You're here: My City Blogging » Makassar » Article: Karena Menunggak Pembayaran, Distributor Tunda Kirim Obat ke RS
Pasien pengguna obat generik di Makassar layak mengelus dada. Seperti diberitakan Tribun Timur online, Beberapa distributor obat kini melakukan penundaan pengiriman obat generik bersubsidi ke sejumlah rumah sakit (RS) di kota Makassar. Pasalnya, utang obat RS dan unit pelayanan kesehatan belum dilunasi hingga saat ini.Menurut salah seorang area manager distributor obat yang tidak mau disebutkan namanya saat dikonfirmasi melalui telepon tadi malam mengatakan, hingga saat ini utang-utang obat RS yang dijanjikan oleh dinas kesehatan (Dinkes) akan segera dibayar, ternyata masih menunggak.
“Stok obat sebenarnya masih ada, namun utang obat belum dibayar. Jadi, kami terpaksa menunda pengiriman obat sampai utangnya dilunasi,” ungkap sumber tersebut. Obat-obat generik bersubsidi yang ditunda pengirimannya antara lain adalah Amoksisilin 500 mg, Ciprofloksasin 500 mg, Diazepam 2 mg dan 5 mg. Ditambahkan pula, pihaknya sendiri masih belum tahu kapan utang obat RS bakal segera dilunasi. “Katanya secepatnya, namun sampai sekarang masih belum dibayar,” kata sumber tersebut.
Masalah kelangkaan obat generik bersubsidi telah terjadi beberapa waktu. Akibatnya, Komis IV DPRD Sulsel memanggil sejumlah pihak terkait dalam dengar pendapat yang digelar di gedung DPRD Tower Lantai 2, Makassar, beberapa waktu lalu. Dalam dengar pendapat ini diketahui bahwa RS dan unit pelayanan kesehatan belum melunasi utang obatnya. Sementara itu mengenai masalah penetapan harga obat generik, pihak distributor mengaku tetap menyesuaikannya dengan surat keputusan menteri kesehatan.(cr1)
Dijanjikan April Lunas DALAM dengar pendapat yang digelar Komisi IV Dewan Perwakilan Daerah Sulawesi Selatan (DPRD-Sulsel) beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel dr Rahmat Latief SpPD MARS memang mengakui bahwa faktor kelangkaan obat generik bersubsidi disebabkan oleh belum terbayarnya utang RS kepada distributor. “Ini hanya masalah kasuistik saja dan kami segera akan mengatasinya. Diusahakan, pada minggu pertama bulan April semua utang sudah bakal terlunasi,” katanya saat ditemui usai dengar pendapat beberapa waktu lalu.(cr1)
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.