monolog Makkunrai, sebuah proyek independen pendidikan kesadaran jender dalam bentuk seni panggung yang dikembangkan dari buku kumpulan cerita pendek Makkunrai karya Lily Yulianti Farid atas prakarsa pemonolog Luna Vidya.
Dalam kegiatan ini digelar pula pentas seni oleh Komunitas Kerudung Hitam, puisi, lagu, tari dan dialog seputar peran dan strategi perempuan di kancah politik.

Baca selengkapnya »

Blogger Makassar Akan Gelar Kampanye Anti Kelaparan Dan Gizi Buruk Tahap 2

kelaparanII

Dalam rangka melanjutkan rangkaian kampanye Gerakan Anti Kelaparan dan Gizi Buruk yang sudah dilaksanakan (untuk tahap pertama) di perkampungan nelayan miskin di Mariso pada Hari Sabtu, tanggal 30 Maret 2008 lalu (dirangkaian dengan aksi bersih-bersih kampung), komunitas blogger Makassar Anging Mammiri bekerjasama dengan blogger-blogger seluruh Indonesia akan menggelar tahap kedua dari gerakan sosial ini.

Adapun lokasi berikutnya adalah di Kampung Ballaparang, Lorong Mukmin, Jl. Sungai Saddang Baru, Makassar. Sumbangan bantuan sejenis seperti yang diberikan ditahap pertama akan dilakukan ditambah dengan program peduli gigi sehat yang akan dipandu oleh Dokter Gigi serta para ahli yang berkompeten, yang juga termasuk anggota Komunitas Blogger Makassar.

Acara tersebut akan dilaksanakan pada Hari Sabtu,19 April 2008 mulai pukul 08.00 pagi-selesai.

Ayo berpartisipasi dan tunjukkan bahwa kita peduli!!

Pelabuhan Larea-rea Sinjai

Pelabuhan adalah sebuah fasilitas di ujung samudera, sungai, atau danau untuk menerima kapal dan memindahkan barang kargo maupun penumpang ke dalamnya. Pelabuhan biasanya memiliki alat-alat yang dirancang khusus untuk memuat dan membongkar muatan kapal-kapal yang berlabuh. Crane dan gudang berpendingin juga disediakan oleh pihak pengelola maupun pihak swasta yang berkepentingan. Sering pula disekitarnya dibangun fasilitas penunjang seperti pengalengan dan pemrosesan barang. [sumber wikipedia].

Di Sinjai juga sudah dibangun pelabuhan. Di daerah Larea-rea kelurahan Lappa kecamatan Sinjai Utara. Jadi namanya Pelabuhan Larea-rea. Panjang pelabuhan ini ke arah laut sekitar 2km. Dan sepanjang jalan sudah dengan pavin blok dan semen. Pelabuhan ini pada awalnya ditujukan sebagai gerbang masuk ke Sinjai melalui laut (dari arah timur). Namun hingga saat ini pelabuhan Larea-rea belum menjalankan fungsi dan tujuannya. Ada 2 syarat mendasar yang tidak terpenuhi di sini, yaitu dari faktor kedalaman (daerah pelabuhan sekarang masih dangkal), dan fasilitas yang tidak mendukung, misalnya ketersediaan air bersih dan listrik.

Dengan kedalaman yang seperti sekarang, belum ada kapal besar yang bisa berlabuh. Yang paling sering hanya kapal-kapal kecil penangkap ikan dan pembawa kayu antar propinsi dan antar kota. Dulunya diharapkan pelabuhan ini juga bisa menjadi tempat berlabuh kapal feri pengangkut penumpang untuk penyeberangan jarak dekat misalnya ke Sulawesi Tenggara dan ke kabupaten lain di Sulawesi Selatan.

Fasilitas pelabuhan lainnya belum tersedia. Air bersih misalnya dibutuhkan bagi kapal-kapal yang berlabuh untuk mengisi kekosongan air di bak-baik air minum dan bak mandinya. Begitu juga dengan listrik dan peralatan pelabuhan lainnya. Yang ada saat ini hanya fasilitas penerangang saja yang kadang kalau malam hari “tidak sempat dinyalakan ?”.

Tapi walaupun dengan kekurangan tersebut, pelabuhan Larea-rea ini masih memiliki fungsi lain, yaitu fungsi wisata laut. Jika kita jalan-jalan pada sore hari atau pagi hari pada kondisi cuaca cerah, maka daerah pelabuhan itu sangat ramai. Banyak yang datang untuk melihat-lihat laut dan gelombang, menikmati matahari sunrise atau sunset. Ada yang datang secara berkelompok (biasanya anak-anak sekolah dan keluarga), dan ada yang datang sendiri-sendiri ataupun “berdua”. Banyak juga yang memanfaatkan dengan memancing di sepanjang jalan pelabuhan ini.

Jadi jika ada yang ke Sinjai, sebaiknya menyempatkan diri untuk datang ke pelabuhan Larea-rea. ;)

Harapan Itu Akan Terbit di Mariso

hidup-dgn-sampah

Terkait posting saya sebelumnya di blog mengenai gerakan kampanye tahun anti kelaparan dan gizi buruk, pada Hari Sabtu, tanggal 30 Maret 2008 nanti hasil akumulasi sumbangan yang terkumpul akan disalurkan kepada perkampungan nelayan miskin di Mariso, Makassar.

Gerakan sosial yang akan dimotori oleh Komunitas Blogger Makassar Anging Mammiri ini, selain mengadakan pemberian sumbangan beras dan mie instan hasil sumbangan jajaran blogger dan donatur, juga akan dilaksanakan kerja bakti untuk membersihkan lingkungan sekitar perkampungan tersebut. Mari ikut berpartisipasi dan mendukung gerakan ini, sekecil dan sesederhana apapun. Tak ada niat sekalipun untuk mengeksploitasi kemiskinan sebagai bahan tulisan di blog ini, namun ini sebagai sebentuk wujud kepedulian kepada sesama.

Baca selengkapnya »

Our channels and feeds

  • Business Channel (7 blogs)
  • City Channel (26 blogs)
  • Film Channel (10 blogs)
  • Health Channel (6 blogs)
  • Sport Channel (6 blogs)
  • Media Channel (6 blogs)
  • Lifestyle Channel (4 blogs)
  • Hobby Channel (4 blogs)
  • Science Channel (8 blogs)
  • Music Channel (3 blogs)
  • Tech Channel (10 blogs)
  • Tips Channel (4 blogs)
  • Travel Channel (9 blogs)
  • Writing Channel (5 blogs)