Bekas Galian Yang Meresahkan
Jika anda sempat melalui depan PDAM, Simpang Lapau Talang, depan Kompleks Terminal Antokan dan beberapa ruas jalan lain di Lubukbasung, Padek, anda akan menemukan banyak lubang-lubang bekas galian yang dilakukan oleh PT Telkom. Entah mengapa, pihak Telkom masih membiarkan lubang-lubang bekas galian tersebut menganga, tidak segera ditutup.
Dari berita yang didapat, Kakan satpol PP Agam H.Erlizon Azwar didampingi Kasi Ops Hilton, usai mendapatkan pengaduan dari masyarakat, langsung menginstruksikan personilnya untuk melacak perkembangan kasus tersebut.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, menurut Lukman, pengawas lapangan proyek penggalian kabel PT Telkom Lubukbasung, penggalian kabel itu masih belum selesai, karena sesuai perjanjian pengusaha akan memperbaiki kembali ruas jalan dan trotoar yang rusak setelah digali. Oleh karena itu pihaknya lebih cenderung tidak melakukan penutupan lubang, karena berdasarkan projek, pihaknya masih mempunyai ‘hutang’ pekerjaan dan akan diselesaikan secepatnya.
Bahkan Lukman menyebutkan pihaknya sudah ditanyai Satpol PP Agam berkait masalah tersebut, dan sudah dijelaskan secara detail, karena pekerja dan pihak perusahaan penggali kabel sudah ke Padang.
Nampaknya masyarakat masih selalu menjadi korban dari tiap aksi penggalian, baik yang dilakukan oleh PT Telkom, PDAM, ataupun pihak-pihak lain. Bekas penggalian sering tidak ditutup rapi sepert semula, cenderung dibiarkan acak-acakan dan terkesan sekedarnya. Benar-benar tidak mau rugi sedikitpun!! :(
Sedangkan Pemerintah (baik di Pusat maupun di Daerah) sendiri cenderung bersikap mendua. Ribut-ribut mengenai terbengkalainya galian cenderung hanya untuk menarik simpati, tanpa ada kejelasan (dan penyelesaian) status kasus tersebut. Semoga Pemerintah bisa bertindak lebih tegas dan tidak pandang bulu lagi!

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.