You're here: My City Blogging » Padang

Padang Butuh Waktu 5 Tahun Untuk Pulih

Comments Muhammad Fahmi Aulia — December 18, 2009 / 01:46

Gempa yang melanda Padang beberapa waktu lalu ternyata cukup dahsyat dan merusak. Setidaknya butuh waktu 5 tahun hingga didapat kondisi kota Padang kembali pulih seperti sebelum terjadi gempa. Perkiraan ini didapat oleh tim ahli dari Universitas Andalas untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa Prof Helmi.

Keterbatasan APBD Kota Padang menjadi salah satu kendala, belum lagi besarnya dan banyaknya kerusakan yang terjadi.

“Lima tahun merupakan waktu cukup singkat dalam menyelesaikan dasar-dasar pembangunan pascagempa, mulai dari pemindahan pusat pemerintahan dari lokasi sekarang ke lokasi yang baru, memulihkan perekonomian kota dan merevitalisasi Pasar Raya,” kata guru besar Pascassarjana bidang kebijakan publik.

Langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah menjalankan dan menerapkan dasar-dasar pembangunan pascagempa yang perlu disegerakan yakni mereorganisasi jaringan transportasi kota, memulihkan psikologis masyarakat dan persiapan menghadapi bencana, memulihkan sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan. Selanjutnya, memulihkan rumah masyarakat dan prasarana pemukiman, serta meninjau ulang dan merevisi rencana tata ruang wilayah (RTRW) dan rencana pembangunan jangka menengah (RPJMD).

Semoga kota Padang bisa pulih seperti sedia kala. Aamiin.

Sumber berita dari sini.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Marosok, Budaya Apa Itu?

Comments Muhammad Fahmi Aulia — November 28, 2009 / 22:26

091126bjualhewan.jpgSaya baru mendengar istilah Marosok, yakni sebuah budaya dan tradisi jual beli hewan qurban di Padang. Tradisi marosok ini bukan sekedar tradisi jual biasa, namun dilakukan proses menawar tanpa berdialog antara pedagang dan pembeli.

Unik, bukan?

Dari sini, saya kutip bagaiman marosok dilakukan.

Tradisi ini menjual hewan tanpa harus berbicara dengan pedagang. Sang pembeli cukup memilih hewan yang disukai. Jika sudah dapat kini tinggal jari-jari tangan yang bermain. Tawar-menawar ini mengunakan jari tangan di mana sekilas mirip orang bersalaman. Tujuannya agar tak boleh dilihat orang lain. Tak hanya pembeli yang senang, pedagang pun merasa bisa mengambil keuntungan lebih banyak karena sesama pembeli tak saling mengetahui harga hewan yang dijual.

Terkait dengan idul Adha yang baru berlalu, apakah ada yang sempat melihat tradisi ini dilakukan? Seru ya?

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Berburu Dengan Menggunakan Anjing

Comments Muhammad Fahmi Aulia — November 28, 2009 / 21:19

091125eksis_anjing-babi.jpgMasyarakat Sumatera Barat rupanya cukup akrab dengan kegiatan berburu, terutama berburu babi hutan yang sering merugikan para petani, karena mereka sering merusak sawah dan ladang mereka. Dalam kegiatan berburu, mereka menggunakan anjing sebagai pemandu untuk menemukan binatang buruannya.

Seiring dengan berjalannya waktu, ada perubahan dalam berburu babi hutan. Jika dulu, seperti saya tulis di atas, babi hutan diburu karena sering merusak lahan, maka kini perburuan babi hutan dilakukan sebagai hobi semata.

Nah, apabila sudah terkait/berhubungan dengan hobi, maka konotasi kata ‘mahal’ akan ikut serta. Hal tersebut juga berlaku di sini. Anjing-anjing pemburu yang digunakan untuk hobi berburu babi hutan ini sudah dilatih dan dirawat dengan biaya yang bisa dikatakan cukup mahal.

Ada yang pernah menyaksikan perburuan ini? Jadi penasaran deh!

Sumber berita dari sini.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Perayaan Thanksgiving di Padang

Comments Muhammad Fahmi Aulia — November 28, 2009 / 18:19

Konsul general Amerika Serikat, yang berlokasi di Medan, merayakan perayaan Thanksgiving di Padang (Sumbar), sebagai wujud kepedulian terhadap bencana gempa melanda daerah berjuluk ranah minang tersebut. “Perayaan ini sengaja gelar di Padang, selain merupakan ujud kepedulian terhadap bencana gempa, kami selaku warga AS tergerak melakukan doa bersama, khususnya terhadap korban yang jatuh, tentunya bersama masyarakat Kota Padang, Sumbar,” kata Stanley Harsha, Consul General American Consulate Medan, di Padang.

Gubernur Sumbar melalui Asisten II Syafrial merasa terharu atas kepedulian ditunjukkan Konsul Jendral AS tadi. Perayaan Thankgiving yang dirayakan di Cafe Mirama dan Restoran Jalan Gereja No 38 Padang tersebut, dihadiri puluhan tokoh Sumbar. Mulai dari Rektor se-Sumbar, Praktisi, Akademisi, Seniman, tokoh masyarakat, dan para korban serta saksi mata gempa Sumbar.

Hmmmm….di satu sisi saya ikut senang dengan kepedulian konsul general AS, tapi di sisi lain, saya bertanya-tanya apakah hal2 seperti ini efektif?

Sumber berita dari sini.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

PNS Sumbar Akan Miliki Kartu Pegawai Elektronik

Comments Muhammad Fahmi Aulia — November 28, 2009 / 18:13

Sedikitnya sekitar 6.000 PNS Sumbar di lingkungan pemerintah Propinsi Sumatera Barat akan memiliki kartu pegawai elektronik. Hal ini diketahui usai dilakukan pengambilan foto dan identitas pegawai di lingkungan pemerintah Propinsi Sumatera Barat. Selain itu, pengambilan sidik jari juga sudah dilakukan sejak hari Rabu, 25 November 2009 lalu.

PNS sebanyak 6.000 ini merupakan tahap awal dari total 8.400 PNS di lingkungan pemerintah Propinsi Sumatera Barat.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumbar, Jayadisman, menyatakan setelah proses pengambilan photo, dokumen dibawa tim BKN dan Skopindo ke Jakarta. Setelah pembuatan KPE, dilanjutkan ke Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumbar, guna pembuatan rekening. Terkait, KPE PNS akan berfungsi sebagai ATM dan pegawai akan bisa mengambilan gaji di BPD, kemudian proses berikutnya ke PT. Askes dan PT. Taspen.

Penerapan KPE akan membuat data kepegawaian negeri sipil menjadi akurat sehingga akan berdampak efisiensi terhadap keuangan negara. Selain itu, dengan penerapan KPE akan dapat memangkas birokrasi selama ini, serta pelayanan akan transparan karena teknologi yang mengatur. Kemudian dengan penerapan KPE memudahkan pegawai dalam mengurus berbagai pelayanan, karena BKN bekerjasama dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan PT Askes dan PT Taspen.

Mudah2an dengan adanya KPE ini, tingkat korupsi di lingkungan pemerintah Propinsi Sumatera Barat bisa ditekan. Dan penekanan korupsi bisa dilanjutkan ke tempat lain.

Sumber berita dari sini.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Tarian Turuk Uliak, Budaya (Nyaris) Terlupakan

Comments Muhammad Fahmi Aulia — November 22, 2009 / 14:24

091122atarimentawai.jpgSumatera Barat sebenarnya mempunyai banyak tarian, tidak saja tari lilin. Salah satu tarian yang jarang disebut adalah tarian Turuk Uliak, yakni tarian dari Mentawai. Makna dari tarian tersebut adalah ekspresi masyarakat Mentawai dalam menghargai dan penggambaran keselarasan manusia dengan alam sekitarnya.

Masing-masing daerah di Mentawai memiliki ciri berbeda dalam tarian mereka. Warga di daerah pegunungan hanya bisa membawakan tari binantang hutan, seperti monyet. Sedangkan warga desa di pinggiran pantai menarikan hewan pantai, seperti burung camar.

Hmmm..saya sendiri belum pernah tahu ada tarian ini. Ada yang pernah melihat tarian ini secara lengkap?

Berita dan foto dari sini.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Wall Street Institute Memberikan Bantuan Ke Padang

1 comment Muhammad Fahmi Aulia — November 21, 2009 / 23:52

Wall Street Institute (WSI) adalah sebuah lembaga pendidikan (kursus) Bahasa Inggris, yang baru2 ini menyelenggarakan kegiatan pengumpulan dana sekaligus mendorong sektor usaha membantu pembangunan infrastruktur yang rusak di Padang Sumatera Barat. Hal ini dilakukan agar banyak kalangan, baik dari pengusaha maupun individu, untuk tergugah hatinya dan membangun kembali Sumatera Barat, demikian disampaikan Presiden Direktur Wall Street Institute Indonesia, Wiliam Daniel.

Kegiatan malam dana yang diselenggarakan di Tribecanite City Walk Jakarta merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka mengumpulkan dana untuk memperbaiki kerusakan akibat gempa pada bulan September 2009 lalu. Dana yang terkumpul nantinya, kata Wiliam, sementara ini sudah dialokasikan bagi pembangunan SDN 2 yang berlokasi di Korong 5 Koto Timur Sumatera Barat. Sekolah dengan murik 250 orang ini mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa.

Terima kasih kepada WSI yang telah memberikan bantuannya. Ayo, teman2 yang lain, jangan lupa membantu saudara2 kita di Padang! :-)

Foto dari sini. Berita dari sini.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Sumatera Barat Kembali Diguncang Gempa!

1 comment Muhammad Fahmi Aulia — November 12, 2009 / 06:17

Lokasi Sumatera Barat yang berada di daerah patahan membuat Sumatera Barat tidak pernah berhenti diguncang gempa. Dan hal (gempa) ini kembali lagi terjadi kemarin.

Pada pukul 10.14 WIB terjadi gempa dengan skala 5.0 skala Richter berada pada episentrum 1.54 Lintang Selatan (LS) -99.44 Bujur Timur (BT). Lokasinya sekitar 69 Km Tenggaran Siberut Mentawai, Sumbar, dengan kedalaman 15 Km.

Gempa kali ini nampaknya tidak berpotensi kepada hal-hal yang lebih buruk lagi.

Sumber berita dari sini.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Rp 200 Miliar Untuk Rekonstruksi Pascagempa

Comments Muhammad Fahmi Aulia — November 11, 2009 / 12:15

Pemerintah Sumbar mengeluarkan dana hingga Rp 200 miliar untuk membantu dana pemulihan dan rekonstruksi pasca gempa dan tanah longsor yang terjadi 30 September 2009. Dana sebanyak itu dicantumkan dalam APBD tahun 2010. Diharapkan dana tersebut tidak mengganggu APBD Sumbar di tahun 2010 secara keseluruhan, karena dana rekonstruksi ini mencapai 24% dari total anggaran.

RAPBD Sumbar sendiri mencapai Rp 1,77 triliun, terdiri dari Rp 870,04 miliar belanja langsung dan belanja tidak langsung Rp899,48 miliar.

Sebenarnya yang paling penting adalah distribusi yang MERATA dari rekonstruksi ini. Jangan sampai ada daerah yang merasa di-anak tiri-kan karena merasa tidak diperhatikan dan tidak dipenuhi kebutuhannya. Sementara ada daerah yang berlebih menerima bantuan.

Selamat bekerja Pemerintah Sumatera Barat! Amanah rakyat jangan disia-siakan!

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Bantuan Dari Israel Disita MUI Sumbar

1 comment Muhammad Fahmi Aulia — November 2, 2009 / 14:45

MUI Sumbar telah melakukan penyitaan terhadap bantuan yang dikirim dari Israel, dalam rangka membantu korban gempa akhir September 2009 lalu. Penyitaan dilakukan langsung oleh ketua MUI Sumbar, beliau juga memberikan pernyataan sebagai berikut,”Dari Israel, tidak ada yang bisa kita harapkan,” ujar Ketua MUI Sumbar Gusrizal Gazahar di Padang, Jumat (30/10).

Menurut Gusrizal Gazahar, penolakan bantuan dari Negara Zionis berupa obat batuk, demam, dan luka-luka.tersebut untuk menghindari timbulnya polemik. Pasalnya takut pemberian bantuan diboncengi kepentingan tertentu.

Sumber dari sini.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Citilink Garuda

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL UPDATES

FEATURED POSTS

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

COMMENT