“Ring in Red” Hujani Padang
Sudah dua hari ini hape saya kebanjiran sms. Mulai dari orang yang saya kenal sampe yang saya nggak kenal. Isinya: meminta konfirmasi mengenai isu Ring in red alias telepon merah, alias telepon berlayar merah, alias apa-apaaa gitu pokoknya kalau tuh nomor nelpon, layar hape kita bakal berubah warna jadi merah. Kabar yang lebih menyeramkan, kalo kita nerima telepon merah itu pasti bakal tewas seketika. So, waspadalah…waspadalaaah…..
Sebenarnya saya heran juga, kok tiba-tiba banyak orang menjadikan saya konsultan ahli dalam masalah ring in red ini. Seolah-olah mereka semua menganggap saya ini si serba tahu dan pastinya bisa menjawab semua pertanyaan mereka. Yang anehnya lagi, sampe ada yang sms minta tausiyah saya dalam menyikapi isu ring in red ini. Alamaak serasa ustadzah jadinya. Gawatnya, mama saya di kampung sampe nelpon supaya hape dimatikan seharian agar tak jadi korban si layar merah ini. Pusiiiing deeeh.
Well, teman-teman, saudara-saudara dan semua orang yang saya tak sempat balas sms saking banyaknya sms yang masuk, izinkanlah saya mengatakan ini padamu semua: isu itu hoax belaka. Alias bohong. Untuk jelasnya, saya tulis ulang isi salah satu SMS yang minta konfirmasi.
“Mengenai Ring in red yang terjadi di banyak negara, Kepdik WHO telah menyatakan bahwa kejadian tersebut bukan ulah ilmu hitam. tapi radiasi inframerah yang sengaja dipancarkan secara berlebihan ke hp no dituju yang memang benar dapat menyebabkan penerima tewas beberapa saat setelah mendengar telepon.”
Versi smsnya beda-beda. Ada yang bilang matikan hp anda hari ini (tepatnya kemaren tanggal 8/5) jam 10 pagi, karena pada jam itulah si layar merah akan meneror. Versi lainnya, matikan hape tanggal 9 Mei, karena pada tanggal itu si layar merah akan meneror. Versi lainnya menyebutkan kepdik WHO itu namanya Prof Dr. Adi Mok. Versi lainnya bilang Prof Dr Blanca Lochar J.D. Versi lainnya hape itu hape santet, yang lain bilang hape infra red. Versi yang laen bilang info ini udah ada di wikipedia. Mana yang bener? Jadi, dari berbagai versi sms ini saja kita tahu bahwa ini hoax.
Berikut saya kutip informasi dari hoaxindo.blogspot.com mengenai hal itu.
Sekali lagi, operator telepon belum secanggih itu sampe bisa “memancarkan” secara berlebihan “radiasi” inframerah atau ultraviolet atau gelombang lainnya yang kedengarannya menakutkan atau sepertinya bisa menyebabkan kematian.
Untuk buktinya, carilah “Prof. Dr. Adi Mok” atau “Adi Mok” atau nama apapun yang muncul di message-nya di Google atau search engine apapun, Anda tidak akan menemukan orang bernama demikian pernah disebut-sebut dalam berita manapun untuk klarifikasinya atas nama WHO (sesuai yang ditulis di atas). “
juga bisa klik http://etersoul.com/2008/05/09/everyone-loves-social-engineering/ untuk penjelasan lanjutan.
Untuk lebih menenangkan hati, silahkan klik link berikut. Berisi pernyataan beberapa tokoh nasional dan paranormal.
http://thedi76.wordpress.com/2008/05/09/polisi-buru-penyebar-sms-santet/
Bagi kamu-kamu yang bilang bahwa info itu dah ada di wikipedia, sini saya kasi tau.Info itu emang udah ada di Wikipedia tapi bukan tentang ring in red yang bikin degdegan itu, tapi tentang ring of red, game baru dari konami. Gotcha!!

Ikuti diskusi Ada 14 komentar untuk artikel ini.
reical
iya di Medan juga pada heboh. Bukti orang Indonesia gampang terprovokasi, emosi lebih dikedepankan daripada logika. Yang mau jadi orang bodoh silahkan percaya.
May 9th, 2008 at 13:43
yulius
setelah politik banting harga tarif seluler diterapkan, perusahaan seluler yang kurang efisien atau mungkin pendatang baru yang kurang punya ruang untuk bergerak memunculkan strategi jitu. sudutkan mereka, pojokkan mereka, jangan kasih jalan keluar sampai ditutup pemerintah. Ring in red, bagi saya ini merupakan strateginya untuk menghentikan aliran pendapatan perusahaan selular termurah dan terefisien. Sama halnya jika saya membawa orang dari 2 kampung untuk makan bersama di MC Donald. Strateginya sederhana, datang, pesan, makan, ngobrol, pesan lagi, makan lagi, ngobrol lagi, dari jam buka hingga jam tutup, setiap hari, setiap minggu, selama 2 bulan berturut-turut, pasti MC Donald merugi (dengan asumsi MC D buka terus, pengunjungnya tetap dari 2 kampung yang saya bawa, makan minum bayar sendiri-sendiri, sehari makan 3 x). Alasannya sederhana, tidak ada pengunjung lain, karena melihat MC D penuh, penjualan MC D menurun, biaya operasional yang cukup besar dan tetap dari bulan ke bulan.
Strategi ini cukup jitu jika diterapkan oleh para demonstran yang anti Amerika. Daripada merusak atau melakukan berbagai perusakkan atau penganiayaan, selain itu cukup beradab untuk menyingkirkan mereka secara halus.
Sorry, tidak bermaksud memprovokasi, tapi hanya sharing saja.
Salam.
May 9th, 2008 at 21:38
Heru Wiranto, ST
Menurut pandangan saya :
hal ini disebabkan virus yang menyerang hp anda yang memiliki teknologi infrared.
Dimana virus ini akan menyerang sistem pada infrared yang kemudian secara langsung aktif ketika ada sms yang masuk sehingga dapat mengakibatkan penyebaran radiasi yang berlebihan.
nah radiasi ini akan menyerang sistem kekebalan tubuh manusia sehingga dapat menimbulkan kelainan kelainan yang terjadi pada organ tubuh manusia
jadi bisa saja radiasi yang dipancarkan lewat hp yang ada infra rednya dapat membunuh manusia karena radiasi yang di terima di tubuh manusia secara belebihan
kjalau pun ada dan terjadi sebaiknya anda tinggalkan hp anda dan beralihlah ke hp lainnya yang tidak menyediakan fitur infrared sehingga aman dalam menggunakan hp setiap saat
makasih itu aja komentar saya mengenai kejadian ini
May 10th, 2008 at 11:38
sonicolas
kalu di sekitarku orang langsung menganggap itu ilmu hitam memang banyak orang yang terlalu percaya pada hal hal magis tidak berusaha dulu berpikir pakai logika
May 10th, 2008 at 15:01
Ryantory
Saya rasa “ring in red”, hanya merupakan isu belaka.
Saya pernah menanyakan ke operator telepon dan berbagai sumber.
Peristiwa ini hanya sebatas isu yang disebarkan oleh orang tertentu. Hal ini mungkin cepat tersebar dan meluas dikarenakan budaya orang yang cepat panik.
Saya pernah membaca bahwa yang namanya infra merah tidak dapat menyebabkan orang meninggal beberapa saat setelah menerima telepon. Hal ini dikarenakan infra merah itu memiliki frekuensi yang kecil dan tidak aktif bila saat kita menerima telepon. Selain itu tidak ada berita secara pasti dan terpercaya tentang hal ini.
Pernah disebutkan bahwa Hp dapat menyebabkan alergi namun hal ini belum ada bukti yang konkret karena belum ada penelitian secara pasti.
Memang diakui bahwa penggunaan Hp secara berkala dapat menyebabkan berbagai gangguan yang merupakan dampak dari pancaran sinyal. Namun dampak tersebut baru bisa dirasakan beberapa puluh tahun kemudian.
Jadi dapat disimpulkan kemajuan teknologi sekarang ini belum sampai taraf seperti itu.
Kesimpulan lebih lanjut “ring in red” hanya bohong belaka.
Jangan percaya!!!
May 10th, 2008 at 20:40
Gusti Prayitna
wah-wah emang bener d padang isu hoax tersebut sudah merebak dan ada yg mempercayai, sampe2 ad temen2 yg ngak brani ngebawa hp nya lagi… he2 lucu banget dah. tapi setelah saya amati kebanyakan masyarakat yg resah akan hal tersebut kebanyak dari kalangan tingkatan pendidikan dibawah juga anak2 usia sekolah, jadi saya simpulkan… pengetahuan dan keimanan mereka yang perlu ditingkatkan. klo dari segi psikologis wajar2 saja mereka terima telpon langsung pingsan… karena ya kepercayaan tadi atao ketakutan yang berlebihan sehingga saat menerima telpon dengan rasa takut, langsung deh out… padahal yg menelpon tadi orangtuanya/ pacarnya… wakakakak.
kepada aparat … segera deh basmi penyebar hoax tersebut terus sinari matanya sama infra merah biar ngak bisa bikin sms lagi. trim’s
May 11th, 2008 at 09:48
Muhammad Fahmi Aulia
terbahak-bahak membaca beberapa komentar di atas
saya juga sudah menulis artikel ttg hoax sms ini.
masih terkekeh-kekeh
May 11th, 2008 at 15:35
IBOY
HENTIKAN SEMUA KEBOHONGAN MU TEMAN!!!
TAK ADA GUNANYA KAU MEMBOHONGI ORANG - ORANG.
YANG ADA HANYA KAU MENAMBAH DOSA-MU!!!.
HENTIKAN!!! JANGAN MEMPERTAMBAH MASALAH DENGAN ISU-ISU TAK BERGUNA DAN MASUK AKAL. . .
SALAM SAYA DARI IBOY. . .
UNTUK SEMUA ORANG YANG SELALU MEMBUAT KERICUHAN DENGAN CARA MEMPERBESAR DAN MEMPERLUASKAN MASALAH YANG TAK BERGUNA.
SAYA CINTA INDONESIA.
KALIAN JUGA HARUS!!!
KARENA INDONESIA LAH YANG TELAH MEMBESARKAN DAN MENDIDIK KALIAN SEPERTI INI.
“SEMOGA KALIAN SEMUA DIBERKATI OLEH TUHAN YANG MAHA KUASA”
amiiin.
May 11th, 2008 at 18:02
Arjuna
oi oi oi. . .
gw takut sebenernya denger isu - isu itu.
tapi. . . gw gag mau tau.
yg penting gw bisa ngeband trus.
http://www.myspace.com/runningoutclash
kunjungi alamat web itu…
dukung ya band gw.
salam dari gw arjuna.
“PUNK ROCK NEVER DIE”
May 11th, 2008 at 18:10
Anes
hey..hey..
kata mama Q,, Isu itu taq benar…
tapi taq tw jga yack……………………
aq taq terlalu mikirin,,
yang pentig aq have fun teyuuuus sama pacar Q…
hohihohihoohiohoohihohiohihohoihih………
tapi tulung deyc,,jgn buat orang2 jadi panik karena berita yang taq jelas,,..!!!
kasian tuwh orang2 yang jadi takut karena berita tsb………………………………………
mudah2an Indonesia menjadi pmenang dalam Thomas dan Uber cup…………..
salam olah raga…!!!!
Zoooooooooooooooooooooooooooonnnnnkkkkkk…….
May 11th, 2008 at 18:22
monte
Sekarang mari kita bicara logika, seberapa besar daya yg bisa dipancarkan oleh komponen2 IC pada HP sehingga menghasilkan pancaran infra merah dgn intensitas yg bisa mematikan?? Apakah mungkin transistor dgn daya 330mW misalnya bisa mengeluarkan daya sebesar 1kW ?? Kalaupun bisa, sebelum daya tersebut tersalur keluar pasti sudah membakar hangus kapasitor dan resistor mini yg ada di board HP. Bagaimana pula dgn HP yg tak punya LED IrDa?? Darimana sinar infra merahnya memancar keluar?? Dari Hongkong?? hahaha… Saya langsung menyangsikan pernyataan professor tersebut (kalo memang bener professor), atau jgn2 orang2 kurang kerjaan yg mencatut nama professor dari antah berantah utk ngerjain orang yg kurang pengetahuan elektronika.
Infrared adalah jenis radiasi sinar dgn wavelength yg panjang jadi tak berbahaya, yg berbahaya itu yg wavelength-nya pendek semisal sinar Gamma, sinar X, dan Ultraviolet. Informasi ttg Infrared bisa dibaca di sini http://www.gemini.edu/public/infrared.html
dan di sini http://tldp.org/HOWTO/Infrared-HOWTO/infrared-howto-a-eye-safety.html
Lagian Infra merah hanya bisa melukai mata (itupun kalau ada org yg mendengarkan HP dgn mata hihihi…), terhadap kulit efeknya hanya panas.
Jadi kesimpulan saya, semua itu omong kosong…
May 12th, 2008 at 16:04
alfian
“radiasi inframerah yang sengaja dipancarkan secara berlebihan ke hp no dituju yang memang benar dapat menyebabkan penerima tewas beberapa saat setelah mendengar telepon.”
emangnya power dari mana bisa nyupport infra red sebesar itu….? Apa HP orang indonesia udah nyambung PLN??
” Buat komentar Heru Wiranto, ST diatas”
Infra Red HP orang indonesia Max 60 cm mas..lebih kuno dari blue tooth..yg 100 m…dan nembus tembok..
“isu Ring in red alias telepon merah, alias telepon berlayar merah, alias apa-apaaa gitu pokoknya kalau tuh nomor nelpon, layar hape kita bakal berubah warna jadi merah”
Untungnya HP ku Masih HP jadul mas..Layar item abu-abu….kadang kadang hang juga…hehe….
Komentar saya….Ga da yang ga mungkin di duania..apalagi di dunia maya…Script, Virus, bahkan Hypnotis Bunuh diri dapat berperan dalam Nomor merah ini…..
makanya ngirit pulsa,,gunakan hp seperlunya….
May 12th, 2008 at 21:55
Ir hendra sufri marsyah M.eng
hhhahahahahhaaa…
kenapa masyarakat banyak yang percaya terhadap ring in red tersebut…
mungkin dikarenakan kurangnya pengetahuan terhadap infra red tersebut….dan sepengetahuan saya infrared pada ponsel tidak bisa d buktikan berbahaya….
selama penggunaannya dalam batas tertentu….
dan juga melalui prosedur yang berlaku secara internasional…(dikarenakan saya sendiri bukan masyarakat IT)
dan yang terjadi d sumatra barat adalah dikarenakan memang sudah bergelut dengan ilmu yang berbau magis….(saya juga orang sumatra barat yang mengetahui itu dari leluhur saya)
dan dalam kehidupan sehari-hari segala sesuatu selalu dikaitkan dengan magis…toh hal tersebut tidak terbukti secara logika……
dan saya harap masyarakat jangan terlalu cept mengambil kesimpulan yang dapat mengakibatkan keresahan terhadap warga…..
dan hal tersebut juga kembali kepada masyarakatnya sendiri apakah percaya terhadap hal tersebut ataupun tidak………
May 12th, 2008 at 23:36
Dr_Cinta
solusinya gampang, blok semua nomor tak dikenal dengan mengaktifkan vitur dyvert atau gunakan fasilitas group. Tapi intinya ring in red memang bohong, dan radiasi infra red pada hp atau alat elektronik lainnya itu sama sekali tidak berbahaya, malah ada kok shauna pake sinar infra red. Gak tau kalo sinar UV matahari mungkin itu yang berbahaya karena bisa membakar. Sebagai bahan pertimbangan :
sepuluh HP dengan nilai SAR paling tinggi adalah (namun masih di bawah batas ‘aman’):
Sepuluh handphone dengan nilai SAR paling kecil (radiasi kecil) adalah:
info di : http://adityabowie.blogspot.com/2008/05/telepon-merah-jangan-percaya-lihat-sisi.html
May 13th, 2008 at 10:23