← Kembali ke halaman depan

Arsip: Opini

Pemilihan Walikota Makassar, Lalu Kenapa Mi’?

Di Banda Aceh, pesan internet berbunyi dukung saya, demi Makassar, bertengger di blog. Inisiatif yang layak dipuji. Lalu saya berkelana mengenang kota itu, baliho promosi yang bak jamur di musim hujan di segala penjuru. Rayuan maut menyeruak di lelorong sempit dan pasar-pasar kumuh. Mereka menawarkan diri minta dipilih. Pesan yang mendahului kampanye formal. Makassarpun riuh rendah [...]

Pelabuhan Larea-rea Sinjai

Pelabuhan adalah sebuah fasilitas di ujung samudera, sungai, atau danau untuk menerima kapal dan memindahkan barang kargo maupun penumpang ke dalamnya. Pelabuhan biasanya memiliki alat-alat yang dirancang khusus untuk memuat dan membongkar muatan kapal-kapal yang berlabuh. Crane dan gudang berpendingin juga disediakan oleh pihak pengelola maupun pihak swasta yang berkepentingan. Sering pula disekitarnya dibangun fasilitas [...]

Pengalaman Mengurus SIM di Makassar

Baru-baru ini saya mengurus SIM di Poltabes Makassar. Sebenarnya saya sudah pernah memiliki SIM sebelumnya tapi karena hilang dan bukti berupa fotokopinya tidak ada, maka saya dianggap mengurus SIM baru. Saya sudah mendengar dan merasakan sejak dahulu tentang kasus suap dalam pengurusan SIM yang sangat sering terjadi. Asal ada uang, surat izin ini mudah sekali [...]

Pengalaman Mengikuti Pilkada Sulsel

Irayani Queencyputri yang akrab dipanggil Rara, sang ketua Komunitas Blogger Makassar, AngingMammiri mengisahkan pengalamannya mengikuti Pemilihan Kepala Daerah Sulawesi Selatan di Makassar kemarin. Ini dia kisahnya:

Daeng, Antara Do’a dan Harapan

  Keterangan foto: Contoh Penggunaan Nama Daeng (foto: Syaifullah)  Kota Daeng, siapa yang tak kenal julukan ini. Julukan ini disematkan kepada kota Makassar, ibukota Sulawesi Selatan dan sekaligus sebagai pintu gerbang Indonesia bagian timur. Namun saya yakin masih banyak orang yang belum paham tentang makna “Daeng” itu sendiri, utamanya orang-orang yang berasal dari luar pulau Sulawesi.

Bissu, Celah Tersisih Budaya Bugis

Sepertinya hanya di budaya Bugis, dikenal lima (5) jenis gender. Menurut penelitian anthropolog Australia, Sharyn Graham dalam research reportnya ; Sex, Gender and Priests in South Sulawesi, Indonesia, IIASNewsletter|#29| November 2002 27 , budaya Bugis mengenal empat jenis gender dan satu para-gender; laki-laki (oroane), perempuan ( makunrai), perempuan yang berpenampilan seperti layaknya laki-laki ( calalai), [...]

Our channels and feeds

  • Business Channel (7 blogs)
  • City Channel (26 blogs)
  • Film Channel (10 blogs)
  • Health Channel (6 blogs)
  • Sport Channel (6 blogs)
  • Media Channel (6 blogs)
  • Lifestyle Channel (4 blogs)
  • Hobby Channel (4 blogs)
  • Science Channel (8 blogs)
  • Music Channel (3 blogs)
  • Tech Channel (10 blogs)
  • Tips Channel (4 blogs)
  • Travel Channel (9 blogs)
  • Writing Channel (5 blogs)