Program Kredit Rumah Warga Miskin
Berbahagialah Warga Miskin (Gakin) di Kota Batu, Malang. Berdasarkan berita di Harian Surya Online, Departemen Kementrian Percepatan Daerah Tertinggal (PDT) mengucurkan dana sebesar Rp 500 juta untuk membantu gakin membangun rumah sendiri atau membeli rumah secara kredit.
Plt Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Batu, Driatmojo, mengatakan untuk tahap awal, anggaran itu akan diprioritaskan bagi 150 KK yang masuk kriteria gakin dan berhak mendapat bantuan ini. “Gakin yang berkeinginan memanfaatkan program pemerintah pusat ini tinggal mengurus surat pengantar dari RT/RW di daerahnya,” kata Driatmojo, Selasa (5/8).
Gakin juga diberi kebebasan meminjam dana untuk memperbaiki rumah maksimal Rp 5 juta melalui Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Agribis Bumi Makmur yang berkantor di Desa Pendem. “Program ini melengkapi program bedah rumah yang dulu pernah dilaksanakan Tim Penggerak PKK Kota Batu. Kami berharap warga tidak malu-malu mengajukan sejumlah dana dari program ini,” jelasnya. Dana dari Kementrian PDT itu, lanjut Driatmojo, berbentuk pinjaman tanpa agunan

Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.
ningrum
apakah di desa kami juga boleh meminjam?karena rumah saya atapnya sudah rusak parah,mau memperbaiki tapi tidak da biaya.kakak-kakak saya,lepas tangan.rata-rata.takut pada sang istri(orang pati-jateng)dia sangat tidak punya hati nurani,tidak punya rasa hormat pada ibu saya.semenjak kakak saya menikah dg dia,ekonomi rumah kami berubah total.ayah saya sudah meninggal dunia semenjak saya duduk di bangku sma.sekarang di rumah saya yg tinggal ibu(60th-lebih)dan adik saya(20th).alamat lengkap ibu saya(desa mojosari 01-kepanjen -malang.)beliau sering kali mengelu keadaan rmh kami.yang sudah parah ini.sedang diri saya ada di perantauan.kondisi kesehata saya pun tidak kurang bagus.tapi saya ndak mau kasih tahu sama ibu saya kalau saya saatini lagi sakit.ibu saya kasihan tdk ada yg mau mempedulikan beliau hanya adik saya lah yg merawat beliau.mohon anda bisa membantu kami.karena lura kami yg tadinya banyak kkn.dan tdk memperdulikan nasib paa warganya.sebelumnya terimah kasih banyak.semua pamong-pamong kami ndak ada yg pecus mrk pada kkn.memakan beras sembakau kami.jata sembakau (hrs membayar dulu baru dpt jata/itu bkm apa-apa.sebagian lagi mereka perjual belikan kpd yg punya uang.saya mohon selidiki yg teliti.para pamong-pamong kami.desa mojosari ndak ada kemajuanya,makin tahun tdk bertambah maju tapi bertambah mundur kayak desa yg mati,saya perihatin dg keadaan desak kelahiran saya.sekali lagi.mohon pejabat daerah malang segera selidiki daerah kami,dan kalau bisa tolong bantu ibu saya.sebelumnya terima kasih banyak.
August 22nd, 2008 at 11:40 am
ningrum
saya berharap sekali khususnya kepada pemeritah(kab.malang)mau membantu rakyat kecil.
August 22nd, 2008 at 11:43 am