You're here: My City Blogging » Padang » Article: Masalah Lain Dari PSB Online
PSB Online ternyata tidak hanya bermasalah ijazah dan nilai, namun juga mempunyai masalah lain yang tidak kalah memusingkan jika terjadi. Masalah yang dimaksud adalah gugurnya calon siswa baru dikarenakan yang bersangkutan tidak melakukan daftar ulang atau lapor diri di sekolah yang menerima dirinya.
Ditengarai banyak siswa yang tidak mendaftarkan diri ke sekolah yang seharusnya dikarenakan mereka berspekulasi dirinya akan diterima di sekolah lain (yg lebih favorit). Padahal jadwal daftar ulang dibatasi sejak Senin 9 Juli hingga Kamis 12 Juli 2007 lalu.
Hingga berita ini dimuat, belum diketahui secara pasti berapa banyak siswa yang masih berspekulasi dan masih berharap dirinya akan diterima di sekolah pilihan.
Padahal, jika siswa tersebut tidak mendaftar ulang ke sekolah yang telah menerima dirinya, maka siswa tersebut dianggap mengundurkan diri. Yang mesti lebih diperhatikan lagi adalah hak siswa tersebut untuk bersekolah di sekolah negeri AKAN HILANG. Pernyataan ini dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Drs. H.M. Nur Amin, M.Pd, yang didampingi Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Mutu Dinas Pendidikan, Drs. Wirnadi. A, saat menyampaikan pernyataan ini.
Contoh kasus adalah SMAN 14 Padang yang mempunyai daya tampung 272. Didapat berita, baru 50 orang yang lapor diri. Sementara itu, hasil entri data yang tercatat di PSB online, pendaftar di SMAN 14 mencapai 371 orang. Dari sini, kita bisa ketahui bahwa banyak calon siswa, yang mengikutsertakan pilihan SMA lain, masih berharap akan diterima di sekolah tersebut (pilihan lain). Padahal, dalam PSB online yang diterapkan, siswa yang namanya sudah keluar atau diterima pada sekolah pilihan, di sanalah nantinya ia akan bersekolah.
Mudah-mudahan tidak banyak ‘korban’ yang jatuh akibat ketidaktahuan dan aksi spekulasi yang dilakukan.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.