You're here: My City Blogging » Makassar » Article: Logat Makassar, Kendala Karir Keartisan?
Sangat menarik membaca berita yang dimuat Fajar Online hari ini. Seperti diberitakan, Delapan remaja Makassar yang lulus audisi untuk film ”Ketika Cinta Bertasbih” (diangkat dari novel berjudul sama karya Habiburrahman el-Shirazy) yang begitu kental dengan nuansa budaya jawa, mengaku dialek masih menjadi kendala utama.
“Itu dia masalah utamanya. Soalnya sulit dihilangkan logat Makassar kita,” kata Taufik Akbar, salah satu remaja yang lolos dalam audisi peran KCB, di redaksi Fajar, Selasa (8/7).
Mahasiswa UIN Alauddin ini menuturkan pengalamannya saat mencoba casting di Jakarta beberapa waktu lalu. Katanya, saat berbicara depan kamera, beberapa orang di lokasi syuting langsung memastikannya dari Makassar.
“Mereka bilang, biar tutup mata, saya tetap kentara dari Makassar. Padahal dialog saya sudah sangat halus, masih bisa ketahuan,” kata Taufik. Yang lainnya juga mengakui hal yang sama. Namun begitu, mereka tetap berupaya mengikis masalah logat itu dengan banya belajar dari guru casting yang dipersiapkan panitia untuk wilayah Makassar.
Ya..kalau memang sudah terbiasa berlogat Makassar…edede..susah itu’E berlogat ala Jawa :D, meski sudah berusaha dihalus-haluskan. Tapi upaya mereka patut didukung. Siapa tahu skenario ceritanya berubah dengan setting Makassar? Bisa aja kan’?
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
XML error: Reserved XML Name at line 2, column 38
Ikuti diskusi Ada 3 komentar untuk artikel ini.
anbhar
itumi susahnya di makassar. ndak logat makassar ki, nakiramaki ma’logat sede :D, padhal berusaha menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. :D
Tapi dulu waktu sy ndak pake logat Makassar, dikiraka orang jawa sama teman²ku, padhal sy dari Jambi. :D
July 20th, 2008 at 7:40 pm
Mudrikan
AssalamuAlaikum….
Saya salah astu peserta wakil Makassar.
Itu dia masalahnya kodong, semua peserta dari makassar, susah sekali nakasi hilang logatta kodong.
Di kasimiki terapi tapi tetap tonji nda mau hilang.
tapi tenang..!
saya sapat bocoran kalau
Ketika Cinta Bertasbih 3-yang sekarang sedang ditulis- itu ada scanenya Di Makassar, jadi……
di pakeji itu bahasa ta’.
July 21st, 2008 at 7:44 pm
dede leman
Yang pastinya memang sulit kalau memaksakan yang tidak biasa, tapi itulah wajah orang-orang di negeri kita. Rasis, Narsis… kenapakah susah sekali dan takut sekaliki akui kalao itumi yang kita bisa. he he he…
January 8th, 2009 at 4:52 pm