You're here: My City Blogging » Kota Malang » Article: Organda Malang Bersikukuh : Tarif Angkot Tidak Turun
Para penumpang setia angkot di Malang harap bersabar. Tarif angkutan massal ini, seperti dikutip dari harian Surya Online, tidak turun meski dalam bulan Desember ini telah terjadi dua kali penurunan harga bensin premium. Ketua DPC Organda Malang Raya Soewito Widjaya mengakui, pihaknya hanya akan menurunkan tarif Angkot bagi pelajar dari Rp 2.000 menjadi Rp 1.800 pada penurunan harga premium tahap I dan menjadi Rp 1.500 pada tahap II sedangkan tarif untuk umum tetap sebesar Rp 2.500.”Konsep usulan tarif ini sudah kami kirim ke Dishub Kota Malang dan keputusannya baru besok (Kamis, 18/12) dengan melibatkan banyak pihak termasuk pengurus jalur (lyn),” katanya.
Soewito beralasan, tidak diturunkannya tarif penumpang umum itu disebabkan harga suku cadang kendaraan cukup tinggi serta adanya peremajaan Angkot yang segera dilaksanakan (2009) sehingga beban pemilik menjadi lebih berat karena harus menanggung angsuran minimal sebesar Rp 65 ribu per hari selama lima tahun.
Ia berharap, dalam menentukan tarif angkutan baik untuk umum maupun pelajar Pemkot tetap memperhatikan dan mempertimbangan keluhan pemilik angkot termasuk keberlangsungan hidupnya.
Sementara salah seorang pengguna jasa angkot ketika pulang dan pergi kerja di kantornya yang berlokasi di Jln Jaksa Agung Suprapto Malang, Noerien mengeluhkan tindakan para sopir angkot yang tidak menurunkan tarif meski harga premium mengalami penurunan cukup signifikan yakni Rp 1.000 perliter.
“Sopir dan pemilik angkot itu mau enaknya sendiri saja. Ketika harga BBM naik pada saat itu juga tarif angkot dinaikkan tanpa menunggu SK penetapan dari walikota, tetapi giliran BBM turun mereka tidak mau menurunkan tarifnya dengan berbagai alasan,” katanya menegaskan.
Sebelumnya, Ketua Lembaga Pengawas Konsumen Indonesia (LPKI) Malang Raya Moerdjoko mendesak Pemkot setempat agar segera mengeluarkan Surat Keputusan (SK) dan menetapkan tarif angkot pasca penurunan harga premium.
Walikota Malang Peni Suparto juga memastikan, tarif angkot baik untuk pelajar maupun umum akan diturunkan untuk menyesuaikan dengan penurunan harga BBM khususnya premium.
“Sekarang kami masih mematangkan konsep dan menghitung nominal ideal tarif angkutan baik bagi pelajar maupun umum,” tegasnya
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
A feed could not be found at http://feeds.feedburner.com/transjogja
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.