You're here: My City Blogging » Makassar » Opini

Ijo Anget-Anget : Persembahan Anging Mammiri

1 comment syaifullah — December 10, 2008 / 11:02 am

Mungkin agak terlambat bahkan terkesan basi, tapi baru kali ini saya sempat untuk menulis sedikit tentang buku Ijo Anget-Anget yang merupakan persembahan pertama dari komunitas blogger Makassar : AngingMammiri.org. Bukan cuma itu, buku ini juga merupakan buku pertama berbasis komunitas daerah yang diterbitkan untuk pertama kalinya. Membanggakan tentu saja, mengingat komunitas AngingMammiri.org adalah komunitas yang [...]

Cerita Ambi Towani Dari Amparita

Comments kamaruddin_aziz — December 5, 2008 / 3:23 pm

Malam merambat diatas kota Pangkajene ketika kami berbelok mengarah ke kawasan Amparita. Sekilas, terlihat rumah-rumah panggung padat berdempet dengan dinding kecokelatan cenderung hitam. Tidak banyak lampu di teras rumah warga, tanpa suara musik atau bahkan televisi. Jalan atau tepatnya lorong di depan rumah sang Ambi, pemimpin komunitas Towani di kabupaten penghasil beras di Sulsel ini [...]

8 Tahun Setelah Karamnya Kapal Pengangkut Kayu

1 comment kamaruddin_aziz — September 22, 2008 / 3:41 am

Musim timur yang kering di daratan Sulawesi. Di laut Arafura beberapa awak kapal pengangkut kayu asal Galesong sedang berjibaku menyelamatkan diri. Terjangan badai musim timur, memaksa perahu sarat berbobot sekitar 25 ton yang ditumpangi 11 awak itu, oleng kemudian pecah. Disesaki air laut, kapal itu perlahan tenggelam. Kayu-kayu bayam yang dimuat tidak membuatnya mengapung, malah [...]

Pemilihan Walikota Makassar, Lalu Kenapa Mi’?

Comments kamaruddin_aziz — August 12, 2008 / 7:08 am

Di Banda Aceh, pesan internet berbunyi dukung saya, demi Makassar, bertengger di blog. Inisiatif yang layak dipuji. Lalu saya berkelana mengenang kota itu, baliho promosi yang bak jamur di musim hujan di segala penjuru. Rayuan maut menyeruak di lelorong sempit dan pasar-pasar kumuh. Mereka menawarkan diri minta dipilih. Pesan yang mendahului kampanye formal. Makassarpun riuh rendah [...]

Pelabuhan Larea-rea Sinjai

4 comments takdir — April 13, 2008 / 8:18 pm

Pelabuhan adalah sebuah fasilitas di ujung samudera, sungai, atau danau untuk menerima kapal dan memindahkan barang kargo maupun penumpang ke dalamnya. Pelabuhan biasanya memiliki alat-alat yang dirancang khusus untuk memuat dan membongkar muatan kapal-kapal yang berlabuh. Crane dan gudang berpendingin juga disediakan oleh pihak pengelola maupun pihak swasta yang berkepentingan. Sering pula disekitarnya dibangun fasilitas [...]

Pengalaman Mengurus SIM di Makassar

1 comment Amril Taufik Gobel — November 28, 2007 / 11:19 am

Baru-baru ini saya mengurus SIM di Poltabes Makassar. Sebenarnya saya sudah pernah memiliki SIM sebelumnya tapi karena hilang dan bukti berupa fotokopinya tidak ada, maka saya dianggap mengurus SIM baru. Saya sudah mendengar dan merasakan sejak dahulu tentang kasus suap dalam pengurusan SIM yang sangat sering terjadi. Asal ada uang, surat izin ini mudah sekali [...]

Pengalaman Mengikuti Pilkada Sulsel

3 comments Amril Taufik Gobel — November 6, 2007 / 1:48 pm

Irayani Queencyputri yang akrab dipanggil Rara, sang ketua Komunitas Blogger Makassar, AngingMammiri mengisahkan pengalamannya mengikuti Pemilihan Kepala Daerah Sulawesi Selatan di Makassar kemarin. Ini dia kisahnya:

Daeng, Antara Do’a dan Harapan

4 comments Amril Taufik Gobel — November 5, 2007 / 3:57 pm

  Keterangan foto: Contoh Penggunaan Nama Daeng (foto: Syaifullah)  Kota Daeng, siapa yang tak kenal julukan ini. Julukan ini disematkan kepada kota Makassar, ibukota Sulawesi Selatan dan sekaligus sebagai pintu gerbang Indonesia bagian timur. Namun saya yakin masih banyak orang yang belum paham tentang makna “Daeng” itu sendiri, utamanya orang-orang yang berasal dari luar pulau Sulawesi.

Bissu, Celah Tersisih Budaya Bugis

2 comments Amril Taufik Gobel — November 4, 2007 / 10:15 pm

Sepertinya hanya di budaya Bugis, dikenal lima (5) jenis gender. Menurut penelitian anthropolog Australia, Sharyn Graham dalam research reportnya ; Sex, Gender and Priests in South Sulawesi, Indonesia, IIASNewsletter|#29| November 2002 27 , budaya Bugis mengenal empat jenis gender dan satu para-gender; laki-laki (oroane), perempuan ( makunrai), perempuan yang berpenampilan seperti layaknya laki-laki ( calalai), [...]

Citilink Garuda

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT