You're here: My City Blogging » Padang » Article: Potensi Peternakan di Sumatera Barat

Potensi Peternakan di Sumatera Barat

Muhammad Fahmi Aulia — July 19, 2007 / 15:02

Diam-diam, propinsi Sumatera Barat ternyata mempunyai potensi yang cukup besar di bidang peternakan. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan sapi dari propinsi Sumatera Barat meraih penghargaan dalam Pekan Nasional Kelompok Tani dan Nelayan Andalan XII yang diselenggarakan di Palembang, dengan menyisihkan 6 nominasi lainnya.

Metode yang digunakan oleh Dinas Peternakan Sumbar untuk mendapatkan sapi unggulan ini adalah dengan metode sperma beku (frozen semen) produk Balai Inseminasi Buatan (BIB) Tuah Sakato.

Keberhasilan ini membuat pemerintah (instruksi Presiden melalui Menteri Pertanian) berniat mengembangkan sapi dengan metode yang digunakan Dinas Peternakan, yakni sapi simmental di Sumbar dengan pola Village Breeding Center  (VBC).

Sapi unggulan ini dinilai mempunyai potensi yang bagus untuk meningkatkan kesejahteraan para peternak, karena sapi yang memenangi kejuaraan memiliki berat, 827 Kg, panjang 172 cm, tinggi 147 cm, lingkar dada 225 cm, dengan umur 2 tahun 11 bulan mempunyai harga jual sekitar Rp22 juta/ekornya.

Penulis sendiri melihat pengelolaan peternakan yang baik akan berdampak kepada masakan rendang. Maksudnya, semakin baik kualitas daging yang dipakai, maka rendangnya pun akan semakin enak dan bisa dijual kepada konsumen-konsumen tertentu yang memiliki cita rasa tinggi.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 6 komentar untuk artikel ini.

  1. ivan

    Kalau kita kumpulkan peduduk sumatera barat yang berwira usaha hampir dapat dipastikan yang berkumpul sebagian besar adalah pemilik rumah makan dan penjual pakaian. Generasi muda minang sebaiknya melihat peluang usaha yang lain yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian dan manfaat yang lebih besar terhadap perkembangan intelektualitas sehingga bisa menjadi enterpreneur yang siap menghadapi persaingan dengan dunia luar. Banyak orang bilang bahwa saingan etnis tionghoa dalam berdagang hanyalah orang padang. Benarkah demikian? saya pikir jawabannya tidak. Kita hanya bisa bersaing di dua bidang itu saja sedangkan etnis tionghoa jauh lebih variatif dan lebih maju dibandingkan pengusaha minang.

    July 21st, 2007 at 04:04

  2. dian restu nalia

    peternakan? bener2 suatu solusi yang sangat bijak untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, tapi tunggu dulu…tentu saja masyarakat tidak dapat bergerak sendiri tanpa dukungan dari pemeritah daerah.
    saya sebgai mahasiswa ekonomi pembangunan sangat heran mengapa pemerintah kita tidak berspesialisasi untuk pengembnagan ekonomi rakyat di bidang peternakan. padahal subsektor pertanian inilah yang paling mudah dikembangkan dan dilakukan oleh seluruh masyarakat, bahkan anak SD sekalipun.
    seandainya pemerintah kita mempunyai perencanaan ekonomi yang mengarah kepada prinsip spesialisasi atau konsentrasi kepada pengembangan apa yang ada atau apa yang kita miliki, sehingga nantinya diharapkan kita seperti mempunyai identitas sendiri. seperti Sumbar sebagai propinsi penghasil daging sapi terbesart di indonesia.
    sesuatu akan mudah dilakukan apabila mempunyai tekat, tanggung jawab, dan rasa kepemilikan yang besar. jika pemerintah benar2 serius untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, maka peternakan adalah solusi arah perencanaan yang baik

    September 23rd, 2007 at 15:06

  3. Riri Satria

    Saya setuju bidang ini dijadikan salah satu roda penggerak ekonomi Sumatera Barat disamping agribisnis lainnya secara umum. Soalnya di sini kita tidak punya potensi sumber daya mineral yang jumlahnya signifikan sehingga ekonomis untuk diekpolitasi, pariwisata pun akan masih bermasalah karena masih mencari bentuk dan budaya masyarakat kita yang relatif tertutup (beda dengan Bali, Penang, Phuket, etc, mereka memiliki budaya yang relatif terbuka), … saya pikir, peternakan atau agribisnis secara umum adalah ide yang bagus …

    September 29th, 2007 at 10:52

  4. andri

    saya sangat setuju seandainya pemerintah sumbar lebih memperhatikan sektor-sektor yang sangat potensial sekali untuk dikembangkan, dalam hal ini saya melihat sektor peternakan,,, walaupun saya sebagai mahasiswa teknik mesin di ITB, tapi saya sangat antusias sekali mengenai pengembangkan ternak sapi,, bahkan saya merencanakan untuk memulai mengembangkan bisnis pengemukan sapi, karena prospek kedepannya sangat bagus. seperti kita ketahui indonesia masih mengimpor sebagian dari kebutuhannya.

    August 9th, 2008 at 15:17

  5. website dunia veteriner

    nice artikel …

    May 31st, 2009 at 12:11

  6. WELFENDRI HAMID

    Sebagai mahasiswa peternakan di IPB dan sebagai putra daerah sumatera barat ini merupakan kebanggaan tersendiri,mudah-mudahan impor protein hewani 70% baik itu daging maupun susu dari total keseluruhan kebutuhan dalam negeri dapat di muntahkan dari ranah minang.tentu dengan dukungan pemerintah yang sungguh-sungguh tampa ada kong-kalingkong lagi dengan dana,jangan sampailah…kasihan peternak…saya menargetkan dan menghimbau kepada kalangan yang berhubungan dengan dunia peterakan hayo “mari kita jadikan sumatera barat penghasil daging sapi terbaik dan susu perahan berkualitas tinggi di asia tenggara kit punya payahkumbuh untuk sapi FH,dengan teknologi dan manajemem yang terbaik dari anak minang” propinsi 10 juta ekor sapi per/tahun.ok!

    June 14th, 2009 at 22:27

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Citilink Garuda

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • darwanto — selamat siang pak pak saya kan belum punya sim, saya mau buat sim baru dan saya belum tau tempat bikin sim ...
  • asoy — saya 2 kali maen dengan psk gang dolly, pelayanannya monoton gk seruuuuu sumpah, malah terkesan keburu gt
  • santoso — Mohon bantuan informasinya untuk nilai UN terendah dan tertinggi yg diterima di SMAN 11 Yk dan SMAN 4 Yk. Trmksh sblmnya.
  • woko — aku mau nanya tempat/toko di jogja yang berani beli laptop bekasku dengan harga tinggi dimana ya?
  • asri — pak, saya dapat in fo bahwa klo da kehilangan motor yang dapat di ambil kembali di polres bekasi...sebelumnya saya kehilangan ...
  • IBU SISIDK — anak saya nem 25.55 lulus sdn n pengen masuk smpn 8 or smpn 1 kirakira bisa ndak ya?atau tolong dong ...
  • syatir — Yah, kota palu memang punya sangat banyak potensi ekonomi. Kalo warga palu kreatif dan pemerintahnya mendukung, sy yakin kota palu ...
  • surya — klu merasa maniak kopi??? pernah nyoba kopi florest?? disini masih tersedia banyak kopi florest mentah.
  • Regina — ass.klo nem 29,35 bisa msk sma negri mna ya,mksih
  • Regina — nem trndh sma 10 n 11 yk taun 2008 brpe.ktnggu sgra jwbn ny.mksih