Naik, Naik, dan Naik
Menjelang bulan Ramadhan, yang kira-kira 20 hari lagi, banyak sekali terjadi kenaikan harga yang terjadi di daerah Sumatera Barat. Ambil contoh di daerah Solok. Pasokan minyak tanah yang mulai berkurang, membuat harganya naik, mengikuti kenaikan harga minyak goreng, harga BBM, dan harga susu. Tidak saja minyak tanah, harga beras juga mulai merangkak naik. Ambil contoh beras jenis sokan dan anak daro, yang semula Rp 5800/kg, kini menjadi Rp 5200/kg. Sementara harga beras jenis IR naik Rp 400/kg, dari semula Rp 5400/kg menjadi Rp 5800/kg.
Kenaikan beras ini dirasa masih lebih rendah dibanding harga beras yang dicapai di awal tahun 2007 sebesar Rp 8000/kg.
Diperkirakan kenaikan harga beras ini akibat beberapa hal:
1. Hujan yang turun terus menerus, sehingga gabah sulit dipanen.
2. Adanya serangan tikus sekitar bulan Juni 2007 lalu.
Harga minyak tanah sendiri sudah merangkak naik di Bukittinggi. Harga yang dipatok agen pengecer di sejumlah pasar di Bukittinggi bervariasi. Mulai Rp2.500 sampai Rp2.700/liter. Meningkatnya permintaan minyak tanah terutama dipicu kekhawatiran terjadi kelangkaan, terutama karena tidak lama lagi akan memasuki Ramadhan.
Mudah-mudahan menjelang Ramadhan dan selama Ramadhan, harga-harga bisa diturunkan apabila tidak bisa dijadikan normal lagi. Semoga pemerintah segera bertindak, karena kenaikan ini bisa menambah beban masyarakat.

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.