You're here: My City Blogging » Makassar » Article: Andrea Hirata tak suka Perpustakaan

Andrea Hirata tak suka Perpustakaan

Amril Taufik Gobel — November 15, 2007 / 10:27 am

andreahirata-makassar.JPG

Andrea Hirata dalam bedah buku “Laskar Pelangi” di Graha Pena, Makassar, 31 Oktober 2007 (foto: Amrizal Muchtar)

Dunia perbukuan Indonesia belakangan ini dimarakkan oleh munculnya penulis-penulis baru yang berprestasi melahirkan karya-karya bestseller. Satu dari sekian penulis tersebut adalah Andrea Hirata, seorang pria asal Belitung yang mengisahkan perjalanan hidupnya dalam novel tetralogi Laskar Pelangi. Pada rabu, 31 Oktober 2007, Andrea didaulat untuk membedah novel laris tersebut di Gedung Graha Pena, Makassar.

Buku Laskar Pelangi merupakan karya fenomenal dari pria yang mengaku belum pernah sekalipun menulis suatu karya sastra sebelumnya. Penjualan buku ini benar-benar mengagumkan. Sejak diterbitkan pertama kali pada September 2005 sampai Oktober 2007, buku ini telah dicetak ulang sepuluh kali.Acara bedah novel itu tampaknya disambut hangat dan antusias oleh peminat buku di Makassar. Ini terbukti dari jumlah peserta yang tidak kurang dari tiga ratus peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari pelajar SMA, mahasiswa, karyawan, dan ibu rumah tangga memenuhi ruang pertemuan tempat acara tersebut berlangsung. Bahkan Ilham Arif Sirajuddin, walikota Makassar, diundang dan didaulat untuk membuka acara tersebut.”Acara ini sangat bagus dan sinergis dengan program Gerakan Makassar Gemar Membaca yang sedang dijalankan pemerintah daerah,” kata Ilham dalam sambutannya. Menurutnya, banyak sekali hal positif yang bisa didapat dari kegiatan membaca. Karena itu pemerintah sangat mendukung program seperti ini. Bahkan bagi penulis asal Makassar yang berkeinginan menerbitkan karyanya akan dibantu. Salah satu bukti yang ditunjukkan oleh Walikota adalah dengan membeli secara langsung seratus eksemplar buku PANGERAN BERKUDA PUTIH DAN SUPIRKU, karangan Islah, seorang siswi asal SMA 5 Makassar. Pembelian ini dilakukan secara simbolis di hadapan ratusan peserta

Selain penulis buku, acara ini juga dihadiri editor buku Laskar Pelangi, Salman Faridi, yang berasal dari penerbit BENTANG PUSTAKA Yogyakarta. Bersamanya, Andrea Hirata membedah bukunya dengan gaya yang santai. Sesekali Andrea menyegarkan suasana acara dengan lelucon-lelucon mengejutkan. Hal ini tidak mengherankan, mengingat ini adalah bedah buku ke 98 yang dia lakukan di seluruh Indonesia.

Laskar Pelangi sendiri mengisahkan kehidupan di sebuah SD yang hanya memiliki sepuluh murid, salah satunya adalah Andrea. Tragisnya, kondisi SD yang berada di daerah pedalaman Belitung tersebut sangat memprihatinkan karena hampir roboh. Tapi berkat kegigihan murid-murid tersebut dan jasa Ibu Muslimah, satu-satunya guru di sekolah tersebut yang rela mengajar mereka bertahun-tahun tanpa digaji, mereka semua berhasil menjalani pendidikan.

Kisah Laskar Pelangi sangat mengharukan dan mengandung nilai-nilai edukasi yang tinggi bagi pembaca. Walaupun sudah puluhan kali membedah bukunya, tampak sang penulis masih terdengar terharu saat menceritakan pengabdian Ibu Muslimah dalam mengajar mereka. Salah satu yang dia ceritakan adalah di saat mereka bersepuluh sudah berada di dalam kelas untuk belajar dan ternyata Ibu Muslimah belum datang-datang. Hujan yang deras memperburuk suasana saat itu. Bisa dibayangkan bagaimana perasaan anak-anak SD yang terkurung dalam suatu gedung reot di tengah hujan lebat tanpa ada orang dewasa di dekat mereka. Di sini pengabdian Ibu Muslimah benar-benar terlihat. Ternyata guru tersebut tetap datang mengajar walaupun hanya dengan berpayungkan daun pisang.

Disinilah terpatri niat dalam hati Andrea kecil untuk menuliskan pengabdian gurunya tersebut dalam suatu buku.

Akan tetapi, niat tersebut ternyata tidak segera dia dapat wujudkan.

Karena kesibukan setelah bekerja, niat tersebut sempat terlupakan.

Musibah Tsunami Aceh 2004 menggugah kembali semangatnya. Saat dia jadi relawan di Serambi Mekah, dia mendapati begitu banyak sekolah-sekolah rubuh di kota itu. Yang paling menggetarkan perasaannya saat dia melihat spanduk yang bertuliskan AYO SEKOLAH, JANGAN MENYERAH. Dia merasa sangat sedih dan segera teringat kondisi sekolahnya dahulu.

Selepas pulang dari Aceh, Andrea segera menulis kisah hidupnya tersebut. Dan sungguh luar biasa, hanya dalam tiga minggu saja draft pertama novel setebal 700 halaman tersebut selesai.

Awalnya pria yang bekerja di TELKOM Bandung ini sama sekali tidak ada niat untuk menyebarluaskan novel ini. Andrea hanya mencetak fotokopi untuk kalangan terbatas. Tapi seorang teman yang melihat prospek buku ini diam-diam mengirim ke penerbit Bentang atas nama Andrea.

Fantastis, dalam hitungan minggu, novel ini laris manis hingga harus dicetak ulang

Begitu banyak komentar yang datang merespon kehadiran buku Laskar Pelangi. Kebanyakan bersifat memuji kehadiran buku yang lain dari yang lain ini. Hal ini memicu sang penulis melanjutkan menulis kisah hidupnya yang menarik hingga menjadi tetralogi. Baru tiga yang telah terbit yaitu Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, dan Edensor. Semuanya telah berkali-kali cetak ulang. Edensor sendiri yang edisi pertamanya terbit Mei 2007 telah mengalami empat kali cetakan. Buku terakhir dari rangkaian tetralogi yang berjudul “Maryamah Karpov” belum diterbitkan.

Dalam bedah novel gratis ini, beragam peserta mengajukan pertanyaan kepada Andrea. Salah satunya Aan mengomentari bahwa dia sangat tidak setuju kalau cerita Laskar Pelangi difilmkan karena unsur-unsur literasi dari buku akan hilang. Andrea dalam hal ini berkomentar bahwa dia akan ikut berjuang keras agar ceritanya ini benar-benar akan berjalan sesuai konteks novelnya dan tidak diseret arus kapitalis yang menyebabkan suatu karya menjadi tidak bermutu.

Satu hal menarik yang terungkap dari bedah novel ini adalah pendapat Andrea yang mengatakan tidak setuju dengan konsep perpustakaan yang ada selama ini. Menurutnya konsep perpustakaan itu tidak akan memecahkan persoalan minat baca di Indonesia karena tidak meliput ke semua orang dan semua area. Banyak sekali orang yang tidak bisa mendatangi perpustakaan dan sebaliknya kualitas perpustakaan yang ada sering tidak membuat pengunjungnya meraih apa yang mereka butuhkan.

Andrea lebih menyukai konsep learning centre dimana sumber-sumber pengetahuan seperti guru-guru langsung didatangkan ke daerah yang membutuhkan. Ini akan lebih tepat sasaran, menurut Andrea yang dalam bedah novel ini menantang kepada peserta untuk menjadi guru-guru tersebut.

Bedah novel ini diharapkan bisa merangsang minat baca dan menulis masyarakat makassar sehingga bisa bakat-bakat yang masih kuncup di kota Daeng ini bisa mekar mewarnai dunia perbukuan kita yang mulai menggelora.

Ditulis oleh: dr.Amrizal Muchtar, S.Ked dan dipublikasikan kembali atas izin penulisnya.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 25 komentar untuk artikel ini.

  1. JaF

    Waaa.. ada mas Andrea.. I’m a big fan, mas.. You are so tallented.. :)

    November 16th, 2007 at 1:06 am

  2. Muhammad Iqbal

    Saya setuju dengan pendapat Andrea tentang konsep perpustakaan sekarang ini, banyak orang yang tidak punya waktu luang untuk mencari literatur bacaan di perpusatakaan. saya adalah salah satu penganut paham seperti ini, sebaiknya saya lebih suka membeli buku, pinjam atau bertukar buku kepada teman2, dibandingkan datang dan pinjam ke perpustakaan dengan dibatasi oleh limit waktu pengembalian. sementara buku yang menarik minat baca bukan hanya dibaca untuk sekali tapi bisa berkali-kali, salah satunya buku Laskar Pelangi tersebut.

    November 17th, 2007 at 8:21 am

  3. maya

    saya pinjem tetralogi andrea hirata dari kakak saya.karena di perpustakaan yang saya datangi belum ada.konsep perpustakaan jaman sekarang hanya menyediakan buku2 yang banyak digemari atau yang sudah “sangat” terkenal baik penulisnya maupun bukunya, padahal kan ga semua orang menyukai buku itu.
    anw, buku terakhirnya belum keluar yah?????

    December 26th, 2007 at 7:21 am

  4. Rike

    Ada sebuah k0nsep yg cukup efektif: Perpustakaan Keliling. Sebuah m0bil yg ‘mengangkut’ buku2 beserta petugas yg bkunjung dari desa ke desa. Mau tdk mau pilihan buku menjadi (sangat) terbatas. Namun, cukup efektif untuk menumbuhkan minat baca masyarakat kita sekaligus membuka cakrawala bpikir mereka. Berapa banyak org yg telah membaca begitu banyak buku hebat (including A Hirata’s books) tp berapa banyak yg benar2 ‘membaca’. Kita bebaskan diri dari euforia bestselling menjadi reading habit yuk!

    January 27th, 2008 at 12:10 am

  5. Aria

    Setuju banget sama konsep perpustakaan keliling. Tapi sepertinya belum merata ke pelosok ya. Masih banyak desa yang belum dikunjungi perpustakaan keliling (di cipondoh-tangerang misalnya)

    Aku juga setuju sama Andrea untuk menghadirkan sosok guru/ pembimbing.. untuk menanamkan pada anak nilai moral, kemandirian, dan mengarahkan bagaimana cara mencapai cita-cita.

    For Andrea.. still waiting for maryamah karpov.

    January 30th, 2008 at 3:08 pm

  6. junitasari

    Dear Andrea,

    What amazing your book! Inspired many Indonesian!! I love your book!

    February 15th, 2008 at 4:03 pm

  7. yuli

    Assalamualaikum…
    saya mahasiswa Ekonomi Universitas Lampung.
    kebetulan sekarang saya sedang berkecimpung di sebuah organisasi Pers Mahasiswa Kampus (PM PILAR EKONOMI).
    nah..dalam program kerja kami setahun kedepan kami merencanakan ingin mengundang mas Andrea Hirata dalam kegiatan Diskusi Sastra.
    Kami mengalami kebingungan untuk menghubungi mas Andrea Hirata. maka dari itu kami sangat mengharapkan info dari saudara sekalian bagaimana dan kemana kami dapat menghubungi mas. Andrea Hirata.
    Terimakasih atas perhatiannya dan saya harapkan balasannya.

    February 27th, 2008 at 6:45 pm

  8. Midori

    Saya sangat mengagumi Andrea Hirata!!! Saya setuju bahwa perpustakaan sekarang sangat banyak peraturan yang bikin ribet. Setelah baca buku Andrea, banyak impian yang telah saya pendam muncul kembali!!!!. Saya ingin bisa berkomunikasi dengan beliau walau hanya email saja!!! tolong dong kasih tau emailnya kalo tau….. Karena dia semangat hidup saya !!! Please ya……..

    March 3rd, 2008 at 8:41 pm

  9. Ozan

    Luar biasa bukunya. Ngak sabar menanti si ‘Maryamah’ Karpov.

    March 4th, 2008 at 1:59 am

  10. rita afianti

    Laskar Pelangi..ok bgt..
    skrg saya juga sdh pesen lanjutan bukunya Sang Pemimpi & Edensor..
    Ada yg menggajal di hati saya setelah membaca buku Laskar Pelangi..adakah Andrea Hirata ingin membantu memperbaiki sekolahnya yang dulu..dan satu lagi saya sangat menyayangkan sekali murid sepintar Lintang kepintarannya jadi sia-sia..apa mas Andrea ga ada niat untuk membantu keluarga Lintang dan khususnya membiayai kelanjutan sekolah Lintang..(Buku2 Mas Andrea laku keras dipasaran dan saya juga pernah baca Royalti dari buku laskar pelangi itu 500 jt) sekarang ini khan ada sekolah2 seperti kejar paket A,B dst..sampai universitas..untuk seorang Lintang tidak akan sulit untuk mendapatkan beasiswa seperti mas Andrea sendiri..dengan begitu Lintang nantinya akan bisa mendapatkan pekerjaan yg sesuai dengan otaknya dan akhirnya kehidupan keluarganyapun ikut terangkat..
    ini saatnya membantu dan menebus penyesalan mas Andrea kepada Lintang seperti yang diceritakan lewat buku Laskar Pelangi..

    Trims..

    March 6th, 2008 at 1:15 pm

  11. Rabuansyah

    Bravo buat mas hirata!
    Menanggapi rita afianti,sy kira hirata telah mbantu SD miskinnya dg novelnya,sbg stimulan pihak yg bwenang utk mngambil langkah lbh mperhatikan SD tsb dan SD-SD lainny dsluruh wilayah trpelosok dnusantara ini. Dan stuju atas Lintang,tak ad kata trlambat utk mjadikan Lintang sbg matematikawan indo milik indonesia.

    March 26th, 2008 at 10:35 am

  12. abhe

    salut for andrea…

    you my best inspiring for education……

    setelah membaca tiga dari tetralogi laskar pelangi yang sudah terbit,…aku semakin berani untuk bermimpi…

    mimpi terbesarku saat ini adalah ingin melihat keluarga besarku yang bermukim di lereng latimojong nun jauh disana sadar betapa pentingnya pendidikan…..

    salam untuk laskar PA’BULU’ (sebutan untuk orang yang tinggal di gunung) di perbatasan sidrap-enrekang-luwu…tepatnya di desa Betao (mampise,cempa dan kalempang), tana toro, matajang dan semua keluarga dari rumpun arung tallang & arung lemarrang, lebani dan sekitarnya….

    andrea…kaulah inspirasi terbesarku saat ini…

    April 20th, 2008 at 1:29 am

  13. abhe

    seniman kehidupan,…

    banyak orang meragukan aku saat ini….
    “Tuhan tahu, tapi menunggu”

    jangan takut bermimpi……(kata arai)

    A R A I,…..
    kaulah seniman kehidupan itu
    kaulah rektor life of university….

    abhe (Antar.B)
    Laskar Pa’Bulu’

    April 20th, 2008 at 1:35 am

  14. sherly permata

    saya ingin kalau semua anggota laskar pelangi kembali diwawancarai d TV.n bagaimana kabarnya a_ling?

    May 3rd, 2008 at 11:43 am

  15. ina

    Assalamu Alaikum
    karya” Andrea Hirata” bener” ngasih spirit banget buat aku dkk, jadi pengen kuliah lagi…
    Kapan datangkan beliau lagi ke mks?
    Andrea & Arai ….spirit of my life….

    May 4th, 2008 at 11:39 am

  16. al_khansa

    what an amazing book! pertanyaanku adalah………benarkah ada karma di dunia ini??bukankah Alloh telah menuliskan di lauful mahfudz?ya kan?…:-) jadi begini kawan……percaya pada Alloh dengan terus mengejar mimpi kita….( ga nyambung ya?)
    once again…..
    kalo arai dan Ikal mengejar cita2 u dunia sedemikian jungkir baliknya….ada baiknya kita yang muslim,mengejar SURGA nya ALLOH dengan susah payah juga…Sesemangat arai dengan segala kondisi…aq percaya, banyak arai- arai lain di Dunia ini… gitu….maaf klo banyak ga nyambungnya…

    May 4th, 2008 at 8:51 pm

  17. Anita

    Andrea, meskipun umurku jauh diatasmu tapi aku betul2 terhipnotis dengan cerita2mu terutama di buku Laskar pelangi, tapi yang aneh kenapa gereget itu berkurang di buku Endensor ..?! apa karena tidak begitu detail karena tahu2 buku itu sdh selesai saya baca…. ?!
    Kutunggu “Maryamah..” nya… mudah2an bisa mengobati rasa kecewa ku atas buku ketiga..
    Salut untukmu…………..

    May 8th, 2008 at 1:47 pm

  18. miftah

    laskar pelangi, sang pemimpi dan edensor dri setting cerita buku ini sya seperti melihat kehidupanku sendiri, hidup di komunitas masyarakt miskin kampung yg termarginalkan oleh geliat kapitalisme. “Libido” bermimpi u menaklukkan eropa dan pulau hitam africa sudah menggerayangiku sejak duduk di bangku sd di kampung [sekarang dijadikan pasar tradisional]. terima kasih atas inspirasinya, krn Bang Andrea dan Arai sdh berhasil menaklukkan africa, sya akan berputar arah ke asia barat dan timur tengah! stlh berhasil menggapai mimpi itu akan kutis buku ttg perjalanan itu dan akan kupakai u membantu org2 seperti Lintang. terima ksih atas inspirasi besarnya, Bang!

    May 17th, 2008 at 5:00 pm

  19. miftah

    laskar pelangi, sang pemimpi dan edensor dri setting cerita buku ini sya seperti melihat kehidupanku sendiri, hidup di komunitas masyarakt miskin kampung yg termarginalkan oleh geliat kapitalisme. “Libido” bermimpi u menaklukkan eropa dan pulau hitam africa sudah menggerayangiku sejak duduk di bangku sd di kampung [sekarang dijadikan pasar tradisional]. terima kasih atas inspirasinya, krn Bang Andrea dan Arai sdh berhasil menaklukkan africa, sya akan berputar arah ke asia barat dan timur tengah! stlh berhasil menggapai mimpi itu akan kutulis buku ttg perjalanan itu dan akan kupakai u membantu org2 seperti Lintang. terima ksih atas inspirasi besarnya, Bang!

    May 17th, 2008 at 5:03 pm

  20. erlina"ade"maulidyah

    saya sudah baca ketiga buku bang andrea,waktu bacanya saya seperti melihat kehidupan kebanyakan orang di sekitar saya, termasuk saya sendiri.buku-buku abang juga menginspirasi dan memotivasi saya sebagai seorang guru tk,untuk memberi yang terbaik pada murid-murid saya. alangkah bahagianya saya jika kelak salah satu, atau semua, murid saya bisa mengenang saya dengan cinta dan mengambil kebaikan yang telah saya bagi pada mereka seperti abang mengenang bu Mus, pak Harfan, pak Balia….guru-guru abang.terima kasih telah menghormati, menghargai dan mengenang sisi positif profesi guru…..

    July 2nd, 2008 at 7:55 am

  21. allas lee

    ass..!great@amazing…itulah yang terlintas didalam tengkorak kepalaku setiap mendengar nama “Andrea Hirata” salah satu mahluk ciptaan tuhan yang begitu antusias terhadap realitas dan perubahan murni demi mewujudkan suatu kebenaran yang absolut,salam hormatku….saya yakin indonesia sangat merindukan orang-orang seperti Andrea Hirata,teruslah berjuang menyuarakan kebenaran karena itu adalah sunnah,pekerjaan masih banyak perjuangan masih panjang….karyamu telah membuka mata hati dan menginspirasi banyak orang termasuk saya, kuucapkan dengan penuh hormat terima kasih atas pelajaran hidup yang dengan gamblang telah kau urai tetaplah hidup dengan hidupmu karena itulah kebenaran mutlak………..wassalam

    July 4th, 2008 at 5:54 pm

  22. juni herawati samosir

    bravo, itu aja buat novel terkeren didunia.
    mas andrea aku sangat kagum atas kegigihanmu menjadikan mimpimu yang hanya masih di dekap Tuhan tapi akhirnya terbukti n salut abis deh,,
    aku juga tertarik ma arai, karnadiasang pemimpi paling habat di dunia.
    kapan2 maen kemedan ya mas……..
    salam hangat ku buat seluruh personal laskar pelangi, terutama lintang………….
    buat jimbron n lasmi, juga nurmala ……
    n terutama bu muslimah.
    mas tolong balas koment saya….
    tanpa mimpi orang seperti kita akan mati…….
    moto hidup yang meneguhkan…

    July 20th, 2008 at 6:00 pm

  23. Bambang Wicaksono

    Usai meraih satu mimpi hendaklah menancapkan tonggak mimpi baru yang lebih menjulang.
    Ada yang lebih tinggi daripada kye gompa, berjuta manusia yang lebih malang daripada Lintang.
    Mozaik maha besar (bahkan andromeda dan milky way laksana sebutir pasir gelas dalam tongkang raksasa) telah menunggu ‘orang terpilih’ untuk melengkapi kepingan-kepingannya.
    Tiada Kemuliaan tanpa Islam.
    Tiada sempurna Islam tanpa Syariat.
    Tiada Syariat tanpa Khilafah. Allahu Akbar!

    Anda tahu hal yang paling menantang untuk diwujudkan. You’re very talented man.

    September 15th, 2008 at 10:45 am

  24. tiomada uli

    woooooooow,you are so tallented
    mas Andrea, kamu menginspirasi banyak orang agar tidak takut bermimpi, termasuk aku.Kegigihan dan kerja kerasmu sungguh menakjubkan dan mengguncang dunia.Banyak sekali pelajaran-pelajaran yang berharga yang bisa aku ambil dari novel2mu
    l’m so admire of yourself.
    u’re the best one.
    salam untuk semua anggita laskar pelangi dan sukses selalu.

    September 27th, 2008 at 1:35 pm

  25. samsul arifin

    ya Allah gusti,,, paringono gampil anggen kulo ngundang mas andrea silaturrahmi ten ngayogjokarto, syukur bilih purun sekalian berbagi pengalaman kalian adhek-adhek mahasiswa UIN sunan kalijaga ngayogjokarto… pangestune nggeh..

    October 14th, 2008 at 3:18 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • awis.wisnedi — Salam kenal boss.. Mf terlambat bergabung ama forum ASIABLOGGING kebetulan saya juga warga JABABEKA Cikarang.Menurut saya Prospek usaha disini ...
  • ale-silver — yg saya tahu di rawa bening jatinegara jakarta timur perak murni di jual di kisaran 4400. kalau ada yang mau ...
  • trusti — R "Rencana pengampunan dan penghentian penyidikan atas kasus mantan Presiden Soeharto jelas mencederai rasa keadilan masyarakat dan melanggar prinsip equality in ...
  • eshape — Wah aku gak nonton tuh. Ada penonton lain yang mau ngasih komentar?
  • GODEX — MOKASIH YO......... GETS SPIRIT FOR BENGKO LAND SALAM TOBO KITO
  • trusti — kalau melihat debat di TV One kemaren yang temanya kontroversi iklan PKS, saya justru melihat PKS bukan partai cerdas, dangkal ...
  • eshape — semoga komentar-komentar ini memberikan manfaat bagi kita semua amin
  • Aisyah — Bagi saya PKS adalah Partai Kroninya Soeharto. Suharto dari mulai pengambil alihan kekuasaan sampai akhir ia menjabat tak luput dari kekerasan ...
  • Zihah — semoga Bapak Bupati Sinjai mau melanjutkan pembangunan pelabuhan lare-rea itu hingga benar-benar indah dan bermanfaat bagi warga sinjai maupun para ...
  • m.faisal — waduhh baru gw mau bikin penulisan feature tentang pasar tumpah di bekasi udah ada duluan tapi bener tuh bikin macet kalo ...