You're here: My City Blogging » Makassar » Article: Seminar Internasional Memperingati 3 Tahun Panyingkul

Seminar Internasional Memperingati 3 Tahun Panyingkul

Amril Taufik Gobel — July 9, 2009 / 5:05 pm

Merayakan ulangtahun ke-3 www.panyingkul.com , media online pertama di Indonesia yang mengembangkan citizen journalism ini akan menggelar Seminar Internasional bertajuk “Indonesia-Japan Relationships From Citizens’ Perspectives and Personal Archiving as A New Lifestyle in Digital Era”.

Acara yang didukung oleh Japan Foundation dan Pusat Kajian Kebudayaan Unhas ini menghadirkan pembicara utama Prof Dr Aiko Kurasawa dari Universitas Keio, Tokyo dan Kiyoyuki Wakita, warga Jepang yang menggagas Blog Media Sulawesi dan berencana menelusuri hubungan masyarakat Jepang dengan orang-orang di Sulawesi hingga 100 tahun yang lalu dan telah mengumpulkan berbagai data dan informasi mengenai Sulawesi, khususnya Sulsel, selama bertahun-tahun.

Prof. Kurasawa akan memaparkan pentingnya sudut pandang orang biasa dalam konteks hubungan sejarah kedua negara, yang merujuk pada hasil penelitian yang telah dilakukannya. Sementara peneliti dan dosen senior Sastra dari Universitas Uppsala, Swedia, Dr. Stephen Donovan akan menjelaskan tantangan kegiatan arsip pribadi yang semakin banyak dilakukan masyarakat di tengah makin meluas dan terjangkaunya teknologi digital dan Internet. Dr. Donovan mengerjakan proyek independen selama 5 tahun berupa pengarsipan karya sastrawan besar Inggris, Joseph Conrad, yang hanya didorong oleh hobi dan kecintaan pada sastra.

Menurut Lily Yulianti Farid, pendiri Panyingkul! yang menjadi penanggungjawab seminar internasional ini, kontribusi warga biasa dalam menyebarkan dan bahkan memproduksi informasi dan berita, menjadi semakin tak terabaikan seiring dengan makin meluasnya penggunaan Internet. Hanya saja, tetap ada masalah validasi, akurasi, kualitas dan obyektivitas yang menjadi perdebatan. “Karena itulah, di seminar ini kami berharap mengangkat tren sejarah orang biasa dalam konteks hubungan Indonesia-Jepang. Prof. Kurasawa akan mengupas kontribusi orang biasa menyusun sejarah alternatif, sementara kami di Panyingkul! akan memaparkan model kontribusi warga yang telah dilakukan selama 3 tahun ini melalui tulisan-tulisan yang dihasilkan citizen reporter kami serta berbagai kegiatan kolaboratif lainnya.”

Sementara Meta Sekar Pudji Astuti MA, penulis buku “Apakah Mereka Mata-mata?: Orang-orang Jepang di Indonesia (1868-1942), dari Pusat Kajian Kebudayaan Unhas menambahkan, bahwa persiapan awal mengenai seminar ini telah dilakukan sejak tahun lalu, dengan melihat momentum peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang yang dirayakan secara besar-besaran sepanjang tahun 2008 di kedua negara. “Kami ingin menggali lebih jauh segala aspek hubungan di akar rumput, baik tentang persepsi orang Indonesia terhadap kehadiran orang Jepang di masa penjajahan, persepsi mereka tentang orang Jepang hari ini, dan sebaliknya. Dan yang terpenting, setelah digali, bagaimana mendokumentasikannya agar menjadi bahan pembelajaran sejarah altenatif , di samping sejarah resmi yang selama ini kita jadikan acuan.”

Seminar Internasional ini bersifat gratis dengan sistem pendaftaran terbatas hingga 200 peserta, dan akan diadakan di Hotel Clarion,Makassar Selasa 21 Juli 2009, mulai pukul 9.00 hingga 16.00. Bagi yang berminat , dapat mendaftarkan diri melalui email nilam@panyingkul.com dengan subyek email: seminar internasional.

*Untuk informasi pemberitaan/media relations, dapat menghubungi: Lily Yulianti Farid 0812 4514 3505 Nilam Indahsari 0812 4122 9089

—————-

SELAMAT ULANG TAHUN KETIGA, PANYINGKUL !

Catatan : Dikutip dari Note Miss Panyingkul, Nilam di Facebook

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Citilink Garuda

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT