You're here: My City Blogging » Makassar » Article: Sertifikasi Untuk Guru Mengaji
Hari Minggu (24/8), Kongres Guru Mengaji yang dilaksanakan di Pondok Madinah Sudiang, Makassar telah ditutup secara resmi oleh Wakil Ketua DPRD Sulsel Ashabul Kahfi MAg. Sesuai berita di Tribun Timur Makassar, Sebelum ditutup, anggota DPD RI Aziz Qahhar Mudzakkar turut memberikan sambutan. Sebelumnya, kongres ini dibuka Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel Andi Patabai Pabokori mewakil Gubernur Sulsel, Jumat (22/8) malam lalu.
Kongres tersebut dihadiri lebih 300 peserta dari 17 kota/kabupaten di Sulsel. Daerah yang mengirimkan dutanya adalah Makassar, Gowa, Takalar, Bantaeng, Bulukumba, Selayar, Sinjai, Maros, Pangkep, Barru, Pinrang, Parepare, Bone, Enrekang, Tana Toraja, dan Palopo. Kongres itu menghasilkan sejumlah kesepakatan. Di antaranya peserta sepakat membentuk Ikatan Guru Mengaji Indonesia (IGMI). Haris Abdul Rahman dan Purnama Irianto Asadih, disepakati sebagai Ketua Umum dan Sekjen IGMI. Keduanya dipilih melalui musyawarah.
Kongres itu juga merekomendasikan meminta kepada Pemerintah Provinsi Sulsel segera mengkongkritkan Peraturan Gubernur sebagai tindak lanjut Perda Nomor 4 Tentang Pendidikan Al Quran menyangkut kejelasan sertifikasi Lembaga Penyelenggara Pendidikan Al Quran dan Sertifikasi Tenaga Kependidikan Al Quran.
Rekomendasi tersebut juga mengimbau kepada pemerintah agar dalam pemberian insentif kepada guru mengaji, lebih memprioritaskan kepada yang memiliki sertifikat guru mengaji.
“Serta menghimbau pemprov untuk menerbitkan SK guru mengaji. Menyikapi sertifikasi tenaga kependidikan Al Quran perlu ada upaya kerjasama dgn madrasah diniyah yang ada dalam rangka penyetaraan pendidikan guru mengaji,” ujar Amruddin AE, salah seorang panitia kongres.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.